Daya Terima Bubur Sumsum Berbasis Kacang Merah Sebagai Snack Sehat Untuk Balita Yang Nafsu Makan Kurang Di Rumah Sakit Faisal Makassar
DOI:
https://doi.org/10.69693/ijim.v4i3.1647Keywords:
Daya Terima, Bubur Sumsum, Kacang Merah, Snack Sehat, Balita, Nafsu Makan KurangAbstract
Latar Belakang: Nafsu makan yang kurang pada balita dapat menyebabkan asupan zat gizi tidak mencukupi kebutuhan sehingga berisiko mengganggu pertumbuhan dan perkembangan. Adapun upaya dalam meningkatkan asupan balita adalah penyediaan makanan selingan yang bergizi dan memiliki daya terima yang baik. Bubur sumsum berbasis kacang merah merupakan salah satu inovasi pangan yang berpotensi menjadi snack sehat karena mengandung karbohidrat, protein, serat, serta memiliki konsistensi yang mudah dikonsumsi oleh balita. Tujuan penelitian ini untuk menggambarkan penerimaan bubur sumsum berbasis kacang merah sebagai snack sehat untuk balita yang nafsu makan kurang di Rumah Sakit Faisal Makassar. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan observasional. Partisipan penelitian ini berjumlah 25 balita usia 1–5 tahun yang sasuai dengan kriteria inklusi dan dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. Bubur sumsum berbasis kacang merah diberikan sebagai makanan selingan satu kali kepada setiap responden. Penilaian daya terima terhadap aspek warna, aroma, rasa dan tekstur menggunakan uji hedonik yang diberikan ke panelis (orang tua atau pendamping). Hasil yang didapatkan dianalisis secara deskriptif dan dituangkan dalam bentuk tabel frekuensi dan persentase. Daya terima bubur sumsum berbasis kacang merah tergolong sangat baik. Penerimaan dari aspek warna dan aroma masing-masing 68% panelis sangat suka. Sementara penerimaan dari aspek rasa dan tekstur masing-masing 64% panelis menyatakan sangat suka. Bubur sumsum berbasis kacang merah memiliki tingkat daya terima yang sangat baik dilihat dari semua aspek penilaian. Produk ini berpotensi menjadi alternatif snack sehat bagi balita yang mengalami nafsu makan kurang di Rumah Sakit Faisal Makassar.
Downloads
References
Adam, A., Nurhidayah, N. & Rahmawati, R., 2025. Pengembangan Pinky Pancake berbasis pisang raja, kacang merah, dan ikan teri sebagai makanan tambahan dalam upaya pencegahan stunting pada balita. Jurnal Gizi dan Pangan Indonesia, 20(1), pp.45–54.
Adfar, A., Rahmawati, R. dan Yuliana, Y., 2022. Karakteristik organoleptik makanan tambahan berbasis kacang-kacangan sebagai alternatif pangan bergizi untuk anak. Jurnal Gizi dan Pangan, 17(2), pp.112–119.
Amalia, I., Fizriani, A., & Mardiana. (2024). Uji Organoleptik Snack Bar Berbahan Dasar Flakes Sukun dan Kacang Merah (Phaseolus vulgaris L.). Journal of the Science of Food and Agriculture.
Ariati, N.K., Suaib, S. dan Fanny, L., 2024. Pengembangan snack bar berbahan dasar kacang merah sebagai alternatif makanan tambahan untuk pencegahan masalah gizi pada anak. Jurnal Ilmu Gizi, 15(2), pp.85–93.
Arzaqina, A. A., Ilmi, I. M. B., & Nasrullah, N. (2021). Snack Bar Suweg (Amorphophallus campanulatus B) dan Kacang Merah (Phaseolus vulgaris L) sebagai Camilan Sumber Serat Pangan. Nutri-Sains: Jurnal Gizi, Pangan dan Aplikasinya.
Cantika, D., Putri, N.A. dan Hidayat, R., 2024. Daya terima produk pangan berbasis kacang merah terhadap karakteristik organoleptik. Jurnal Teknologi Pangan Indonesia, 16(1), pp.45–53.
