Analisis Kenyamanan Pengguna Ruang Kerja Open Space Fungsi Perkantoran

Authors

  • Kerlima Hutagoal Universitas Mpu Tantular
  • Bayu Armada Universitas Mpu Tantular
  • Sutitno Sutitno Universitas Mpu Tantular
  • Marico Daniel Tapilatu Universitas Mpu Tantular

DOI:

https://doi.org/10.69693/ijim.v4i3.1541

Keywords:

Kenyamanan Pengguna, Ruang Bekerja, Open-Space, Permasalahan Psikologis, Psikologi Arsitektur

Abstract

Kantor open-space merupakan konsep desain ruang kerja yang telah banyak diterapkan pada lingkungan perkantoran modern karena mampu meningkatkan fleksibilitas, komunikasi, dan kolaborasi antarpegawai. Namun demikian, dari perspektif psikologi arsitektur, ruang kerja open-space juga dapat menimbulkan berbagai tantangan psikologis, seperti kebisingan, distraksi visual, berkurangnya privasi, serta kelelahan mental yang disebabkan oleh tingginya intensitas interaksi antarpengguna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tata ruang kantor open-space terhadap kenyamanan pengguna, perilaku kerja, dan produktivitas melalui studi kasus yang dilakukan pada ruang kerja open-space di sebuah perusahaan yang berlokasi di Jakarta. Penelitian ini bertujuan menganalisis ruang Engineering pada lantai 5 berdasarkan kajian psikologi arsitektur untuk memahami pengaruh tata ruang terhadap aktivitas kerja dan kenyamanan pengguna. Hasil analisis menunjukkan bahwa ruang Engineering menerapkan konsep open space yang mendukung interaksi, koordinasi, dan kolaborasi antarpegawai. Posisi ruang yang berdekatan dengan ruang rapat dan ruang kepala departemen memperlihatkan peran strategis divisi Engineering dalam mendukung aktivitas operasional kantor. Namun, konsep ruang terbuka juga menimbulkan beberapa tantangan, seperti meningkatnya gangguan konsentrasi, berkurangnya privasi, serta potensi kelelahan psikologis akibat tingginya intensitas aktivitas di lingkungan kerja. Oleh karena itu, kualitas ruang kerja tidak hanya ditentukan oleh efisiensi tata letak dan kapasitas pengguna, tetapi juga oleh kemampuannya dalam menyeimbangkan kebutuhan interaksi sosial dan fokus individual. Penerapan prinsip-prinsip psikologi arsitektur, seperti pengaturan personal space, akustik, pencahayaan, buffer visual, dan zonasi aktivitas, menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang produktif, nyaman, dan mendukung kesejahteraan pengguna.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Becker, F. D. (1981). Work Space: Creating Environments in Organizations. New York: Praeger Publishers.

Brennan, A., Chugh, J. S., & Kline, T. (2002). Traditional versus Open Office Design: A Longitudinal Field Study. Environment and Behavior, 34(3), 279–299.

Gifford, R. (2014). Environmental Psychology: Principles and Practice (5th ed.). Optimal Books.

Rapoport, A. (1977). Human Aspects of Urban Form: Towards a Man–Environment Approach to Urban Form and Design. Oxford: Pergamon Press.

Sommer, R. (1969). Personal Space: The Behavioral Basis of Design. Englewood Cliffs, NJ: Prentice-Hall.

Altman, I. (1975). The Environment and Social Behavior: Privacy, Personal Space, Territory, and Crowding. Monterey, CA: Brooks/Cole.

Hall, E. T. (1966). The Hidden Dimension. New York: Doubleday.

Evans, G. W. (2003). The Built Environment and Mental Health. Journal of Urban Health, 80(4), 536–555.

Heerwagen, J. H. (2000). Green Buildings, Organizational Success, and Occupant Productivity. Building Research & Information, 28(5–6), 353–367.

Dul, J., & Ceylan, C. (2011). Work Environments for Employee Creativity. Ergonomics, 54(1), 12–20.

Vischer, J. C. (2007). The Effects of the Physical Environment on Job Performance: Towards a Theoretical Model of Workspace Stress. Stress and Health, 23(3), 175–184.

Kim, J., & de Dear, R. (2013). Workspace Satisfaction: The Privacy–Communication Trade-off in Open-plan Offices. Journal of Environmental Psychology, 36, 18–26.

De Croon, E., Sluiter, J., Kuijer, P., & Frings-Dresen, M. (2005). The Effect of Office Concepts on Worker Health and Performance: A Systematic Review. Ergonomics, 48(2), 119–134.

Oldham, G. R., & Brass, D. J. (1979). Employee Reactions to an Open-Plan Office: A Naturally Occurring Quasi-Experiment. Administrative Science Quarterly, 24(2), 267–284.

Sailer, K., & Thomas, M. (2020). Valuing Office Workers' Well-being: The Influence of Workspace Design. Journal of Corporate Real Estate, 22(2), 115–130.

Dzikri Dzulfikar. (2025). Efektivitas Ruang Open Space terhadap Kolaborasi dan Produktivitas Pengguna di Gedung Direktorat Perguruan Tinggi Vokasi.

Sandy. (2022). Implementasi Open Workspace dalam Peningkatan Produktivitas Pegawai.

Laurens, J. M. (2004). Arsitektur dan Perilaku Manusia. Jakarta: Grasindo.

Ching, F. D. K. (2015). Architecture: Form, Space, and Order (4th ed.). Hoboken, NJ: John Wiley & Sons.

Neufert, E. (2012). Architects' Data (4th ed.). Oxford: Wiley-Blackwell.

Downloads

Published

2026-07-16

How to Cite

Hutagoal, K., Armada, B., Sutitno, S., & Tapilatu, M. D. (2026). Analisis Kenyamanan Pengguna Ruang Kerja Open Space Fungsi Perkantoran. Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research, 4(3), 2628–2637. https://doi.org/10.69693/ijim.v4i3.1541