Efektivitas Larutan Kulit Jeruk Nipis Sebagai Larvasida Alami Terhadap Kematian Larva Nyamuk Aedes SP

Authors

  • Anggun Oktaviya Politeknik Kesehatan Banjarmasin

DOI:

https://doi.org/10.69693/ijim.v4i3.1672

Keywords:

Aedes sp, kulit jeruk nipis, larvasida alami, limonene, mortalitas larva

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia yang ditularkan oleh nyamuk Aedes sp. Pengendalian larva menggunakan larvasida kimia secara terus-menerus dapat menimbulkan resistensi serta berdampak negatif terhadap lingkungan, sehingga diperlukan alternatif larvasida alami yang lebih aman, salah satunya larutan kulit jeruk nipis (Citrus aurantifolia) yang mengandung flavonoid, saponin, alkaloid, dan limonene. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas variasi konsentrasi larutan kulit jeruk nipis terhadap kematian larva nyamuk Aedes sp. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif menggunakan rancangan Post-Test Only Control Group Design. Sampel penelitian sebanyak 600 ekor larva Aedes sp. instar III yang dibagi ke dalam kelompok kontrol (0%) dan kelompok perlakuan dengan konsentrasi 0,1%; 0,2%; 0,3%; 0,4%; dan 0,5% dengan empat kali pengulangan. Analisis data dilakukan menggunakan uji One Way ANOVA, uji Least Significant Difference (LSD), dan analisis probit untuk menentukan nilai LC₅₀. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi konsentrasi larutan kulit jeruk nipis, semakin tinggi persentase kematian larva Aedes sp. Uji One Way ANOVA menunjukkan perbedaan yang signifikan antarkelompok perlakuan (p<0,05), sedangkan uji LSD menunjukkan hampir seluruh kelompok perlakuan berbeda nyata, kecuali konsentrasi 0,4% dan 0,5% yang memiliki efektivitas relatif sama. Analisis probit menunjukkan nilai LC₅₀ sebesar …%, yang menunjukkan kemampuan larutan kulit jeruk nipis dalam membunuh 50% populasi larva uji. Larutan kulit jeruk nipis (Citrus aurantifolia) efektif sebagai larvasida alami terhadap larva Aedes sp. Semakin tinggi konsentrasi larutan, semakin besar tingkat kematian larva yang dihasilkan. Larutan ini berpotensi menjadi alternatif larvasida nabati yang ramah lingkungan untuk mendukung pengendalian vektor DBD di masyarakat.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Andreani, A. L., Annisa Khaira, Lala Sabila, Muhammad Nazil Thaher Liputo, Rizki Yanti Azzahra, Selina Hadayani, Ardian Khairiah, & Priyanti. (2022). Ulasan Efektivitas Ekstrak Lavender (Lavandula angustifolia) Terhadap Nyamuk (Culex sp.) Sebagai Diffuser Organik Pada Masyarakat Jakarta dan Padang. Prosiding Semhas bio 2022 uin Syarif Hidayatullah Jakarta, 1(11), 231–241.

Atikasari, E., & Sulistyorini, L. (2018). Pengendalian vektor nyamuk aedes aegypti di rumah sakit kota surabaya. The Indonesian Journal of Public Health, 13(1), 73.

Author, C. (2022). Apriyanto, A., & Hardiyanti, S. (2022). Identifikasi larva nyamuk sebagai vektor penyakit di tempat penampungan air Rumah Sakit Umum Daerah Abunawas Kota Kendari. Jurnal Analis Kesehatan Kendari, 5(1), 11-16. V, 11–16.

Bailão, E. F. L. C., Pereira, D. G., Romano, C. A., Paz, A. T. de S., Silva, T. M. e., Paula, J. R. de, Gomes, C. M., & Borges, L. L. (2022). Larvicidal effect of the Citrus limettioides peel essential oil on Aedes aegypti. South African Journal of Botany, 144, 257–260. https://doi.org/10.1016/j.sajb.2021.09.013

Bawekes, S. M., Yudistira, A., & Rumondor, E. M. (2023). Uji Kualitatif Kandungan Senyawa Kimia Perasan Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia Swingle). Pharmacon, 12(3), 373–377.

Chrismonendra, Y. A., & Mitoriana Porusia, S. K. M. (2020). Pengetahuan dan Sikap Pedagang terhadap Tindakan Pengendalian Hama Vektor dan Binatang Pengganggu di Pasar Tradisional Kota Surakarta. Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Culicidae, D., Ara, R. S., Souto, R. N. P., Ferreira, R., Carvalho, C. T., Santos, M. G., Rocha, L., Vera, L., Pereira, P., & Fernandes, C. P. (n.d.). Baccharis reticularia DC. and Limonene Nanoemulsions: Promising Larvicidal Agents for Aedes aegypti (Diptera: Culicidae) Control. 1–14. https://doi.org/10.3390/molecules22111990

Demam, P., & Dengue, B. (2024). BAB I Latar Belakang. 1–41.

