Pengaruh Workload Dan Work Stress Terhadap Turnover Intention Pada Karyawan Sektor Retail Di CV. XYZ

Authors

  • Azka Qisthiya Putri Universitas Indonesia Membangun
  • Pras Rendy Universitas Indonesia Membangun
  • Benny Bernadus Universitas Indonesia Membangun

DOI:

https://doi.org/10.69693/ijim.v4i3.1785

Keywords:

Workload, Work Stress, Turnover Intention, Retail Industry

Abstract

Tingginya angka perputaran karyawan di industri retail menjadi tantangan signifikan yang memengaruhi stabilitas operasional organisasi. Studi ini diarahkan untuk menganalisis sejauh mana dampak workload dan work stress terhadap keinginan keluar karyawan (turnover intention) di sektor retail. Penelitian ini menerapkan desain kuantitatif dengan berfokus pada populasi seluruh karyawan CV. XYZ. Melalui teknik penarikan sampel yang ditentukan, diperoleh sampel sebanyak 40 orang responden. Instrumen kuesioner digunakan sebagai perangkat utama untuk menjaring data dari responden, yang kemudian dianalisis menggunakan uji regresi linear berganda melalui perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, workload tidak memiliki pengaruh nyata terhadap keinginan keluar karyawan (t hitung = -0,946; p = 0,350 > 0,05). Fenomena ini mengindikasikan bahwa volume tugas yang padat dan ritme kerja yang cepat di industri retail cenderung dipandang sebagai konsekuensi logis dari profesi tersebut, sehingga tidak menjadi faktor pendorong mandiri bagi karyawan untuk mengundurkan diri. Sebaliknya, stres kerja secara parsial terbukti memiliki pengaruh positif dan signifikan yang kuat terhadap keinginan keluar karyawan (t hitung = 6,185; p = 0,000 < 0,05), yang menegaskan bahwa ketegangan emosional dan tekanan psikologis menjadi pemicu utama munculnya niat penarikan diri dari organisasi. Melalui pengujian simultan, workload dan work stress terbukti berpengaruh secara nyata terhadap keinginan keluar karyawan (F hitung = 21,088; p = 0,000 < 0,05), dengan kombinasi kedua variabel tersebut memberikan kontribusi besar (R-Square sebesar 53,3%) dalam menjelaskan fluktuasi intensi mengundurkan diri. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa penanganan perputaran karyawan di sektor retail tidak dapat bertumpu pada pengurangan volume kerja semata, melainkan memerlukan intervensi manajemen stres yang komprehensif serta penciptaan iklim kerja yang suportif guna menjaga kesejahteraan mental karyawan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afsar, B., & Shahjehan, A. (2021). The impact of workload on turnover intention: The mediating role of job stress and the moderating role of perceived organizational support. Journal of Management & Organization, 27(3), 561–580. https://doi.org/10.1017/jmo.2018.52

Apandi, N. A., Recky, R., Siddiq, A. M., Nazaruddin, N., & Akbar, R. F. (2025). Pengaruh pelatihan keterampilan, motivasi kerja, dan disiplin kerja terhadap produktivitas pekerja produksi di industri boneka Obralanstore. Jurnal Economica: Media Komunikasi ISEI Riau, 13(1), 80-89.

Apriyani, N., Jaya, R. C., & Nuradina, K. (2023). The impact that work environment, work motivation, and work discipline have on the performance of Hammer Strong Bandung employees. Journal of Business and Management Inaba, 2(2), 111-130.

Benny Bernadus, M. M. (2024). Strategi Meraih Kesuksesan Bisnis Direct Selling. PT. Raja Grafindo Persada-Rajawali Pers.

Bernadus, B., & Prasetyaningtyas, S. (2024). Memimpin Melalui Perubahan dan Disrupsi: Strategi dan Keterampilan untuk Bertahan di Dunia yang Berubah dengan Cepat. Deepublish.

Bothma, C. F. C., & Roodt, G. (2013). The validation of the turnover intention scale. SA Journal of Human Resource Management, 11(1), 1–12.

Ekanesia, P., Akbar, R. F., & Sastri, P. D. (2024). Profil Perceived Social Support dan Hubunganya dengan Kesehatan Mental Remaja di Kota Makassar. Jurnal Psikologi: Media Ilmiah Psikologi, 22(01).

Ghozali, I. (2018). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 25 (Edisi 9). Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Glejser, H. (1969). A new test for heteroscedasticity. Journal of the American Statistical Association, 64(325), 316–323.

Gravetter, F. J., & Forzano, L. A. B. (2019). Research methods for the behavioral sciences (6th ed.). Cengage Learning.

Hair, J. F., Black, W. C., Babin, B. J., & Anderson, R. E. (2019). Multivariate data analysis (8th ed.). Cengage Learning.

Hart, S. G., & Staveland, L. E. (1988). Development of NASA-TLX (Task Load Index): Results of empirical and theoretical research. Advances in Psychology, 52, 139-183.

Hidayat, M. (2020). Pengaruh tuntutan pekerjaan terhadap intensi keluar karyawan pada sektor jasa. Jurnal Manajemen dan Organisasi, 11(2), 145-158. https://doi.org/10.29244/jmo.v11i2.31254

Hobfoll, S. E. (1989). Conservation of resources: A general theory of stress. American Psychologist, 44(3), 513–524.

