Status Nutrisi Vitamin D, Regulasi Jalur Metabolik, dan Ekspresi Vitamin D Receptor terhadap Profil Sitokin serta Stres Oksidatif pada Ibu Hamil dengan Risiko Preeklampsia: Sebuah Tinjauan Sistematis dan Meta-Analisis

Authors

  • Raden Roro Pratiwi Madya Putri Postgraduate YARSI University, Jakarta, Indonesia
  • Himmi Marsiati Universitas YARSI, Jakarta, Indonesia
  • Dicky Budiman CEPH Griffith Univeristy, Australia
  • Sri Wuryanti Universitas YARSI, Jakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.69693/ijim.v4i3.1665

Keywords:

Nutrisi Ibu Hamil, Vitamin D3 Aktif, Vitamin D Receptor, Regulasi Metabolik, Sitokin, Stres Oksidatif

Abstract

Latar Belakang: Defisiensi Vitamin D merupakan masalah malnutrisi mikronutrien global pada ibu hamil yang berkaitan erat dengan tingginya risiko komplikasi multiorgan seperti preeklampsia. Intervensi preventif di fasilitas kesehatan primer sering kali mengabaikan aspek bioavailabilitas seluler, di mana kecukupan asupan pangan atau suplemen tidak selalu menjamin pemulihan status gizi akibat adanya faktor genetik (polimorfisme) yang membatasi penyerapan tubuh. Secara gizi-endokrinologi, gangguan regulasi jalur metabolik dan rendahnya ikatan reseptor memicu iskemia plasenta yang memanifestasikan peningkatan sitokin pro-inflamasi serta akumulasi stres oksidatif sistemik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi korelasi status gizi Vitamin D, aktivitas regulasi metabolik, dan ekspresi Vitamin D Receptor terhadap profil sitokin serta marker stres oksidatif pada ibu hamil dengan risiko preeklampsia. Metode: Tinjauan sistematis dan meta-analisis ini dirancang secara terstruktur menggunakan metodologi Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses. Penjaringan artikel ilmiah difokuskan pada database PubMed, Scopus, dan Cochrane Library dengan objek studi berupa intervensi pangan kaya kalsiferol, paparan matahari, serta regimen suplemen. Validitas data diuji menggunakan instrumen Cochrane dan Skala Newcastle-Ottawa sebelum dianalisis secara statistik. Hasil: Hasil analisis menunjukkan bahwa asupan gizi pangan hewani (ikan berlemak, kuning telur) dan minuman fortifikasi yang dikombinasikan dengan paparan sinar matahari efektif menyediakan prekursor nutrisi. Prekursor tersebut harus dipecah melalui sistem regulasi metabolik tubuh menjadi bentuk aktif Vitamin D3 (kalsitriol) agar dapat diutilisasi oleh jaringan plasenta. Proses biokimia zat gizi ini terbukti meningkatkan ekspresi Vitamin D Receptor secara signifikan guna menekan transkripsi sitokin pro-inflamasi Tumor Necrosis Factor-Alpha dan Interleukin-6. Sebaliknya, ikatan kompleks reseptor tersebut mendorong peningkatan kadar sitokin anti-inflamasi Interleukin-10 di sirkulasi maternal. Aktivitas pemecahan Vitamin D3 aktif yang optimal juga terbukti menurunkan kadar malondialdehida selaku marker peroksidasi lipid. Pada saat yang sama, mekanisme seluler ini memicu upregulasi enzim antioksidan endogen superoksida dismutase untuk memitigasi disfungsi endotel. Analisis dosis mengonfirmasi bahwa regimen intervensi klinis 1.000 hingga 2.000 IU/hari serta dosis koreksi defisiensi hingga 4.000 IU/hari efektif mempercepat pencapaian status sufisiensi serum (>30 ng/mL). Hasil akhir klinis memperlihatkan perbaikan parameter vaskular pada ultrasonografi Doppler arteri uterina dan penurunan insidensi preeklampsia yang signifikan. Kesimpulan: Pemenuhan target nutrisi Vitamin D yang diimbangi kelancaran konversi bentuk aktif dan optimalnya fungsi ikatan Vitamin D Receptor efektif meregulasi homeostasis imunologis maternal. Ahli gizi dan klinisi disarankan untuk menyusun panduan terapi nutrisi terstandarisasi dengan mempertimbangkan variabilitas genetik penyerapan pasien. Pemantauan status metabolik mikronutrien ini sangat direkomendasikan sebagai algoritma preventif tambahan di faskes primer. Implikasi: Secara nyata, optimalisasi pemecahan bentuk aktif Vitamin D pada ibu hamil mampu melancarkan sirkulasi aliran darah dan transfer nutrisi uteroplasenta, mencegah komplikasi kejang eklampsia, serta menekan angka morbiditas multiorgan pasien.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aghajafari, F., Nagulesapillai, T., Ronksley, P. E., Tough, S. C., O'Beirne, M., & Khan, M. K. (2013). Association between maternal vitamin D status and adverse pregnancy outcomes: A systematic review and meta-analysis. BMJ, 346, f1169. https://doi.org/10.1136/bmj.f1169

American College of Obstetricians and Gynecologists [ACOG]. (2020). Gestational hypertension and preeclampsia: ACOG Practice Bulletin, Number 222. Obstetrics & Gynecology, 135(6), e237-e260. https://doi.org/10.1097/AOG.0000000000003891

Begg, C. B., & Mazumdar, M. (1994). Operating characteristics of a rank correlation test for publication bias. Biometrics, 50(4), 1088-1101. https://doi.org/10.2307/2533446

