CAP JEMPOL: Inovasi Pelayanan Publik Untuk Lansia di Desa Suka Damai Kecamatan Muara Badak Kabupaten Kutai Kartanegara

Authors

  • Yunita Yunita Universitas Mulawarman
  • Niken Nurmiyati Universitas Mulawarman https://orcid.org/0000-0002-5925-6882
  • Iman Surya Universitas Mulawarman
  • Merina Afrilia Universitas Mulawarman
  • Imam Syahid Universitas Mulawarman

DOI:

https://doi.org/10.69693/ijim.v4i3.1775

Keywords:

Inovasi Pelayanan Publik, CAP JEMPOL, Lansia, Pelayanan Kesehatan

Abstract

Program CAP JEMPOL merupakan inovasi pelayanan publik yang diinisiasi oleh Puskesmas Badak Baru sebagai bentuk pelayanan jemput bola bagi lansia yang mengalami keterbatasan akses menuju posyandu akibat kondisi geografis, keterbatasan fisik, dan minimnya sarana transportasi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari pihak puskesmas, pemerintah desa, kader posyandu, ketua RT, keluarga lansia, dan lansia penerima layanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyelenggaraan program CAP JEMPOL telah berjalan dengan baik dan sesuai dengan asas pelayanan publik dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, khususnya pada aspek fasilitas dan perlakuan khusus bagi kelompok rentan, partisipatif, persamaan perlakuan, akuntabilitas, ketepatan waktu, serta kecepatan, kemudahan, dan keterjangkauan pelayanan. Program ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan partisipasi lansia dalam kegiatan posyandu dan mempermudah akses layanan kesehatan secara rutin. Faktor pendukung program meliputi dukungan pemerintah desa, keterlibatan kader posyandu, kerja sama lintas sektor, serta partisipasi masyarakat. Sementara itu, faktor penghambat meliputi keterbatasan sarana transportasi, kondisi geografis desa, cuaca, serta keterbatasan sumber daya manusia kader. Dengan demikian, CAP JEMPOL menjadi inovasi pelayanan publik berbasis masyarakat yang mampu meningkatkan akses pelayanan kesehatan bagi lansia sebagai kelompok rentan sekaligus mendukung terwujudnya pelayanan publik yang inklusif dan berkeadilan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anjas Muharman, and Aldri Frinaldi. 2023. “Penerapan Pelayanan Publik Yang Berinovasi Dalam Mewujudkan Good Governance Pada Sektor Publik.” PUBLIKA : Jurnal Ilmu Administrasi Publik 9(1):90–98. doi:10.25299/jiap.2023.vol9(1).12670.

Bappenas. 2021. SDGs Indonesia: Laporan Sukarela Nasional. Kementerian PPN/Bappenas.

Dwiyanto, Agus. 2021. Mewujudkan Good Governance Melalui Pelayanan Publik. Ugm Press.

Halvorsen, Thomas, Johan Hauknes, Ian Miles, and Rannveig Røste. 2005. On the Differences between Public and Private Sector Innovation. Oslo: Publin Report.

Janet V Denhardt, Robert B. Denhardt. 2015. The New Public Service. 3rd ed. New York.

kukarkab. 2025. “Desa Suka Damai Tingkatkan Kesejahteraan Lansia Melalui Program Inovatif CAP JEMPOL.” Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (kukarkab.go.id). https://www.kukarkab.go.id/berita/1958/Desa-Suka-Damai-Tingkatkan-Kesejahteraan-Lansia-melalui-Program-Inovatif-CAP-JEMPOL.

Mahmudi. (2010). Manajemen Kinerja Sektor Publik. Yogyakarta: UPP STIM YKPN.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative Data Analysis. Sage.

Muluk, Mujibur Rahman Khairul, Muhammad Rizki Pratama, and Ajie Hanif Muzaqi. 2021. “The Landscape of Inclusive Public Service Innovation in Indonesian Local Government.” Proceedings of the 3rd Annual International Conference on Public and Business Administration (AICoBPA 2020) 191(AICoBPA 2020):474–79. doi:10.2991/aebmr.k.210928.090.

Nuraeni, Neni, Refina Nurhazizah, Shifa Nursahwa, and Afmi Apriliani. 2024. “M Enciptakan Good Governance Melalui Pelayanan Kesehatan Kepada Masyarakat Memberikan Pelayanan Kesehatan Yang Baik Sangat Penting Untuk Meningkatkan Kesehatan Dan Kesejahteraan Masyarakat Secara Keseluruhan .” 3:2412–23. doi:10.30997/karimahtauhid.v3i2.12005.

Putri Sipahutar, Nova Yulanda, Metha Claudia Agatha Silitonga, Tyas Wahyu Fadhila, Rahayu Eka Putri, and Yosefina Itu. 2022. “Co-Creation of Public Service Innovation for Marginalized Groups in The Underdeveloped Regions.” Jurnal Ilmu Sosial 21(2):201–22. doi:10.14710/jis.21.2.2022.201-222.

Rahardja, Mugia Bayu, Nedra Wati Zaly, Wisnu Fadila, Robani Catursaptani, and Wahyu Utomo. 2023. “Elderly and Health Insurance Coverage in Indonesia.” Jurnal Biometrika Dan Kependudukan 12(2):239–48. doi:10.20473/jbk.v12i2.2023.239-248.

Republik Indonesia. 1998. Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1998 tentang Kesejahteraan Lanjut Usia. Jakarta: Sekretariat Negara Republik Indonesia.

Safarudin, Rizal, Martin Kustati, and Nana Sepriyanti. 2023. “Penelitian Kualitatif.” 3:9680–94.

Sinambela, L. P. (2012). Reformasi Pelayanan Publik: Teori, Kebijakan, dan Implementasi. Jakarta: Bumi Aksara.

Sugiyono. 2020. METODE KUALITATIF DAN KUANTITATIF Dan R&D. Bandung: Alfabeta Bandung.

Triyono, Nikita Bakuh, and Fitrotun Niswah. 2019. “Inovasi Pelayanan Kesehatan Lansia Melalui Program Gerakan Lansia Sehat (Gelas) Di Puskesmas Trenggalek Kabupaten Trenggalek.” Jurnal Universitas Negeri Surabaya 7(2):1–8. doi:10.26740/publika.v7n2.p%25p.

United Nations. 2015. Transforming our world: The 2030 Agenda for sustainable development.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik.

Wibisono, Haryo Kunto, Prasetyo Isbandono, Agus Prastyawan, Dian Arlupi Utami, and Yuni Lestari. 2023. “Public Service Innovation for Vulnerable Groups.” 1160–68. doi:10.2991/978-2-38476-008-4_124.

World Health Organization. 2015. World Report on Ageing and Health. Geneva: WHO. doi: 10.13140/RG.2.1.4180.6800

Yeremias Jena. 2014. “Multiple Vulnerabilities of the Elderly People in Indonesia: Ethical Considerations.” Philosophy Study 4(4):277–86. doi:10.17265/2159-5313/2014.04.004.

Downloads

Published

2026-07-31

How to Cite

Yunita, Y., Nurmiyati, N., Surya, I., Afrilia, M., & Syahid, I. (2026). CAP JEMPOL: Inovasi Pelayanan Publik Untuk Lansia di Desa Suka Damai Kecamatan Muara Badak Kabupaten Kutai Kartanegara. Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research, 4(3), 5275–5285. https://doi.org/10.69693/ijim.v4i3.1775