Konstruksi Pesan Adat Kalosara Dalam Penyelesaian Konflik Sosial Di Desa Tetenggabo Kecamatan Sabulakoa Kabupaten Konawe Selatan
DOI:
https://doi.org/10.69693/ijim.v4i3.1745Keywords:
Kalosara, komunikasi budaya, konflik sosial, konstruksi pesan, masyarakat tolakiAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran adat Kalosara sebagai media komunikasi budaya dalam menyelesaikan konflik sosial di masyarakat Tolaki, khususnya di Desa Tetenggabo, Kecamatan Sabulakoa, Kabupaten Konawe Selatan. Meskipun penyelesaian konflik melalui jalur hukum formal semakin berkembang, masyarakat setempat masih mempertahankan Kalosara sebagai simbol perdamaian yang mengandung nilai persatuan, penghormatan, tanggung jawab, dan musyawarah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konstruksi pesan adat Kalosara dalam penyelesaian konflik sosial serta menjelaskan makna yang terbentuk melalui proses komunikasi antara tokoh adat dan masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi yang melibatkan tokoh adat, pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan warga yang pernah mengikuti proses penyelesaian konflik menggunakan Kalosara. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konstruksi pesan adat Kalosara dibangun melalui komunikasi simbolik yang menanamkan nilai perdamaian, keadilan, penghormatan, kebersamaan, dan tanggung jawab sosial. Pesan-pesan tersebut diterima sebagai pedoman dalam memulihkan hubungan antarpihak yang berkonflik sekaligus memperkuat solidaritas masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Kalosara tidak hanya berfungsi sebagai simbol adat, tetapi juga sebagai media komunikasi budaya yang efektif dalam menciptakan penyelesaian konflik secara damai serta menjaga kelestarian nilai-nilai budaya masyarakat Tolaki di tengah perubahan sosial.
Downloads
References
Amiruddin, A., Suardika, I. K., & Anwar. (2017). Kalosara di kalangan masyarakat
Tolaki di Sulawesi Tenggara. Jurnal Penelitian Budaya.
Arikunto, S. (2016). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Jakarta: Rineka
Cipta.
Aririguzoh, S. (2022). Cultural communication and identity development. Journal of
Cultural Communication.
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. (2022). Kamus Besar Bahasa
Indonesia (Edisi V). Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan
Teknologi.
Cangara, H. (2011). Pengantar ilmu komunikasi (Edisi ke-2). Jakarta: PT RajaGrafindo
Persada.
Desi Karolina, & Randy. (2021). Perspektif kebudayaan menurut Tylor. Jurnal Kajian
Budaya.
Effendy, O. U. (2019). Ilmu komunikasi: Teori dan praktik (Edisi revisi). Bandung: PT
Remaja Rosdakarya.
Erens, E. K., & Idaman, A. (2023). Ritual Mosehe dan fungsi Kalosara dalam
masyarakat Tolaki. Jurnal Ilmu Budaya.
Fatihudin, D. (2015). Metodologi penelitian untuk ilmu sosial dan ekonomi. Surabaya:
Universitas Muhammadiyah Press.
Hasan, M. (2016). Pengantar ilmu komunikasi. Makassar: Penerbit Qiara Media.
Hayat, & Rico. (2021). Komunikasi lintas budaya dalam masyarakat majemuk. Jurnal
Komunikasi.
Kiki Reski Wulandari. (2020). Identitas budaya masyarakat Tolaki. Jurnal Pendidikan
dan Kebudayaan.
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research
7
E-ISSN: 3025-0994
Halaman 01-87
Volume 4 Nomor 3 Tahun 2026
Kriyantono, R. (2016). Teknik praktis riset komunikasi. Jakarta: Kencana.
Kurniati. (2016). Komunikasi verbal dan nonverbal dalam perspektif budaya. Jurnal
Ilmu Komunikasi.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A
methods sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Milyane. (2023). Komunikasi antarbudaya dalam masyarakat multikultural. Jurnal
Komunikasi Indonesia.
Muhid, A., & Wahyudi, W. E. (2020). Interaksi simbolik: Teori dan aplikasi dalam
penelitian pendidikan dan psikologi. Malang: Madani.
Mulyana, D. (2017). Ilmu komunikasi: Suatu pengantar. Bandung: PT Remaja
Rosdakarya.
Nofrion. (2018). Komunikasi pendidikan: Penerapan teori dan konsep komunikasi
dalam pembelajaran. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
Nurudin. (2016). Pengantar komunikasi massa. Jakarta: Rajawali Pers.
Peribadi, dkk. (2019). Makna Inae Konasara dalam adat Tolaki. Jurnal Kajian Budaya.
Rahmawati. (2022). Fungsi komunikasi dalam dinamika sosial. Jurnal Komunikasi.
Rezaa Rizkyy. (2017). Mind, Self and Society: Analisis pemikiran George Herbert
Mead. Jurnal Sosiologi.
Rispan, & Sudrajat, A. (2019). Jenis-jenis Kalosara dan fungsinya dalam penyelesaian
konflik. Jurnal Kebudayaan.
Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2019). Organizational behavior (18th ed.). New York:
Pearson.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















