Kegagalan Eli dalam Pembinaan Rohani Anak-anaknya: Kajian Teologi Biblika dalam 1 Samuel 2-4

Authors

  • Fellix Gosal Universitas Klabat
  • Edward Taliwongso Universitas Klabat

DOI:

https://doi.org/10.69693/ijim.v4i3.1577

Keywords:

Eli, Pembinaan Rohani, Kepemimpinan, 1 Samuel, Teologi Biblika, Generasi Penerus

Abstract

Narasi tentang keluarga Imam Eli yang terdapat dalam kitab 1 Samuel 2–4 secara umum dibaca sebagai catatan mengenai kejahatan anak-anaknya yaitu Hofni dan Pinehas atau sebagai kisah penghakiman Allah atas rumah Imam Eli. Akan tetapi, dimensi tanggung jawab Eli sebagai ayah sekaligus imam dalam membina kehidupan rohani kedua anaknya belum banyak digali secara mendalam berdasarkan pembacaan teks dalam bentuk final.. Penelitian ini menelusuri bagaimana narasi 1 Samuel 2–4 menggambarkan kegagalan pembinaan rohani yang dilakukan Eli, sekaligus merumuskan pesan teologis yang hendak disampaikan kitab 1 Samuel mengenai tanggung jawab pemimpin rohani terhadap generasi penerus. Metode yang digunakan adalah teologi biblika yang berakar pada pendekatan historis-gramatikal, dengan memperhatikan struktur naratif, kata-kata kunci dalam bahasa Ibrani, serta konteks perjanjian. Hasil kajian menunjukkan bahwa kegagalan Eli tidak terletak pada ketidaktahuannya akan kehendak Allah, melainkan pada keengganannya untuk menegur dan mengendalikan anak-anaknya, sehingga jabatan rohani yang dipegangnya tidak disertai pewarisan iman yang hidup. Teks menegaskan bahwa kepemimpinan rohani yang sejati tidak dapat dipisahkan dari pembinaan keluarga, dan bahwa menghormati anak melebihi Allah merupakan kegagalan rohani yang berdampak luas, bukan saja bagi keluarga tetapi juga bagi umat. Temuan ini relevan bagi keluarga, gereja, dan para pemimpin rohani masa kini dalam menjalankan tugas pemuridan lintas generasi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Downie, W. N. (2013). Mentorship in ministry: Passing the torch [Skripsi kehormatan, Liberty University]. Digital Commons. https://digitalcommons.liberty.edu/honors/349/

Fransiska, N. N. (2025). Pemimpin rohani sebagai pendengar yang peduli: Relevansi pelayanan pastoral di masa kini. Proceeding National Conference of Christian Education and Theology, 3(2), 56–65. https://doi.org/10.46445/nccet.v3i2.1114

Hia, S. (2025). Spiritualitas gembala (Satua Niha Keriso) dalam perspektif Perjanjian Baru dan implikasi keteladanan dalam pembinaan jemaat. Jurnal Pendidikan Agama dan Teologi, 3(2), 1–15. https://doi.org/10.59581/jpat-widyakarya.v3i2.4861

Hotmarlina, E., & Sondjaja, M. A. S. (2022). Prinsip-prinsip PAK anak: Sebuah kajian eksegesis Alkitab dari Ulangan 6:4–9. Phronesis, 5(2), 166–177. https://doi.org/10.47457/phr.v5i2.259

Jankiewicz, E., & Jankiewicz, D. (2011). Let the little children come: Toward a Seventh-day Adventist theology of childhood. Journal of the Adventist Theological Society, 49(2), 1–20.

Jones, T. P. (2018). Prophets, priests, and kings today? Theological and practical problems with the use of the munus triplex as a leadership typology. Perichoresis, 16(3), 63–85. https://doi.org/10.2478/perc-2018-0017

Lenggu, N. (2023). Peran orang tua terhadap pendidikan spiritual anak. Jurnal Pendidikan Agama dan Teologi, 1(1), 153–164. https://doi.org/10.59581/jpat-widyakarya.v1i1.589

Loader, J. A. (2000). Haus Elis und das Haus Davids: Wie Gott sein Wort zurücknehmen kann. HTS Teologiese Studies/Theological Studies, 56(2–3), 492–505. https://doi.org/10.4102/hts.v56i2/3.1749

Mashingaidze, S. (2014). Spiritual intelligence leadership lessons from the Tanakh: A narrative inquiry. Journal of Governance and Regulation, 3(3), 151–158. https://doi.org/10.22495/jgr_v3_i3_c1_p8

