Dampak Kebijakan Freeze Rebalancing MSCI terhadap Return dan Volatilitas IHSG Periode 2026

Authors

  • Amelia Ezra Chrisanty Politeknik Negeri Jakarta
  • Fatimah Fatimah Politeknik Negeri Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.69693/ijim.v4i3.1768

Keywords:

MSCI freeze rebalancing, Abnormal return, volatility, IHSG, t+1

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis return dan volatilitas Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terhadap pengumuman kebijakan freeze rebalancing Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang diumumkan pada 27 Januari 2026. Kebijakan tersebut menjadi perhatian pelaku pasar karena berpotensi memengaruhi aliran dana investasi asing, khususnya pada saham-saham berkapitalisasi besar yang menjadi konstituen indeks MSCI. Penelitian menggunakan pendekatan event study dengan objek penelitian berupa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Periode pengamatan dilakukan selama jendela peristiwa 21 hari bursa, yaitu H-10 hingga H+10, sedangkan periode estimasi menggunakan H-30 hingga H+30 dengan pendekatan Mean Adjusted Model. Analisis dilakukan menggunakan uji Paired Sample t-Test untuk menguji perbedaan abnormal return, uji Wilcoxon Signed Rank Test untuk menguji perbedaan volatilitas, serta uji korelasi Spearman untuk menganalisis hubungan agenda percepatan penyelesaian transaksi T+1 dengan volatilitas IHSG. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan abnormal return yang signifikan antara periode sebelum dan sesudah pengumuman freeze rebalancing MSCI. Selain itu, volatilitas IHSG juga tidak mengalami perubahan yang signifikan setelah pengumuman kebijakan tersebut. Analisis korelasi menunjukkan bahwa agenda percepatan implementasi sistem penyelesaian transaksi T+1 memiliki hubungan negatif yang lemah dan tidak signifikan terhadap volatilitas IHSG. Temuan ini mengindikasikan bahwa pasar modal Indonesia tidak memberikan reaksi yang berlebihan terhadap kebijakan freeze rebalancing MSCI sehingga informasi tersebut belum mampu mengubah perilaku investor maupun tingkat risiko pasar secara signifikan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ahmed, R. R., Vveinhardt, J., Štreimikienė, D., Ghauri, S. P., & Ashraf, M. (2018). Stock returns, volatility and mean reversion in emerging and developed financial markets. Technological and Economic Development of Economy, 24(3), 1149–1177. https://doi.org/10.3846/20294913.2017.1323317

Akoglu, H. (2018). User’s guide to correlation coefficients. Turkish Journal of Emergency Medicine, 18(3), 91–93. https://doi.org/10.1016/J.TJEM.2018.08.001

Ayuning Lestari, S., Keuangan, M., Akuntansi, J., & Negeri Jakarta, P. (2025). PENGARUH NILAI TUKAR, SUKU BUNGA BI-7 DAY REVERSE REPO RATE DAN HARGA MINYAK GLOBAL TERHADAP VOLATILITAS SAHAM PERUSAHAAN IDX ENERGY.

Azizah, S. S., Kholifatan, N., & Inayah, S. (2022). Volatilitas Abnormal Saham BEI Pasca-Rebalancing MSCI.

Bhanu, A., Nath, G. C., & Patnaik, T. (2023). Unlocking Liquidity through Shortened Settlement Cycle: Empirical Evidence from India. https://doi.org/https://dx.doi.org/10.2139/ssrn.4745303

Chordia, T., Roll, R., & Subrahmanyam, A. (2001). Market Liquidity and Trading Activity. THE JOURNAL OF FINANCE •, LVI(2).

Faizal Hafidz, M. (2021). Analisis Komparatif Abnormal Return dan Trading Volume Activity Berdasarkan Political Event (Event Study pada Pengesahaan RUU KPK 2019). Jurnal Ilmu Manajemen, 8.

Fama, E. F. (1970). Efficient Capital Markets: A Review of Theory and Empirical Work. Source: The Journal of Finance, 25(2), 383–417.

Gujarati, D. N., & Porter, D. C. (2009). The McGraw-Hill Series Economics (Fifth Edition). Douglas Reiner.

Harris, L., & Gurel, E. (1986). Price and Volume Effects Associated with Changes in the S&P 500 List: New Evidence for the Existence of Price Pressures. The Journal of Finance, 41(4), 815–829. https://doi.org/10.1111/j.1540-6261.1986.tb04550.x

Mackinlay, A. C. (1997). Event Studies in Economics and Finance.

Malkiel, B. G. (2003). The Efficient Market Hypothesis and Its Critics.

O’Hara, M. (1998). Market Microstructure Theory. Blackwell Publisher Ltd.

Pandya, V., & Pal, S. (2025). Effects of Foreign Institutional Investors in Indian Market-Post T+1 Settlement Reform. 15(2). http://eelet.org.uk

Pratama, A. L. (2020). Analisis Reaksi Pasar Modal Indonesia terhadap Pengumuman Pemilihan Presiden dan Pelantikan Kabinet Indonesia Maju (Studi Peristiwa pada Saham-saham LQ45 di Bursa Efek Indonesia).

Spence, M. (1973). Job Market Signaling. Source: The Quarterly Journal of Economics, 87(3), 355–374.

Supriati, N. P. A., & Wiagustini, N. L. P. (2019). Pengaruh Volume Perdagangan Terhadap Volatilitas (Studi pada Bursa Efek Indonesia dan New York Stock Exchange). 8(4), 2438–2465. https://doi.org/10.24843/EJMUNUD.2019.v8.i4.p20

Toni, A. A. (2024). Perbedaan Penjualan Sebelum dan Masa Pandemi Covid-19 Pada PT. Pinus Merah Abadi.

Vijh, A. M., & Wang, J. (2022). Negative returns on addition to the S&P 500 index and positive returns on deletion? New evidence on the attractiveness of S&P 500 versus S&P 400 indexes. Financial Management, 51(4), 1127–1164. https://doi.org/10.1111/fima.12391

Widyatmoko, A. S., & Setiawan, D. (2023). Reaksi Pasar Pada Peristiwa Rebalancing Indeks MSCI di Negara ASEAN-5. https://doi.org/10.33603/jka

Downloads

Published

2026-07-25

How to Cite

Chrisanty, A. E., & Fatimah, F. (2026). Dampak Kebijakan Freeze Rebalancing MSCI terhadap Return dan Volatilitas IHSG Periode 2026. Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research, 4(3), 4498–4508. https://doi.org/10.69693/ijim.v4i3.1768