Pendekatan Konseling Kognitif Behavior dengan Teknik Meditasi untuk Meningkatkan Konsentrasi Siswa
DOI:
https://doi.org/10.69693/ijim.v4i3.1415Keywords:
konsentrasi, Konseling Behavioral, Teknik MeditasiAbstract
Konsentrasi adalah kemampuan individu untuk mampu memusatkan perhatian dan fokusnya melalui panca indra yang dimilikinya sehingga informasi yang diterima dapat diproses secara optimal tanpa mudah teralihkan oleh rangsangan lain. Banyak siswa menunjukkan tingkat konsentrasi yang rendah dalam proses pembelajaran karena kurang mampu mengendalikan respons panca inderanya terhadap berbagai stimulus di lingkungan belajar. Siswa cenderung mudah terdistraksi oleh penggunaan gadget, rangsangan visual di sekitar kelas, percakapan teman, maupun stimulus lainnya yang menarik perhatian mereka. Selain itu, sebagian siswa menganggap materi pelajaran kurang penting sehingga perhatian mereka tidak terfokus secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas pendekatan konseling kognitif behavioral dengan teknik meditasi untuk meningkatkan konsentrasi siswa. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuasi eksperimen dengan desain pretest–posttest control group yang bertujuan untuk mengetahui tingkat efektivitas suatu perlakuan terhadap kelompok eksperimen. Dalam pelaksanaannya, subjek penelitian dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang mendapatkan layanan konseling dengan teknik Cognitive Restructuring dan kelompok kontrol yang tidak diberikan perlakuan. Terdapat perbedaan tingkat konsentrasi yang signifikan antara siswa yang diberikan pendekatan konseling kognitif behavioral dengan teknik meditasi dan siswa yang tidak diberikan pendekatan konseling kognitif behavioral dengan teknik meditasi. Pendekatan konseling kognitif behavioral dengan teknik meditasi terbukti efektif untuk meningkatkan konsentrasi siswa. Berdasarkan hasil pengujian tersebut, dapat disimpulkan bahwa pendekatan konseling kognitif behavioral dengan teknik meditasi memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan konsentrasi siswa, sehingga hipotesis penelitian yang diajukan dapat diterima.
Downloads
References
Arikunto, S. (2022). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. (2024). Kamus Besar Bahasa Indonesia
(Edisi V). Jakarta: Badan Bahasa.
Beck, A. T. (2011). Cognitive therapy: Basics and beyond. New York: Guilford Press. Beck, J. S. (2011). Cognitive behavior therapy: Basics and beyond (2nd ed.). New York: Guilford Press.
Beck, J. S. (2020). Cognitive behavior therapy: Basics and beyond (3rd ed.). New York: Guilford Press.
Boekaerts, P. R. Pintrich, & M. Zeidner (Eds.), Handbook of self-regulation (pp. 13– 39). San Diego: Academi
Corey, G. (2013). Theory and practice of counseling and psychotherapy (9th ed.). Belmont, CA: Brooks/Cole.
Corey, G. (2017). Theory and practice of counseling and psychotherapy (10th ed.). Boston, MA: Cengage Learning.
Davidson, R. J., & Begley, S. (2022). The emotional life of your brain. New York: Plume. Dharsana, I. K. (2018). Layanan bimbingan dan konseling di sekolah. Singaraja:
Universitas Pendidikan Ganesha Press.
Dharsana, I. K., & Paramartha, W. E. PENGEMBANGAN PENYUSUNAN RPBK BERKARAKTER MELALUI KAJI TINDAK BIMBINGAN KONSELING.
Ellis, A. (1994). Reason and emotion in psychotherapy. New York: Carol Publishing Group.
Gagné, R. M. (1985). The conditions of learning and theory of instruction (4th ed.). New York: Holt, Rinehart and Winston.
Goleman, D., & Davidson, R. J. (2021). Altered traits: Science reveals how meditation changes your mind, brain, and body. New York: Penguin Random House.
Halidi, R. (2021, 30 September). Survei: 86 persen anak kesulitan konsentrasi saat belajar daring.
Harianto, J. (2015). Teori pembelajaran pemrosesan informasi.
