Ambivalensi Kolonial dan Krisis Identitas Tokoh Indo dalam Novela Mencari Sima di Hindia Belanda Karya Angelina Enny: Kajian Poskolonial

Authors

  • Affan Maulidi Rahamatullah Universitas Madura
  • Andi Hidayatullah Universitas Madura
  • Nadia Fitri Universitas Madura
  • Mofidatul Hasanah Fida Universitas Madura
  • Moh Wadut Universitas Madura
  • Masri'ah Nimas Universitas Madura

DOI:

https://doi.org/10.69693/ijim.v4i3.1472

Keywords:

identitas pascakolonial, krisis identitas, tokoh Indo, poskolonial, Homi K. Bhabha.

Abstract

Kolonialisme tidak hanya menghasilkan dominasi politik dan ekonomi, tetapi juga membentuk identitas yang kompleks pada subjek yang hidup dalam perjumpaan antara budaya kolonis dan terjajah. Salah satu kelompok yang mengalami kondisi tersebut adalah masyarakat Indo yang menempati posisi ambigu dalam struktur sosial kolonial Hindia Belanda. Penelitian ini bertujuan mengungkap bentuk-bentuk ambivalensi kolonial dan menjelaskan bagaimana ambivalensi tersebut melahirkan krisis identitas tokoh Indo dalam novela Mencari Sima di Hindia Belanda karya Angelina Enny. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan poskolonial Homi K. Bhabha. Sumber data penelitian berupa novela Mencari Sima di Hindia Belanda, sedangkan data berupa narasi, dialog, monolog, dan deskripsi tokoh yang merepresentasikan ambivalensi kolonial dan krisis identitas. Pengumpulan data dilakukan melalui analisis dokumen, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ambivalensi kolonial tokoh Ernest Agerbeek direpresentasikan melalui keterputusan identitas, posisi sosial yang ambigu, pewarisan privilese kolonial, dan keterasingan dari akar budaya pribumi. Ambivalensi tersebut melahirkan krisis identitas yang ditandai oleh kesadaran terhadap asal-usul pribumi, konflik historis dan kultural, serta pencarian figur ibu. Penelitian ini menemukan bahwa ambivalensi kolonial menjadi prasyarat munculnya krisis identitas. Melalui negosiasi identitas dalam third space, Ernest membangun identitas baru sebagai subjek pascakolonial yang hibrid. Temuan ini memperkaya kajian poskolonial mengenai representasi identitas Indo dalam sastra Indonesia berlatar kolonial.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdullah, R. D., & Rabbani, I. (2022). IDENTITAS TOKOH PRIBUMI DALAM CERPEN PENUNJUK JALAN KARYA IKSAKA BANU: KAJIAN PASCAKOLONIAL HOMI K. BHABHA. MIMESIS. https://doi.org/10.12928/mms.v3i1.5247

Ashcroft, B. (2002). The UK economy [October 2002]. Quarterly Economic Commentary, 27, 14–15. https://consensus.app/papers/the-uk-economy-october-2002-ashcroft/3ab8a91fe4e95cbebc2240868b0bb343/

Bhabha, H. K. . (1994). The location of culture. Routledge.

Bosma, U., Raben, R., & Willems, W. (2008). Being “Dutch” in the Indies: A History of Creolisation and Empire, 1500-1920. https://consensus.app/papers/being-dutch-in-the-indies-a-history-of-creolisation-and-bosma-raben/d794da63c45e52559ad37284e1a361a1/

Burdakov, D., & Ashcroft, F. (2002). Shedding new light on brain metabolism and glial function. The Journal of Physiology, 544. https://doi.org/10.1113/jphysiol.2002.029090

Creswell, J. W. ., & Poth, C. N. . (2018). Qualitative inquiry & research design : choosing among five approaches. SAGE Publications.

Denzin, N. K. ., & Lincoln, Y. S. . (2018). The SAGE handbook of qualitative research. SAGE.

Dizayi, S. A. H., & Tahir, A. S. (2023). Postcolonial Identity Crisis in Selected Contemporary Novels. JOURNAL OF LANGUAGE STUDIES. https://doi.org/10.25130/jls.6.4.2.5

Fahlefi, M. I., Fitrah, Y., & Rahariyoso, D. (2023). Ambivalensi dan Hibriditas dalam Novel La Muli Karya Nunuk Y. Kusmiana (Kajian Pascakolonial). Kajian Linguistik Dan Sastra. https://doi.org/10.22437/kalistra.v2i2.23678

Furqon, S., & Busro, N. (2020). HIBRIDITAS POSTKOLONIALISME HOMI K. BHABHA Dalam Novel Midnight’s And Children Salman Rushdie. 9, 73–95. https://doi.org/10.26499/jentera.v9i1.494

Hall, S. (1990). Cultural Identity and Diaspora. Lawrence & Wishart.

Hardianti, S. (2022). Mimikri dan Ambivalensi dalam Cerpen “Ruma Sekola yang Saya Impiken” Karya Kwee Tek Hoay. Nusa: Jurnal Ilmu Bahasa Dan Sastra. https://doi.org/10.14710/nusa.17.2.83-95

Jatmiko, D. (2017). HIBRIDITAS TOKOH DALAM NOVEL REMAJA KERONCONG CINTA KARYA AHMAD FAISHAL. 4, 75–85. https://doi.org/10.26499/jentera.v4i2.447

Lestari, U. F. R. (2019). Analisis Pascakolonialisme Gadis Pantai Karya Pramoedya Ananta Toer dalam Teori Homi K. Bhabha. 14, 144–153. https://doi.org/10.26499/mm.v14i2.1197

Loomba, Ania. (2015). Colonialism/postcolonialism. Routledge.

Miles, M. B. ., Huberman, A. M. ., & Saldaña, Johnny. (2014). Qualitative data analysis : a methods sourcebook. SAGE Publications, Inc.

Stoler, A. Laura. (2002). Carnal knowledge and imperial power : race and the intimate in colonial rule. University of California Press.

Umar, A., & Lawan, N. (2024). Critical Review of Postcolonial Theory of Homi Bhabha’s Hybridity: A Study of “The Location of Culture.” Middle East Research Journal of Linguistics and Literature. https://doi.org/10.36348/merjll.2024.v04i01.003

Widyaningrum, H. K., Hasanudin, C., & Ambarwati, R. (2024). Mimikri, Ambivalensi, dan Stereotip: Kajian Postkolonial Puisi-Puisi Karya Wiji Thukul. SAWERIGADING. https://doi.org/10.26499/sawer.v30i1.975

Downloads

Published

2026-07-13

How to Cite

Rahamatullah, A. M., Hidayatullah, A., Fitri, N., Fida, M. H., Wadut, M., & Nimas, M. (2026). Ambivalensi Kolonial dan Krisis Identitas Tokoh Indo dalam Novela Mencari Sima di Hindia Belanda Karya Angelina Enny: Kajian Poskolonial. Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research, 4(3), 2052–2063. https://doi.org/10.69693/ijim.v4i3.1472