Kekerasan Simbolik dan Resistensi Kelas dalam Tiang Garam Karya Royyan Julian: Kajian Sosiologi Sastra
DOI:
https://doi.org/10.69693/ijim.v4i3.1488Abstract
Pergeseran nilai kebudayaan lokal akibat penetrasi kapitalisme agraris sering kali melahirkan ketimpangan struktur kelas dan subordinasi gender yang masif di pedesaan. Artikel ini bertujuan untuk mengurai konstelasi ranah sosial (arena), formasi habitus tokoh utama (Kana), dan mekanisme pertarungan modal (ekonomi, kultural, sosial, dan simbolik) di Dusun Kotasek, sebagaimana direpresentasikan dalam novel Tiang Garam karya Royyan Julian. Menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiologi sastra berbasis strukturalisme konstruktif Pierre Bourdieu, analisis difokuskan pada teks novel sebagai data primer yang dibedah melalui pembacaan heuristik dan hermeneutik. Hasil penelitian menunjukkan dua temuan utama. Pertama, dominasi kelas borjuis lokal yang direpresentasikan oleh tokoh Haji Badawi ditopang oleh penguasaan mutlak atas sarana ekonomi dan manipulasi modal simbolik. Eksploitasi ini mereduksi nilai sakral masyarakat Madura, khususnya tanah sangkol (tanah warisan leluhur), menjadi komoditas pasar melalui rekayasa gaya hidup yang menipu kesadaran kelas bawah. Kedua, tokoh Kana merepresentasikan resistensi keagenan subaltern yang dinamis. Ia bertransformasi dari objek kekerasan simbolik yang teralienasi oleh stigma infertilitas patriarkal menjadi subjek rasional yang berdaya. Dengan mengakumulasi modal kultural dan ekonomi baru di luar ranah asalnya, Kana meruntuhkan hegemoni struktur dan merekonversi modalnya untuk melawan dominasi kelas penguasa lokal. Kajian ini menyimpulkan bahwa takdir sosiologis dan subordinasi perempuan di bawah bayang-bayang kuasa patriarki-kapitalistik bukanlah suatu entitas yang statis, melainkan arena yang dapat diretas melalui mobilitas spasial dan kebangkitan kesadaran kritis.
Downloads
References
Adib, M. (2012). Agen dan struktur dalam pandangan Pierre Bourdieu. Jurnal BioKultur, 1(2), 91-110.
Azis, A., & Wiyatmi, W. (n.d.). Resistance to the patriarchal power over nature and women in the novel Tanjung Kemarau by Royyan Julian.
Bourdieu, P. (1984). Distinction: A social critique of the judgement of taste (R. Nice, Terj.). Harvard University Press.
Bourdieu, P. (1990). The logic of practice (R. Nice, Terj.). Stanford University Press.
Bourdieu, P. (1991). Language and symbolic power (G. Raymond & M. Adamson, Terj.). Harvard University Press.
Cindi, D. T. (2024). Resistansi Royyan Julian dan Muna Masyari terhadap budaya Madura melalui prosa fiksi serta pemanfaatannya untuk pembelajaran bahasa Indonesia.
Haerussaleh, H., & Huda, N. (2021). Modal sosial, kultural, dan simbolik sebagai representasi pelanggengan kekuasaan dalam novel The President karya Mohammad Sobary (Kajian Pierre Bourdiue). Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Metalingua, 6(1), 19–28. https://doi.org/10.21107/metalingua.v6i1.10032
Julian, R. (2023). Tiang garam. Pelangi Sastra.
Pamungkas, J., & Fitroh, M. A. M. (2026). Kontestasi modal simbolik pesantren di arena media. KAMBOTI: Jurnal Sosial Dan Humaniora, 6(2), 119–130. https://doi.org/10.51135/kambotivol6issue2page119-130
Purnomo, S. H., Rahmaulidayani, A. R., & Supriyanto, T. (2026). Bentuk simbolik kekerasan garuda putih dalam novel Garuda Putih karya Suparto Brata (Kajian sosiologi sastra Pierre Bourdieu). Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya, 8(2), 407-419.
Rahman, S., & Cindi, D. T. (2025). Eksploitasi alam dalam perspektif sastra: Kajian ekologi sastra novel Tiang Garam karya Royyan Julian dan implikasinya pada pendidikan literasi lingkungan. GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 684–688. https://doi.org/10.19105/ghancaran.vi.18166
Romadhon, S., Ahmadi, A., Yohanes, B., & Nugroho, F. H. (2025). Relasi kuasa dan struktur sosial yang membentuk narasi antikorupsi dalam novel Orang-Orang Proyek. Ghâncaran: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 7(1), 123-139.
Salam, A. (2012). Sosiologi sastra perspektif Pierre Bourdieu. Universitas Gadjah Mada.
Warih, L. H., & Wijayanti, J. (2025). Kajian feminisme dan stereotip gender dalam novel Tiang Garam karya Royyan Julian.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