Hartono, A. (2021). Pengembangan buku panduan. Purwokerto: Universitas Muhammadiyah Purwokerto
Iswanti, F. R. (2021). Pengaruh teknik self-talk terhadap konsentrasi belajar siswa. Jurnal Psikologi Pendidikan, 6(2), 112–121.
Izzaty, R. E., et al. (2008). Konseling kognitif dan aplikasinya di sekolah. Yogyakarta: UNY Press.
James, W. (1890). The principles of psychology. New York: Henry Holt and Company. DOI: https://doi.org/10.1037/10538-000
Kabat-Zinn, J. (2021). Wherever you go, there you are: Mindfulness meditation in everyday life. New York: Hachette Books.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2023). Pemulihan pembelajaran pasca pandemi COVID-19: Studi kasus. Jakarta: Kemendikbudristek.
Kurniawati, R. (2022). Pengembangan teknik meditasi untuk meningkatkan konsentrasi belajar siswa di kelas X SMA (Skripsi, Universitas Negeri Jakarta).
Kusumadewi, R. (2020). Terapi kognitif untuk remaja. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Mahayani, L. D., Wibawa, I. M. C., & Paramartha, W. E. (2024). Media e-komik berbasis kontekstual untuk meningkatkan keterampilan literasi pada siswa kelas VI sekolah dasar. International Journal of Natural Science and Engineering, 8(2), 105–120. DOI: https://doi.org/10.23887/ijnse.v8i2.95771
Meichenbaum, D. (1977). Cognitive-behavior modification: An integrative approach. New York: Plenum Press. DOI: https://doi.org/10.1007/978-1-4757-9739-8
Neisser, U. (1967). Cognitive psychology. New York: Appleton-Century-Crofts.
Nurhadi, N. (2021). Pengembangan rencana pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling (RPLBK).
Paramartha, W. E., Dharsana, I. K., Suranata, K., & Padmi, N. M. D. Teknik Hypnocounseling Dalam Konseling Psikoanalisis: Sebuah Pendekatan Efektif Untuk Meningkatkan Achievement Siswa.
Rachmawati, A. (2021). Pengembangan model pembelajaran berbasis mindfulness untuk meningkatkan konsentrasi belajar siswa (Skripsi, Universitas Pendidikan Indonesia).
Ratey, J. J. (2008). Spark: The revolutionary new science of exercise and the brain. New York: Little, Brown and Company.
Riinawati, M. (2020). Hubungan konsentrasi belajar siswa terhadap prestasi belajar.
Riinawati, M. (2021). Hubungan konsentrasi belajar siswa terhadap prestasi belajar peserta didik pada masa pandemi Covid-19 di SDN Karang Mekar 4 Banjarmasin. DOI: https://doi.org/10.31004/edukatif.v3i4.886
Safitri, A. N., Anugrahana, A., & Saptoro, A. (2022). Meningkatkan konsentrasi belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran berbasis masalah pasca pandemi COVID-19 di SDN Bangunrejo. DOI: https://doi.org/10.31004/jpdk.v4i4.6252
Sari, D., & Yunita, R. (2020). Pengembangan modul bimbingan konseling kognitif untuk meningkatkan konsentrasi belajar siswa SMP. Jurnal Konseling dan Psikologi, 4(1), 33–40. DOI: https://doi.org/10.19105/ec.v4i2.9462
Segal, Z. V., Williams, J. M. G., & Teasdale, J. D. (2021). Mindfulness-based cognitive therapy for depression (2nd ed.). New York: Guilford Press.
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suryana, E., Lestari, A., & Harto, K. (2022). Teori pemrosesan informasi dan implikasi dalam pembelajaran. Jurnal Ilmiah Mandala Education, 8(3). DOI: https://doi.org/10.58258/jime.v8i3.3498
Trim, S. (2018). Mengenal buku panduan/pedoman.
Ulfatin, N. (2022). Perencanaan bimbingan dan konseling. Malang: UMM Press. Zimmerman, B. J. (2000). Attaining self-regulation: A social cognitive perspective. In M.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