Fitriani, R. dan Marlina, E., 2023. Pengaruh penambahan kacang merah terhadap kandungan serat dan mutu gizi produk pangan fungsional. Media Gizi Indonesia, 18(2), pp.134–142.
Graceshinta, N., Palupi, F. D., & Aroni, H. (2024). Kandungan Gizi dan Organoleptik Formula Catfish Egg Roll sebagai Pemberian Makanan Tambahan Balita Wasting. Jurnal Riset Gizi.
Hafizah, N., & Rusilanti. (2023). Pengaruh Penambahan Kacang Merah pada Produk Selai Cokelat terhadap Daya Terima Konsumen. Journal of Comprehensive Science.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2019. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2019 tentang Angka Kecukupan Gizi yang Dianjurkan untuk Masyarakat Indonesia. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2024. Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Jakarta: Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kusumah, S. H., Andoyo, R., & Rialita, T. (2022). Isolasi Protein Kacang Merah dan Kacang Hijau Menggunakan Metode Asam Basa Dikombinasikan dengan Proses Enzimatis. Jurnal Teknologi dan Industri Pangan.
Lestari, D., et al. (2021). Pengembangan Makanan Tambahan Berbasis Pangan Lokal terhadap Karakteristik Organoleptik dan Kandungan Gizi. Jurnal Gizi dan Pangan.
Mansyur, M., 2022. Pengaruh penambahan kacang merah terhadap karakteristik organoleptik produk pangan sebagai alternatif makanan bergizi. Gorontalo Agriculture Technology Journal, 5(2), pp.120–127.
Minantyo, H., Suryaputra, F., & Yuwono, V. (2021). Komposisi Tahu Rasa Berbahan Dasar Kacang Tunggak Merah Ditinjau dari Uji Organoleptik. Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian.
Na’imah, F., & Putriningtyas, N. D. (2021). Kadar β-Karoten, Serat, Protein, dan Sifat Organoleptik Snack Bar Labu Kuning dan Kacang Merah sebagai Makanan Selingan bagi Pasien Diabetes Melitus Tipe 2. Indonesian Journal of Public Health and Nutrition.
Pratiwi, D., Sari, N. dan Hidayani, F., 2024. Pengembangan makanan tambahan berbasis kacang merah sebagai sumber zat besi dan mineral untuk anak. Jurnal Gizi Klinik Indonesia, 20(1), pp.45–54.
Putranto, K. (2021). Pembuatan Bahan Makanan Campuran (BMC) Sapihan Balita (Weaning Food) dengan Karakteristik Organoleptik dan Kandungan Gizi yang Baik. AGRITEKH.
Ramadiani, A., & Indrawati, V. (2024). Daya Terima dan Kandungan Gizi Cookies Substitusi Tepung Kacang Merah dan Kurma sebagai Alternatif Makanan Tambahan. HARENA Jurnal Gizi.
Safitri, M. D., & Rindiani. (2025). Pembuatan Snack Bar Sumber Zat Besi Berbasis Kacang-Kacangan sebagai Pemberian Makanan Tambahan Balita Stunting. Jurnal Kesehatan.
Sari, R. P., et al. (2022). Pengaruh Penambahan Kacang Merah terhadap Karakteristik Organoleptik Produk Pangan. Jurnal Teknologi Pangan Indonesia.
Suhartini, S., Wahyuni, E. dan Kurniawati, D., 2023. Pengembangan makanan tambahan berbasis pangan lokal dan tingkat penerimaan panelis. Media Gizi Indonesia, 18(1), pp.34–41.
Sukmawati, S., Nadimin, N. dan Tamrin, T., 2022. Daya terima snack bar berbasis tepung kacang merah sebagai makanan selingan bergizi. Media Gizi Pangan, 29(1), pp.45–52.
Widyastuti, R., Handayani, S. dan Putri, A., 2022. Pemanfaatan kacang merah dalam formulasi makanan tambahan untuk meningkatkan kandungan protein dan mineral. Jurnal Pangan dan Gizi, 12(2), pp.78–86.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