Nainupu, A. M. Y., & Emiyati, A. (2020). Kunci keberhasilan seorang anak dalam pemaparan Alkitab. Didache: Journal of Christian Education, 1(2), 91–116. https://doi.org/10.46445/djce.v1i2.329

Ohaeri, N. N. (2020). Leadership flaws in 2 Samuel 11: Lessons for African leaders. OGIRISI: A New Journal of African Studies, 15(1), 1–18. https://doi.org/10.4314/og.v15i1.1s

Panjaitan, T., Meliala, S. K., Sianturi, J., & Nazara, F. (2022). Mengimplementasikan karakteristik kepemimpinan Salomo pada masa kini: Eksposisi 2 Tawarikh 1:1–13. Haggadah, 2(2), 133–147. https://doi.org/10.57069/haggadah.v2i2.30

Panjaitan, Y. K. (2022). Studi eksegesis Ulangan 6:4–9 bagi pendidikan anak. Skenoo: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen, 2(1), 80–88. https://doi.org/10.55649/skenoo.v2i1.31

Perangin Angin, Y. H., & Yeniretnowati, T. A. (2021). Peran kepala keluarga Kristen (ayah) dalam mendidik anak generasi Z dan Alpha. Areopagus: Jurnal Pendidikan dan Teologi Kristen, 1(1), 1–12. https://doi.org/10.52960/a.v1i1.4

Samly, D., & Saptono, Y. J. (2022). Penanaman nilai-nilai Kristen berdasarkan Ulangan 6:7 bagi pertumbuhan manusia rohani anak. Regula Fidei, 7(2), 194–207. https://doi.org/10.33541/rfidei.v7i2.144

Sihombing, M. T., & Gea, I. (2023). Karakteristik pemimpin gereja yang efektif dalam mengantisipasi masa depan gereja. Jurnal Pendidikan Agama dan Teologi, 1(2), 94–99. https://doi.org/10.59581/jpat-widyakarya.v1i2.274

Siswanto, K. (2025). Mendidik pemimpin masa depan: Mentoring spiritual dalam era perubahan cepat. Proceeding National Conference of Christian Education and Theology, 3(2), 10–28. https://doi.org/10.46445/nccet.v3i2.1149

Susanta, Y. K. (2019). Tradisi pendidikan iman anak dalam Perjanjian Lama. BIA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Kontekstual, 2(2), 139–150. https://doi.org/10.34307/b.v2i2.127

Tamba, G., Nainggolan, S., Sinaga, J., & Sinambela, J. (2023). Keteladanan spiritual dalam kepemimpinan Yosua: Pengaruhnya dalam meningkatkan ketekunan rohani dalam konteks kepemimpinan. JUITAK: Jurnal Ilmu Teologi dan Agama Kristen, 1(2). https://doi.org/10.61404/juitak.v1i2.75

Tamelan, D. A. (2023). Membentuk pemimpin yang berkarakter Kristus. OSF Preprints. https://doi.org/10.31219/osf.io/ycheg

Thomas, M. (2018). The indispensable mark of Christian leadership: Implications from Christ’s methods of leadership development in Mark’s gospel. Perichoresis, 16(3), 107–117. https://doi.org/10.2478/perc-2018-0019

White, E. G. (1958). Patriarchs and prophets. Pacific Press Publishing Association. (Karya asli diterbitkan 1890)

Wilkie, H. A. (2019). A strategy for empowering parents in family discipleship at the Philadelphia Seventh-day Adventist Church [Disertasi DMin, Andrews University]. Digital Commons. https://doi.org/10.32597/dmin/680/

Winarto, D. (2019). Pemimpin yang melayani menurut Kisah Para Rasul 6–13. Jurnal Teologi Berita Hidup, 2(1), 8–14. https://doi.org/10.47131/jtb.v2i1.11

Zega, Y. K. (2021). Pendidikan agama Kristen dalam keluarga: Upaya membangun spiritualitas remaja generasi Z. Jurnal Luxnos, 7(1), 105–116. https://doi.org/10.47304/jl.v7i1.145

Downloads

Published

2026-07-04

How to Cite

Gosal, F., & Taliwongso , E. (2026). Kegagalan Eli dalam Pembinaan Rohani Anak-anaknya: Kajian Teologi Biblika dalam 1 Samuel 2-4 . Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research, 4(3), 628–640. https://doi.org/10.69693/ijim.v4i3.1577