Pemikiran Fazlur Rahman Tentang Hukum Kewarisan

Authors

  • Erfn Budiono Universitas Islam Negeri Palopo
  • Muh. Chaeril Harianto Universitas Islam Negeri Palopo
  • Reskian Anas Universitas Islam Negeri Palopo
  • Zakiah Mustary Universitas Islam Negeri Palopo
  • Andi Sukmawati Assad Universitas Islam Negeri Palopo

DOI:

https://doi.org/10.69693/ijim.v4i3.1538

Keywords:

Fazlur Rahman, Hukum Kewarisan, Double Movement, Kontekstualisasi

Abstract

Pemikiran hukum kewarisan Islam klasik sering kali dinilai bias gender dan kurang kontekstual terhadap dinamika sosial modern, khususnya mengenai pembagian hak waris perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengonstruksi pemikiran metodologis Fazlur Rahman mengenai reformasi hukum kewarisan Islam berdasarkan kajian literatur pada artikel-artikel ilmiah terbitan 2010–2025. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review secara kualitatif dengan menganalisis data sekunder dari 15 jurnal terindeks yang mengkaji pemikiran Fazlur Rahman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gagasan utama Rahman bertumpu pada metode Double Movement (Gerak Ganda) yang membedakan antara legal-spesifik teks Al-Qur'an dan ideal-moral yang dikandungnya. Implikasi metodologi ini memunculkan rekonstruksi hukum waris kontemporer yang menekankan keadilan sosial, termasuk formulasi pembagian waris 1:1 antara laki-laki dan perempuan pada kondisi sosial-ekonomi tertentu serta keadilan bagi ahli waris nonmuslim. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa reorientasi hukum waris dari pendekatan tekstual menuju kontekstual merupakan keniscayaan demi mewujudkan kemaslahatan umat di era modern.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Azhari, N., Kisworo, B., & Yusefri. (2023). Penerapan teori double movement Fazlur Rahman terhadap pembagian waris Islam dalam konteks kekinian. Al-Furqan: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya, 2(4), 210–222.

Fadilah, I. (2024). Implementasi teori double movement Fazlur Rahman terhadap bagian ahli waris nonmuslim. Jurnal Ta'lim, 12(1), 45–58.

Fareha, F. (2024). Relevansi konsep waris Fazlur Rahman perspektif maqāṣid asy-syarī'ah. Syariati: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hukum, 10(2), 134–148.

Fauzi, A. (2018). Kontekstualisasi hukum waris Islam di Indonesia: Telaah atas teori gerak ganda Fazlur Rahman. Jurnal Hukum Islam (JHI), 16(1), 89–104.

Huda, N. (2017). Dekonstruksi hukum waris Islam klasik: Membaca pemikiran Fazlur Rahman dan Asghar Ali Engineer. Jurnal Ahkam, 17(2), 315–330.

Iqbal, M. (2012). Pembaharuan hukum kewarisan Islam kontemporer (Kajian atas metodologi gerak ganda Fazlur Rahman). Jurnal Ilmiah Syari'ah (JIS), 11(1), 55–70.

Jaedil, & Patihatin, N. (2025). Implementasi keadilan sosial double movement Fazlur Rahman dalam pembagian harta waris keluarga adat Jawa. Al-Manhaj: Journal of Indonesian Islamic Family Law, 7(1), 12–28.

Muttaqin, L. (2013). Aplikasi teori double movement Fazlur Rahman terhadap doktrin kewarisan Islam klasik. Al-Manahij: Jurnal Kajian Hukum Islam, 7(2), 245–260.

Muyasaroh, H. (2021). Perempuan dalam poligami dan kewarisan (Pendekatan metode double movement Fazlur Rahman). Al-Munqidz: Jurnal Kajian Keislaman, 9(3), 188–201.

Pahrudin, M. Z. (2019). Reinterpretasi ayat-ayat kewarisan: Studi komparatif pemikiran Muhammad Syahrur dan Fazlur Rahman. Jurnal Al-Mazahib, 7(1), 77–92.

Rahmah, S. (2016). Keadilan gender dalam hukum waris Islam (Analisis hermeneutika double movement Fazlur Rahman). Musawa: Jurnal Studi Gender dan Islam, 15(2), 167–180.

Ridwan. (2015). Metode hermeneutika Fazlur Rahman dan implikasinya terhadap rekonstruksi hukum kewarisan. Yudisia: Jurnal Pemikiran Hukum dan Hukum Islam, 6(1), 112–127.

Sadat, A. (2022). Formulasi pembagian waris 1:1 kontemporer: Telaah kritis pemikiran Fazlur Rahman. Asy-Syari'ah: Jurnal Hukum Islam, 8(2), 143–156.

Syaifuddin. (2020). Analisis ayat-ayat kewarisan dalam Al-Qur'an (Telaah kritis atas aplikasi metode double movement Fazlur Rahman). Jurnal Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir, 4(2), 95–110.

Taufiqurrahman. (2014). Konsep ideal-moral kewarisan Islam menurut Fazlur Rahman. De Jure: Jurnal Hukum dan Syari'ah, 6(1), 34–48.

Downloads

Published

2026-07-16

How to Cite

Budiono, E., Harianto, M. C., Anas, R., Mustary, Z., & Assad, A. S. (2026). Pemikiran Fazlur Rahman Tentang Hukum Kewarisan. Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research, 4(3), 2668–2674. https://doi.org/10.69693/ijim.v4i3.1538