Analisis Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Terjadinya Dismenore Pada Remaja Putri Di Pondok Pesantren MTA Gemolong

Authors

  • Diah Wahyu Susita Putri Universitas Kusuma Husada Surakarta
  • Wijayanti Wijayanti Universitas Kusuma Husada Surakarta
  • Yunia Renny Andhikatias Universitas Kusuma Husada Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.69693/ijim.v4i3.1558

Keywords:

dismenore, remaja putri, siklus menstruasi, aktivitas fisik, stres

Abstract

Dismenore merupakan keluhan menstruasi yang umum dialami oleh remaja putri dan dianggap sebagai salah satu masalah kesehatan reproduksi yang paling sering terjadi pada masa remaja. Dismenore dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, prestasi akademik, partisipasi dalam kegiatan olahraga, serta interaksi sosial. Tingkat keparahan nyeri bervariasi pada setiap individu, mulai dari rasa tidak nyaman ringan hingga nyeri berat yang dapat menurunkan kualitas hidup secara signifikan. Beberapa faktor, seperti usia, usia menarke, siklus menstruasi, aktivitas fisik, dan tingkat stres, diduga berhubungan dengan kejadian dismenore. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara usia, usia menarke, siklus menstruasi, aktivitas fisik, dan tingkat stres dengan kejadian dismenore pada remaja putri. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan melibatkan 40 responden. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan uji Chi-square. Distribusi usia responden terdiri atas usia 11 tahun (7,5%), 12 tahun (10%), 13 tahun (22,5%), 14 tahun (25%), dan 15 tahun (35%). Berdasarkan usia menarke, sebanyak 30% responden mengalami menarke pada usia 11 tahun, 50% pada usia 12 tahun, dan 20% pada usia 13 tahun. Sebagian besar responden memiliki siklus menstruasi yang teratur (60%), melakukan aktivitas fisik ringan (57,5%), dan memiliki tingkat stres ringan (42,5%). Hasil uji Chi-square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan secara statistik antara pola siklus menstruasi, aktivitas fisik, dan tingkat stres dengan kejadian dismenore pada remaja putri (p < 0,001). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa keteraturan siklus menstruasi, aktivitas fisik, dan tingkat stres berhubungan secara signifikan dengan kejadian dismenore. Temuan ini menegaskan pentingnya upaya promotif dan preventif untuk mengurangi kejadian dismenore serta meningkatkan kesehatan reproduksi remaja putri.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Daulay, S. A., & Yuningrum, H. (2025). Hubungan Usia Menarche dan Siklus Menstruasi terhadap Kejadian Dismenore pada Remaja Putri di SMAN 7 Bandar Lampung. Jurnal Formil (Forum Ilmiah) KesMas Respati, 10(3), 254–262.

Emaja, P. E. (2024). Tingkat Stres Terhadap Intensitas Dismenore Primer Pada Remaja Putri: Studi Cross Sectional. Jurnal Ilmu Keperawatan Dan Kebidanan, 15(1), 110–118. DOI: https://doi.org/10.26751/jikk.v15i1.2190

Jayanti, R., Nasution, A. S., & Munir, R. (2022). Determinan Kejadian Dismenore pada Mahasiswi Determinants of the Incidence of Dysmenorrhea in College Students. 7(2), 79–84. DOI: https://doi.org/10.22146/jkesvo.72218

Kushayati, N., Keperawatan, P. S., Keperawatan, A., Husada, D., Aprilin, H., Studi, P., Keperawatan, I., Tinggi, S., Kesehatan, I., & Husada, D. (2026). Volume 4 Nomor 1 | 2026 | 1. 4, 1–17.

Leni, M. (2021). Faktor-Faktor Yang Berhubungan dengan Kejadian Dysmenorrhea Primer Pada Remaja Putri. Citra Delima Scientific Journal of Citra Internasional Institute, 5(2), 86–94. DOI: https://doi.org/10.33862/citradelima.v5i2.267

Lubis, G. J., Yuviska, I. A., & Susilawati, S. (2022). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Terjadinya Dismenorea Primer. ANJANI Journal (Medical Science & Healthcare Studies), 2(2), 53–60. DOI: https://doi.org/10.37638/anjani.v2i2.564

