Overview of the Use of Oralit and Zinc in Children with Diarrhea at the Community Health Center

Gambaran Penggunaan Oralit dan Zinc Pada Anak Penderita Diare Di Puskesmas

Authors

  • Nur Jaya Departemen Diploma Farmasi, Akademi Farmasi Tadulako Farma Palu, Indonesia
  • Ni Nyoman Lisna Saskia Departemen Diploma Farmasi, Akademi Farmasi Tadulako Farma Palu, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.69693/ijim.v1i2.156

Keywords:

Community Health Center, Childrens Diarrhea, Oralit, Zinc

Abstract

Diarrhea is still one of the main problems can cause illness and death, especially in children. Diarrhea is an infectious disease caused by bacteria, virus or other microorganism which is characterized by abnormal frequency of defecation, 3 or more times in 24 hours with a soft feces consistency, the presence or absence of blood or foam in the feces. Giving oralit and zinc can reduce the incidence of diarrhea in children. The aim of this study was to determine the description of the use oralit and zinc in children suffering from diarrhea at the kawatuna Community Health Center during the peroid October 2022-March 2023. Method of this study is retrospective descriptive using secondary data, namely prescription sheets for pediatric patients with diarrhea who received oralit and zinc therapy. The research results showed that the population of diarrhea cases was 125 and the sample used was 96 cases. The highest use of oralit and zinc for treating casess of diarrhea is in October 2022 and the least in March 2023. The age of children most a affected by diarrhea is 1-6 months (50%) and the age least affected by diarrhea is 12-17 years (7,3%).

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ariani,oAP.o2016.oDiare:oPencegahanodanoPengobatannya.oNuhaoMedika: Yogyakarta

Direktorat Rehabilitasi Anak (DRA). 2020. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), Penguatan Kapabilitas Anak dan Keluarga. Kementerian Sosial: Jakarta.

Dinkes Provinsi Sulteng. 2017.oProfil Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah. Dinkes Provinsi: Palu.

Dinkes Provinsi Sulteng. 2021. Profil Kesehatan UPTD Puskesmas Kawatuna Tahun 2021. UPTD Puskesmas Kawatuna : Palu.

Depkes RI. 2011. Lima Langkah Tuntaskan Diare. Departemen Kesehatan RI: Jakarta.

Depkes RI. 2011. Buku Saku Petugas Kesehatan Lintas Diare. Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan: Jakarta.

Effendy, Siska Ayu., Aziez, Ismunandar & Luthfi, Hidayat Maulana. 2023. Monitoring Efek Samping Amoxicillin dan Cotrimoxazole pada Pasien Anak Di Puskesmas Paguyangan Tahun 2022. PPJ: Universitas Peradaban.

Juhariyah, Siti & Siti, Anisa Sajidah. 2018. Hubungan Status Gizi dengan Kejadian Diare pada Balita Di Puskesmas Rangkasbitung.oVol.6oNo.1. https://ejurnal.latansamashiro.ac.id/index.php/OBS/article/view/359.

Hasanah, Fenny. 2018. Gambaran Penggunaan Antibiotik Pada Penderita Diare Akut Anak Rawat Jalan Di UPTD Puskesmas Lhok Bengkuang Kec.Tapakutan. Jurnal Saintika vol.18(1):19-23: Medan.

IDAI. 2009. Modul Diare. UKK Gastrohepatologi: Jakarta.

Kemenkes. 2020. Peraturan Menteri Kesehatan RI No.2 Tahun 2020 Tentang Standar Antropometri Anak. Kementerian Kesehatan RI Indonesia : Jakarta.

Kustini.o2018.oHubunganoAntaraoPengetahuanoIbuoTentangoDiareoDengano Penanganan Pertama Diare Pada Anak Usia 1- 5 Tahun. J Kebidanan;10. DOI: https://doi.org/10.30736/midpro.v10i2.78

Kemenkes RI. 2011. Buletin Jendela Data dan Informasi Kesehatan Situasi Diare Di Indonesia. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia: Jakarta.

Lestari, Gita Puji., Inur, Tivani & Anggy, Rima Putri. 2019. Gambaran Ketepatan Dosis Penggunaan Antibiotik pada Pasien Penderita Diare Di Puskesmas Kaladawa Kabupaten Tegal. Ejournal_poltektegal vol.7 No.1: Tegal.

Marini, M., Ofarimawan, D., dan Ambarita, L. P. 2020. Hubungan Sumber Air Minum dengan Kejadian Diare di Provinsi Sumatera Selatan. Spirakel, 12(1), 35-45. DOI: https://doi.org/10.22435/spirakel.v12i1.3130

Nursain, Siti Hajar. 2017. Gambaran Penggunaan Oralit dan Zinc Pada Kasus Diare. Jurnal Farmasetis vol.6 No.1 hal.25-28: Jawa Tengah.

Octavia, Ruskiah., Wahyu, Kumil Laila., dkk. 2021. Evaluasi Terapi Antibiotik pada Pasien Diare Akut Balita Di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Tentara Dr.Soedjono Magelang Tahun 2018. PHARMASIPHA: Surabaya. DOI: https://doi.org/10.21111/pharmasipha.v5i2.5629

Rene, S. 2013. Hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang diare dengan kejadian diare akut pada balita di kelurahan lubuk buaya wilayah kerja puskesmas lubuk buaya padang. Jurnal Unand: Padang.

Subrata, I Made & M.Fakhrurrozi. 2021. Gambaran Penderita Diare Pada Balita Di UPTD Puskesmas II Dinas Kesehatan Kec. Denpasar Barat Periode Juni – November tahun 2019. Arc.Com Health Vol.8 No.3:398-408: Denpasar. DOI: https://doi.org/10.24843/ACH.2021.v08.i03.p02

Sukawaty, Yulia., Rusdiati, Helmidanora., dkk. 2017. Profil Peresepan Obat Penyakit Diare pada Pasien rawat Inap Anak Di RSU Dr. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan. Jurnal Ilmu Kesehatan Vol.5 No.2: Samarinda. DOI: https://doi.org/10.30650/jik.v5i2.63

Silviavitari, Tessi., Dewi, Rasmala & Sanuddin, Mukhlis. Evaluasi Terapi Obat Diare pada Pasien Balita Rawat Jalan di Puskesmas Tanjung Pinang. Jurnal Sains dan Kesehatan: Jambi.

UNICEF. 2016. Diarrhea Remains a Leading Killer of Young Children, Despite the Availability of Simple Treatment Solution. UNICEF.org/child-healthy.

Widoyono.o2011. Penyakit Tropis : Epidemiologi, Penularan, Pencegahan dan Pemberantasannya. Edisi Kedua. Ciracas: 193-199. Erlangga: Jakarta.

WHO.o2005. The Treatment of Diarrhoea. World Health Organization: Geneva, Swiss.

Wulandari, Ayu. 2020. Gambaran Penggunaan Obat Diare Di Puskesmas Gimpu Kecamatan Kulawi Selatan. JFARMAKU: Jawa Barat.

Wija, Ida Bagus Utama Eka., Felicia, Mildi & Sitanggang, Gabe Monica. 2018. Penatalaksanaan Diare Akut pada Lini Pertama. Fakultas Kedokteran: UKI.

Downloads

Published

2023-06-30

How to Cite

Jaya, N., & Saskia, N. N. L. (2023). Overview of the Use of Oralit and Zinc in Children with Diarrhea at the Community Health Center: Gambaran Penggunaan Oralit dan Zinc Pada Anak Penderita Diare Di Puskesmas. Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research, 1(2), 119–125. https://doi.org/10.69693/ijim.v1i2.156