Hubungan Antara Kecanduan Judi Online Dengan Agresivitas Pada Dewasa Awal

Authors

  • Silvia Rahmayani Universitas Sanata Dharma
  • Antonius Ian Bayu Setiawan Universitas Sanata Dharma

DOI:

https://doi.org/10.69693/ijim.v4i3.1739

Keywords:

Agresivitas, Dewasa Awal, Kecanduan Judi Online

Abstract

Fenomena kecanduan judi online pada kelompok dewasa awal di Yogyakarta telah mencapai tingkat yang mengkhawatirkan dan berpotensi memicu berbagai perilaku agresif dalam masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kecanduan judi online, tingkat agresivitas, serta mengetahui hubungan antara kecanduan judi online dengan tingkat agresivitas pada individu dewasa awal di Yogyakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif korelasional yang melibatkan 78 responden berusia 18 hingga 40 tahun. Partisipan dipilih menggunakan teknik pengambilan sampel bertujuan (purposive sampling) dengan kriteria telah aktif bermain judi online minimal selama tiga bulan terakhir. Instrumen pengumpulan data berupa Skala Kecanduan Judi Online yang terdiri dari 35 butir valid dan Skala Agresivitas dengan 40 butir valid. Teknik analisis data yang diterapkan adalah uji korelasi Spearman’s rho mengingat sebaran data penelitian tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa mayoritas responden berada pada kategori kecanduan judi online tingkat tinggi (49%), sedangkan tingkat agresivitas sebagian besar berada dalam kategori sedang (59%). Berdasarkan analisis statistik, ditemukan hubungan positif yang signifikan dan kuat antara kecanduan judi online dengan agresivitas (r = 0,716; p < 0,05). Kesimpulannya, semakin tinggi tingkat kecanduan judi online seseorang, maka semakin tinggi pula tingkat agresivitas yang ditunjukkan oleh individu dewasa awal di Yogyakarta. Temuan ini menegaskan bahwa perilaku adiktif digital merupakan faktor risiko serius bagi stabilitas emosi dan keharmonisan interpersonal.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Addiyansyah, W., & Rofi'ah. (2023). Kecanduan judi online di kalangan remaja Desa Cilebut Barat Kecamatan Sukaraja Kabupaten Bogor. Jurnal Gagasan Komunikasi, Politik, dan Budaya, 1(1), 13–22.

Anderson, C. A., & Bushman, B. J. (2002). Human aggression. Annual Review of Psychology, 53(1), 27–51.

Anjelina, C. D., & Nugroho, R. S. (2024, 18 Oktober). Kemenkominfo: 1,5 juta pelajar kecanduan judi online. Kompas.com.

Aprilia, Z. (2024). 5 tahun terakhir transaksi judi online warga RI melonjak 8.136,77%. CNBC Indonesia.

Bakhtiar, S. H., & Adilah, A. N. (2024). Fenomena judi online: Faktor, dampak, pertanggungjawaban hukum. Innovative: Journal of Social Science Research, 4(3), 1016–1026.

Berkowitz, L. (1989). Frustration-aggression hypothesis: Examination and reformulation. Psychological Bulletin, 106(1), 59–73.

Borrego-Ruiz, A., & Borrego, J. J. (2025). Adolescent aggression: A narrative review on the potential impact of violent video games. Psychology International, 7(1), 12.

Boxer, P., & Sloan-Power, E. (2023). Exposure to violence predicts callous-unemotional traits and aggression. Aggressive Behavior.

Buss, A. H., & Perry, M. (1992). The aggression questionnaire. Journal of Personality and Social Psychology, 63(3), 452–459.

Dollard, J., Doob, L. W., Miller, N. E., Mowrer, O. H., & Sears, R. R. (1939). Frustration and aggression. Yale University Press.

Erikson, E. H. (1968). Identity: Youth and crisis. W. W. Norton & Company.

Griffiths, M. D. (2005). A 'components' model of addiction within a biopsychosocial framework. Journal of Substance Use, 10(4), 191–197.

Illahi, U., Neviyarni, S., Said, A., & Ardi, Z. (2018). Hubungan antara kecerdasan emosi dengan perilaku agresif remaja dan implikasinya dalam bimbingan dan konseling. JRTI: Jurnal Riset Tindakan Indonesia, 3(2), 68–74.

Karina, L. (2025). Pengaruh kecerdasan emosi dan self control terhadap agresivitas pada dewasa awal pengguna media sosial. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(1), 1345–1350.

Laras, A., Salvabillah, N., Caroline, C., Delas H, J., Dinda, F., & Finanto, M. (2024). Analisis dampak judi online di Indonesia. CONCEPT, 3(2), 320–331.

Mahilda, F. M., & Setiawan, A. I. B. (2023). Dampak kecanduan judi online terhadap perilaku akademik mahasiswa bimbingan dan konseling Universitas Sanata Dharma. Journal Innovation in Education.

Makarim Subagyo, A. A., & Astuti, L. (2022). Faktor yang mempengaruhi mahasiswa melakukan perjudian online. Indonesian Journal of Criminal Law and Criminology, 3(3), 180–189.

Mustaqilla, S., Sarah, S., Salsabila, E. Z., & Fadhilla, A. (2023). Analisis maraknya warga miskin yang kecanduan judi online di Indonesia. Glossary: Jurnal Ekonomi Syariah, 1(2), 121–136.

Putra, A. R., & Rusli, D. (2021). Hubungan intensitas bermain game online dengan kecenderungan perilaku agresif pada remaja. Jurnal Riset Psikologi, 2021(2).

Rahmat, C. P., Ilahi, F. N., Cahyo, G. N., & Sugara, H. (2024). Perilaku agresif pada remaja: Dampak dan pencegahannya. Teraputik: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 7(3), 20–26.

Sarira, E. F. T., Koanda, N., & Bintang, R. S. (2025). Pengaruh toxic masculinity terhadap agresivitas pada pria dewasa awal di Kota Makassar. Jurnal Psikologi Karakter, 5(2), 416–422.

Sekaran, U., & Bougie, R. (2016). Research methods for business: A skill-building approach (7th ed.). Wiley.

Tribun Jogja. (2023, September). Peningkatan transaksi judi online di DIY capai Rp200 triliun.

Wangsa, P. R. P., & Tobing, D. H. (2024). Factors influencing aggression among adolescents in Indonesia: A literature review. Nusantara Journal of Behavioral and Social Science, 3(2), 53–62.

Downloads

Published

2026-07-23

How to Cite

Rahmayani, S., & Setiawan, A. I. B. (2026). Hubungan Antara Kecanduan Judi Online Dengan Agresivitas Pada Dewasa Awal. Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research, 4(3), 4255–4263. https://doi.org/10.69693/ijim.v4i3.1739