Dwiyanti, F., Kurniawan, B., Lisiswanti, R., Mutiara, H., Kedokteran, F., Lampung, U., Parasitologi, B., Kedokteran, F., Lampung, U., Dokter, B. P., Kedokteran, F., & Lampung, U. (2023).

Ekawati, E. R., Santoso, S. D., & Purwanti, Y. R. (2017). Pemanfaatan kulit buah jeruk nipis (Citrus aurantifolia) sebagai larvasida Aedes aegypti instar III. Jurnal Biota, 3(1), 1–5.

Ernawati et.al. (2023). Budidaya Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia). Pertanian Press.

Febriyani, P. D. S., & Binawati, D. D. K. (2015). Pengaruh Mortalitas Larva Aedes aegypti dan Larva Culex sp Yyang diaplikasikan dengan Ekstrak Air Pronowijo (Euchresta horsfieldii). STIGMA Journal of Science, 8(2), 32–35. http://digilib.unipasby.ac.id

Hayana, H., Maharani, R., & Sari, I. P. (2020). Uji efektivitas ekstrak daun jeruk nipis (Citrus Aurantifolia) dalam menghambat pertumbuhan larva nyamuk Aedes aegypti. Menara Ilmu: Jurnal Penelitian Dan Kajian Ilmiah, 14(2).

Hijriani, I., Yulidar, & Luciana, L. (2023). Jurnal Peduli Masyarakat. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) - Aphelion, 5(JUNI), 207–212. http://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPM

Ida Yuliani, Lisus Setyowati, & Homsiatur Rohmatin. (2023). Jurnal Sains, Teknologi dan Kesehatan. saintekes: Jurnal Sains, Teknologi Dan Kesehatan, 2(4), 476–485.

Isfanda, I., Agustina, E., & Ahadi, R. (2023). efficacy test of lime leaf ethanol extract (Citrus aurantifolia) against Aedes aegypti larvae. Biotik: Jurnal Ilmiah Biologi Teknologi Dan Kependidikan, 11(1), 11. https://doi.org/10.22373/biotik.v11i1.16957

Ishak, N. I., Kasman, K., & Chandra, C. (2019). Efektivitas Ekstrak Kulit Buah Limau Kuit (Citrus Amblycarpa) sebagai Larvasida Aedes Aegypti Instar III. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 15(3), 302. https://doi.org/10.30597/mkmi.v15i3.6533

Jelita, S. F., Setyowati, G. W., Ferdinand, M., Zuhrotun, A., Studi, P., Farmasi, S., Farmasi, F., Padjadjaran, U., Farmasi, D. B., Farmasi, F., Padjadjaran, U., & Farmasi, F. (2020). Farmaka Farmaka. 18, 14–22.

Kanan, M., Sutrisnawati, Sudarsa, C., & Wahyu Balebu, D. (2023). Penyuluhan tentang Vektor dan binatang pembawa agen penyakit di Desa Dowiwi Kecamatan Simpang Raya Kabupaten Banggai (Counseling about vectors and animals that carry disease agents in Dowiwi Village, Simpang Raya District, Ba. Jurnal Pengabdian Maleo, 2(1), 2023. https://journal.fkm-untika.ac.id/index.php/jat

Kasus Penyakit Menurut Kabupaten_Kota dan Jenis Penyakit di Provinsi Kalimantan Selatan, 2024. (n.d.).

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan T. (2021). S. hidup dan pelestarian hewan dan tumbuhan langka: M. 2 I. P. A. D. J. P. dan P. M. (n.d.)..

Lady Y H, & Diana S. (2020). Pengaruh Lama Waktu Maserasi (Perendaman) Terhadap Kekentalan Ekstrak Daun Sirih (Piper Betle) The Influence Of Maseration Time (Immeration) On The Vocity Of Birthleaf Extract (Piper Betle). Jurnal Farmasi Tinctura, 2(1), 34–41.

Lema et al., 2021. (2021). Lema, Y. N. P., Almet, J., & Wuri, D. A. (2021). Gambaran siklus hidup nyamuk Aedes sp. di Kota Kupang. Journal of Veterinary and Animal Sciences, 4(1). 4(1).