Maghfirah, N., Putra, B. P., Murnita, I. A., & Pembahasan, H. (2023). Dismenore pada Mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Bosowa Dysmenorrhea in Female Students of the Faculty of Medicine , Bosowa University Pendahuluan Metode Penelitian. 1(2), 55–60. https://doi.org/10.56326/bmj.v1i2.2469 DOI: https://doi.org/10.56326/bmj.v1i2.2469

Misliani, A., Mahdalena, & Firdaus, S. (2024). Penanganan Dismenore Cara Farmakologi dan Nonfarmakologi. Journal Citra Keperawatan Poltekkes Kemenkes Banjarmasin, 7(1), 23–32. DOI: https://doi.org/10.31964/jck.v7i1.100

Mustikoningrum, D., Kristin, A., Safitri, Z., Rachmawati, Y., Ayu, G., Prabowo, E., Nabillah, R., Putri, A. A., Ramadhani, A. D., Ikhsani, R. A., Kinanti, N., & Pramesti, M. P. (2025). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Dismenore, Pengetahuan dan Tindakan untuk Mengatasi Dismenore pada Mahasiswi Universitas Airlangga. Jurnal Farmasi Komunitas, 12(1), 22–31. DOI: https://doi.org/10.20473/jfk.v12i1.55205

Octariyana, O., Lestrai, D., & Apriliani, A. (2022). Faktor-Faktor Determinan Dismenorea Primer pada Remaja Putri di Sekolah Menengah Atas (SMA) Boarding School Aziziah Palembang. Jurnal Surya Medika, 8(3), 243–250. DOI: https://doi.org/10.33084/jsm.v8i3.4518

Rahmawati, F. C. (2022). Hubungan Asupan Zat Besi dan Usia Menarche dengan Kejadian Dismenore pada Remaja Putri. Jurnal Penelitian Inovatif, 2(3), 469–476. DOI: https://doi.org/10.54082/jupin.105

Rahmayanti, A., Jafar, F. I., & Rijai, L. (2023). Analisis Karakteristik Dismenore pada Remaja Putri. In Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences (Vol. 18, pp. 7–11). DOI: https://doi.org/10.25026/mpc.v18i1.696

Resty, H., Handayani, S., & Alnur, R. D. (2022). Risk Factors of Primary Dysmenorrhea in Students of SMK PGRI 1 Jakarta Timur. Journal of Community Health, 8(1), 97–101. DOI: https://doi.org/10.25311/keskom.Vol8.Iss1.1079

Salsabila, J. P., Nugraheni, W. T., & Ningsih, W. T. (2023). Faktor Risiko Yang Mempengaruhi Kejadian Dismenore Pada Siswi di MTs Muhammadiyah 2 Palang Kabupaten Tuban. Jurnal Multidisiplin Indonesia, 2(9), 2589–2599. DOI: https://doi.org/10.58344/jmi.v2i9.508

Stres, T., Khoirunnisa, F., & Humayrah, W. (2024). Hubungan Siklus Menstruasi, Kualitas Tidur, Tingkat Stres, Aktivitas Fisik dan Status Gizi Dengan Kejadian Dismenorea Primer Pada Santriwati. Journal of Nutrition College, 13(4), 321–329. DOI: https://doi.org/10.14710/jnc.v13i4.41433

Surastri, N. L., Citrawati, N. K., & Lestari, N. K. (2025). Gambaran Tingkat Pengetahuan Dan Penanganan Dismenore Pada Remaja Putri di SMA Negeri 2 Kuta Utara. Jurnal Kesehatan Madani Medika, 16(1).

Widarti, S., Ariningtyas, N., & Zahra, M. N. (2024). Tingkat Pengetahuan Remaja Putri Tentang Dismenore Pada Siswi Kelas X di SMP Negeri 2 Sewon. Jurnal Ilmu Kesehatan Mulia Madani Yogyakarta, 5(2), 40–47.

Zuhkrina, Y., & Martina, M. (2023). Determinan Faktor Penyebab Dismenore pada Remaja Putri di Desa Lubuk Sukon Kecamatan Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar Tahun 2022. Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 2(1), 123–130. DOI: https://doi.org/10.54259/sehatrakyat.v2i1.1504

Downloads

Published

2026-07-17

How to Cite

Putri, D. W. S., Wijayanti, W., & Andhikatias, Y. R. (2026). Analisis Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Terjadinya Dismenore Pada Remaja Putri Di Pondok Pesantren MTA Gemolong. Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research, 4(3), 2771–2781. https://doi.org/10.69693/ijim.v4i3.1558