Indriyani, E., Recky, R., Surjaatmadja, S., & Nuradina, K. (2025). Pengaruh motivasi kerja, kompensasi kerja dan lingkungan kerja fisik terhadap komitmen organisasi karyawan PKWT PT. Puri Makmur Lestari. JURNAL ECONOMICA: Media Komunikasi ISEI Riau, 13(1), 158-166.

Lestari, A. (2024). Moderasi dukungan sosial pada hubungan stres kerja dan turnover intention karyawan toko. Jurnal Psikologi Organisasi, 12(1), 45–59.

Lutfi, A. K., Recky, R., Siddiq, A. M., & Akbar, R. F. (2025). Pengaruh Kompensasi, Motivasi Dan Disiplin Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Pabrik Teh Di Jawa Barat. Jurnal Economica: Media Komunikasi ISEI Riau, 13(1), 105-114.

Mangkunegara, A. P. (2021). Manajemen sumber daya manusia perusahaan. Remaja Rosdakarya.

Maslach, C., Jackson, S. E., & Leiter, M. P. (2016). Maslach Burnout Inventory manual (4th ed.). Mind Garden.

Mercer Indonesia. (2023). Indonesia talent trends 2023: Navigating the future of work in a competitive market. Mercer Consulting. https://www.mercer.com/en-id/insights/talent-strategies/market-trends/

Mobley, W. H. (1977). Intermediate linkages in the relationship between job satisfaction and employee turnover. Journal of Applied Psychology, 62(2), 237–240. https://doi.org/10.1037/0021-9010.62.2.237

Nuradina, K., Ekanesia, P., Athallah, S. F., & Mukin, R. (2023). The importance of personal characteristic in shaping positive perceptions of organizational climate in universities. West Science Interdisciplinary Studies, 1(9), 721-730.

Parker, D. F., & DeCotiis, T. A. (1983). Organizational determinants of job stress. Organizational Behavior and Human Performance, 32(2), 160–177. https://doi.org/10.1016/0030-5073(83)90145-9

Pasaribu, S., & Siregar, R. (2023). Pengaruh beban kerja dan lingkungan kerja non-fisik terhadap turnover intention melalui stres kerja sebagai variabel intervening. Manajemen: Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 15(2), 210–225.

Pratama, A., & Wibowo, S. (2021). Peran kelelahan emosional sebagai mediator pengaruh beban kerja terhadap turnover intention pada tenaga penjualan retail. Jurnal Riset Manajemen dan Bisnis, 6(1), 22-35.

Pratama, S. (2023). Beban kerja sebagai tantangan atau hambatan? Studi empiris pada karyawan industri jasa. Jurnal Manajemen Perilaku, 6(3), 201–214.

Putri, D., Kusuma, W., & Wijaya, T. (2024). Tuntutan pelayanan prima dan risiko burnout pada karyawan operasional retail di Indonesia. Jurnal Psikologi Industri dan Organisasi, 13(1), 88-102.

Risyandi, R., & Rendy, P. (2026). Pengaruh Stres Kerja dan Persepsi Karyawan tentang Kepemimpinan terhadap Psychological Well Being di PT. X Cimahi. AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Humanis, 6(1), 355-364.

Samillah, E., Nuradina, K., & Bernadus, B. (2026). The Role of Emotional Regulation and Family Support on the Psychological Well-being of Working Mothers at PT XYZ. Ranah Research: Journal of Multidisciplinary Research and Development, 8(2), 1064-1078.

Sari, R., Rahmawati, E., & Utomo, B. (2022). Analisis beban kerja mental (mental workload) menggunakan metode NASA-TLX terhadap stres kerja karyawan sektor retail. Jurnal Ergonomi dan Kesehatan Kerja, 4(2), 110-124.

Spector, P. E. (2021). Industrial and organizational psychology: Research and practice (8th ed.). John Wiley & Sons.

Trijanuar, A., & Zulfebriges, Z. (2024). Dampak beban kerja berlebih dan stres kerja terhadap keinginan berpindah kerja pada karyawan garda terdepan sektor retail. Psikologia: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi, 19(2), 134–148.

Vanchai, S. (2020). Workload assessment: Methods and case studies in service industry. Academic Press.

Wijaya, K. (2023). Analisis kuantitatif faktor prediktor intensi pengunduran diri staf operasional. Tinjauan Ilmiah Psikologi Kerja, 15(2), 88–102.

Yusup, P. D., Recky, R., Nuradina, K., & Wiryany, D. (2024). Pengaruh pelatihan kerja dan kompetensi terhadap kinerja karyawan di PT. Balimukti Shoes Factory. JURNAL ECONOMICA: Media Komunikasi ISEI Riau, 12(2), 327-336.

Downloads

Published

2026-07-15

How to Cite

Putri, A. Q., Rendy, P., & Bernadus, B. (2026). Pengaruh Workload Dan Work Stress Terhadap Turnover Intention Pada Karyawan Sektor Retail Di CV. XYZ. Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research, 4(3), 2347–2359. https://doi.org/10.69693/ijim.v4i3.1785