Li, Y., Valbon, W., Andreazza, F., & Dong, K. (2026). Involvement of Multiple Ion Channels and Receptors in Mediating the Insecticidal and Repellent Actions of Limonene.

Maula, L. N., & Musfirah. (2022). Larvicidal effect of papaya seed extract (Carica papaya L) on the mortality of instar III larvae of Aedes aegypti. Jurnal Kesehatan Dan Pengelolaan Lingkungan, 3(2), 66–71.

Muslih, M., Muslih, M., Rosyidah, R., Keb, M., Rosyidah, R., & Keb, M. (2020). STATISTIKA" Aplikasi di Dunia Kesehatan". UMSIDA Press.

Nanoemulsions, L., & Larvicidal, T. (2020). Physicochemical Characteristics of Four Limonene-Based Nanoemulsions and Their Larvicidal.

Nim, B. (2022). di sertai efektivitas minyak limbah daun cengkeh ( Syzigium aromaticum )sebagai biolarvasida dan The Efficacy of Waste Oil of Cloves ( Syzigium aromaticum ) As A Biolarvacide and Vector Bioinsecticides For Mosquitoes.

Noor, Y. E. I., Sihombing, I. U. A., Oktafiani, D., Veranita, A., Andriani, L., Qurniyawati, E., Sholihin, R. M., Zaelani, A., Ihtiaringtyas, S., & Sidabutar, S. (2025). Pengendalian Vektor Penyakit. Sada Kurnia Pustaka.

Nurhaswinda, Guntara, R. Y., & Putri, V. D. R. (2025). Efektifitas Larvasida Akar Biduri(Calotropis gigantea) sebagai alternatif pembasmi jentik nyamuk Aedes sp. Pediaqu : Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora, 4(2), 2572–2581.

Parra, M. C. P., Lorenz, C., Dibo, M. R., de Aguiar Milhim, B. H. G., Guirado, M. M., Nogueira, M. L., & Chiaravalloti-Neto, F. (2022). Association between densities of adult and immature stages of Aedes aegypti mosquitoes in space and time: implications for vector surveillance. Parasites and Vectors, 15(1), 1–12. https://doi.org/10.1186/s13071-022-05244-4

Prasetya, M. (2024). Hubungan Karakteristik dengan Kesediaan Menyebarkan Jentik Nyamuk Berwolbachia sebagai Upaya Pencegahan Demam Berdarah Dengue di Kelurahan Pasanggrahan. Universitas Bhakti Kencana.

Qadriana, N., Mappau, Z., Askur, A., & Islam, F. (2024). Uji Efektifitas Ekstrak Kulit Buah Jeruk Nipis (Citrus Aurantifolia) sebagai Insektisida Alami Terhadap Nyamuk Aedes Aegypti. Jurnal Kesehatan Lingkungan Mapaccing, 2(2), 90–96.

Rahmaani, A. H. (2018). Uji Coba larutan kulit jeruk nipis (citrus aurantifolia) sebagai larvasida terhadap larva nyamuk aedes aegypti di laboratorium entomologi jurusan kesehatan lingkungan Poltekkes Kemenkes Jakarta II Tahun 2018. Poltekkes Kemenkes Jakarta II.

Reinhold, J. M., Lazzari, C. R., & Lahondère, C. (2018). Effects of the Environmental Temperature on Aedes aegypti and Aedes albopictus Mosquitoes: A Review. In Insects (Vol. 9, Issue 4, p. 158). https://doi.org/10.3390/insects9040158

Rihibiha, D. (2021). Isolasi Enterobacteriaceae pada Kecoa (Periplaneta americana) di Area Perumahan di Kota Cimahi. Jurnal Kesehatan Kartika, 16(1), 17–21. https://doi.org/10.26874/jkkes.v16i1.156

Ross, P. A., Nematollahi, N., Steinemann, A., Kolev, S. D., & Hoffmann, A. A. (2022). Differential toxicological effects of natural and synthetic sources and enantiomeric forms of limonene on mosquito larvae. Air Quality, Atmosphere & Health, 31–34. https://doi.org/10.1007/s11869-021-01106-7

S Depari, K. T. A. (2025). pengaruh konsentrasi ekstrak kulit jeruk nipis (Citrus aurantifolia)sebagai larvasida nyamuk Culex sp. Poltekkes Medan.