DerSimonian, R., & Laird, N. (2015). Meta-analysis in clinical trials revisited. Contemporary Clinical Trials, 45(Pt A), 139-145. https://doi.org/10.1016/j.cct.2015.09.002

Diaz, L., Noyola-Martínez, N., Barrera, D., Hernández-Gómez, G., Avila, E., Halhali, A., & Larrea, F. (2019). Calcitriol inhibits TNF-alpha-induced inflammatory cytokines in human trophoblasts mediated by vitamin D receptor activation. The Journal of Steroid Biochemistry and Molecular Biology, 188, 105-114. https://doi.org/10.1016/j.jsbmb.2019.01.012

Fogacci, S., Fogacci, F., Cicero, A. F., Borghi, C., Veronesi, M., & Grandi, G. (2020). Vitamin D supplementation and risk of preeclampsia: A systematic review and meta-analysis of randomized controlled trials. Nutrients, 12(7), 2026. https://doi.org/10.3390/nu12072026

Garg, R., Bajaj, S., & Verma, S. (2021). Role of vitamin D supplementation in modulating oxidative stress markers (MDA and SOD) and its association with preeclampsia risk: A prospective cohort study. Journal of Clinical and Diagnostic Research, 15(4), BC08-BC12. https://doi.org/10.7860/JCDR/2021/47621.14782

Grundmann, M., Haidar, M., & von Versen-Höynck, F. (2023). Vitamin D receptor (VDR) gene polymorphisms (FokI, BsmI, ApaI, TaqI) and their impact on maternal oxidative stress in preeclampsia. Pregnancy Hypertension, 31, 45-53. https://doi.org/10.1016/j.preghy.2023.01.004

Higgins, J. P. T., Thomas, J., Chandler, J., Cumpston, M., Li, T., Page, M. J., & Welch, V. A. (Eds.). (2019). Cochrane handbook for systematic reviews of interventions (2nd ed.). Chichester, UK: John Wiley & Sons.

Hyppönen, E., Cavadino, A., Williams, D., Fraser, A., Vereczkey, A., & Fraser, W. D. (2018). Vitamin D and the risk of pre-eclampsia: A systematic review and dose-response meta-analysis. The Lancet Diabetes & Endocrinology, 6(12), 939-948. https://doi.org/10.1016/S2213-8587(18)30282-4

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Profil kesehatan Indonesia tahun 2023: Akselerasi penurunan angka kematian ibu dan tata laksana preeklampsia di fasilitas kesehatan primer. Jakarta: Kemenkes RI.

Liu, N. Q., Hewison, M., & Kaplan, A. T. (2022). Placental vitamin D metabolism, VDR expression, and the control of maternal-fetal immune tolerance. Frontiers in Endocrinology, 13, 895325. https://doi.org/10.3389/fendo.2022.895325

Murniar, A., Bardosono, S., & Sekartini, R. (2021). Hubungan asupan vitamin D, durasi paparan sinar matahari, dan faktor busana muslimah terhadap kadar 25(OH)D serum ibu hamil trimester ketiga di Jakarta. Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia, 17(2), 88-96. https://doi.org/10.22146/ijcn.61543

Page, M. J., McKenzie, J. E., Bossuyt, P. M., Boutron, I., Hoffmann, T. C., Mulrow, C. D., ... & Moher, D. (2021). The PRISMA 2020 statement: An updated guideline for reporting systematic reviews. BMJ, 372, n71. https://doi.org/10.1136/bmj.n71

Pérez-López, F. R., Pasupuleti, V., Mezones-Holguin, E., Benites-Zapata, V. A., Thota, P., Camps-Bansell, J., & Hernandez, A. V. (2020). Effect of vitamin D supplementation during pregnancy on maternal and neonatal outcomes: A systematic review and meta-analysis of randomized controlled trials. Fertility and Sterility, 114(5), 1012-1024. https://doi.org/10.1016/j.fertnstert.2020.06.012

Redman, C. W., Staff, A. C., & Roberts, J. M. (2021). Syncytiotrophoblast stress in preeclampsia: The role of maternal inflammation and oxidative stress. Placenta, 104, 156-162. https://doi.org/10.1016/j.placenta.2020.12.008

Sethi, S., Halim, A. A., & Zakaria, S. Z. (2022). Vitamin D deficiency among pregnant women in Southeast Asia: A case-control study on its correlation with uterine artery Doppler indices and preeclampsia. Journal of Nutrition and Metabolism, 2022, Article ID 4918235. https://doi.org/10.1155/2022/4918235

Sterne, J. A. C., Savović, J., Page, M. J., Elbers, R. G., Blencowe, N. S., Boutron, I., ... & Higgins, J. P. T. (2019). RoB 2: A revised tool for assessing risk of bias in randomized trials. BMJ, 366, l4898. https://doi.org/10.1136/bmj.l4898

Wells, G. A., Shea, B., O'Connell, D., Peterson, J., Welch, V., Losos, M., & Tugwell, P. (2014). The Newcastle-Ottawa Scale (NOS) for assessing the quality of nonrandomised studies in meta-analyses. Ottawa: Ottawa Hospital Research Institute. Retrieved from http://www.ohri.ca/programs/clinical_epidemiology/oxford.asp

Downloads

Published

2026-07-21

How to Cite

Putri, R. R. P. M., Marsiati, H., Budiman, D., & Wuryanti, S. (2026). Status Nutrisi Vitamin D, Regulasi Jalur Metabolik, dan Ekspresi Vitamin D Receptor terhadap Profil Sitokin serta Stres Oksidatif pada Ibu Hamil dengan Risiko Preeklampsia: Sebuah Tinjauan Sistematis dan Meta-Analisis. Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research, 4(3), 3742–3755. https://doi.org/10.69693/ijim.v4i3.1665