Santos, E. F., Anselmo, W. M., de Lemos, E. E. P., de Oliveira Farias de Aguiar, J. C. R., da Silva, A. C., Santos, F. H. G. dos, Arruda, C. C. L., Aguiar, J. V. C., de Andrade, J. J. A., da Rocha, S. K. L., Araújo, L. de A., Pereira Júnior, P. G., Albuquerque, C. F. de O., Sousa, E. da S., dos Santos, G. L., da Conceição, T. Z., de Andrade, L. A., Soares, L. A. L., Ferreira, M. R. A., & Navarro, D. M. do A. F. (2025). Larvicidal Activity of Essential Oil, Hydrolate, and Aqueous Extract from Leaves of Myrciaria floribunda Against Aedes Aegypti. Molecules, 30(15), 1–14. https://doi.org/10.3390/molecules30153116

Sari, A. N., & Asri, M. T. (2022). Aktivitas Antibakteri Ekstrak Kulit Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia) terhadap Pertumbuhan Bakteri Shigella dysenteriae. LenteraBio: Berkala Ilmiah Biologi, 11(3), 441–448.

Sarma, R., Adhikari, K., Mahanta, S., & Khanikor, B. (2019a). Combinations of Plant Essential Oil Based Terpene Compounds as Larvicidal and Adulticidal Agent against Aedes aegypti ( Diptera : Culicidae ). February, 1–12. https://doi.org/10.1038/s41598-019-45908-3

Sarma, R., Adhikari, K., Mahanta, S., & Khanikor, B. (2019b). Insecticidal activities of Citrus aurantifolia essential oil against Aedes aegypti (Diptera: Culicidae). Toxicology Reports, 6(August), 1091–1096. https://doi.org/10.1016/j.toxrep.2019.10.009

Setyowati, H., & Syafi, A. (2025). Analisis Data dalam Pendidikan: Memahami Konsep Homogenitas Normalitas dan Pengujiannya untuk Peningkatan Kualitas Pembelajaran. 110–116.

Simbolon, V. A., & Martias, I. (2020). Ekstrak Daun Mengkudu dan Daun Pepaya Sebagai Larvasida Alami terhadap Kematian Larva Nyamuk Aedes Aegypti. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 9(01), 12–18. https://doi.org/10.33221/jikm.v9i01.459

Studies, F., Piechowicz, B., Sadło, S., Słowik-borowiec, M., & Twaru, M. (2020). Influence of Bacillus subtilis and Trichoderma harzianum on Penthiopyrad Degradation under. 1–16.

Susi, J. (2022). Ulasan Efektivitas Ekstrak Lavender (Lavandula Angustifolia) Terhadap Nyamuk (Culex Sp.) Sebagai Diffuser Organik. Journal of Innovation Research and Knowledge, 1(11).

Tsany, I. P. (2022). Pengaruh infusa batang serai dapur (Cymbopogon citratus) sebagai larvasida Aedes aegypti. Poltekkes Tanjungkarang.

Vinafa, A. (2020).potensi bahan alam sebagai larvasida alami terhadap mortalitas nyamuk Aedes aegypti. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nasional.

Wikandari, R. J., & Surati, S. (2020). The effect of kaffir lime (citrus hystric) essential oil on bihavior and mortality of Aedes aegypti larvae. Jurnal Riset Kesehatan, 9(1), 6–11. https://doi.org/10.31983/jrk.v9i1.4953

Yamin Onesiforus, B., Probo Setyoningrum, F., Pritinsia Cici San, M., & Author, C. (2025). Perbandingan metode dehidrasi terhadap kualitas preparat preparat permanen larva nyamuk Culex sp. Katakunci: dehidrasi preparate; variasi konsentrasi alcohol; larva nyamuk. Indonesia Jurnal Analis Laboratorium Medik E, 50134(69), 2527–2712. https://doi.org/ttps://doi.org/10.51544/jalm.v10i1.5527.

Zebua, R., Gulo, V. E., Purba, I., & Gulo, M. J. K. (2023). Perubahan Epidemiologi Demam Berdarah Dengue (DBD) di Indonesia Tahun 2017-2021. SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 2(1), 129–136.

Zulkifli, M. (2025). Uji Ekstrak Daun Kemangi (Ocimum Basilicum), Daun Jeruk Nipis (Citrus Aurantifolia) dan Daun Mimba (Azadirachta Indica) Terhadap Xanthomonas Oryzae Pv. Oryzae Penyebab Penyakit Hawar Daun Bakteri Pada Tanaman Padi (Oryza Sativa L.) Secara In Vitro. Universitas Medan Area.

Downloads

Published

2026-07-21

How to Cite

Oktaviya, A. (2026). Efektivitas Larutan Kulit Jeruk Nipis Sebagai Larvasida Alami Terhadap Kematian Larva Nyamuk Aedes SP. Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research, 4(3), 3830–3850. https://doi.org/10.69693/ijim.v4i3.1672