Pengungsi Suriah dan Implikasinya terhadap Stabilitas Keamanan Manusia di Timur Tengah Tahun 2026
DOI:
https://doi.org/10.69693/ijim.v4i3.1403Keywords:
Krisis Pengungsi, Suriah, Stabilitas Keamanan Manusia, Timur TengahAbstract
Krisis pengungsi Suriah yang berlangsung sejak 2011 telah memberikan tekanan multidimensional terhadap stabilitas keamanan manusia di kawasan Timur Tengah, khususnya di negara-negara penerima seperti Turki, Lebanon, dan Yordania. Kajian kualitatif berbasis studi kepustakaan (library research) ini mengumpulkan dan menganalisis data sekunder dari laporan organisasi internasional, jurnal akademik, dan publikasi ilmiah yang relevan menggunakan kerangka human security yang mencakup dimensi keamanan ekonomi, kesehatan, dan sosial. Krisis pengungsi terbukti memberikan tekanan pada pasar tenaga kerja dan distribusi sumber daya ekonomi, membebani kapasitas layanan kesehatan, serta memengaruhi dinamika hubungan sosial antara pengungsi dan masyarakat lokal. Dampak-dampak tersebut saling berkaitan dan secara kolektif mencerminkan penurunan stabilitas keamanan manusia di tingkat kawasan. Penanganan krisis ini memerlukan pendekatan komprehensif yang melibatkan kerja sama internasional secara berkelanjutan dan efektif guna menjamin perlindungan terhadap individu, baik pengungsi maupun masyarakat lokal di negara penerima.
Downloads
References
Abdulqadir, F. S. (2025). Repatriation as a Durable Solution for Syrian Refugees in Iraq: Challenges and Opportunities Post-Syria’s Political Transition. Al-Rafidain Journal of Political Science.
Betts, A., & Collier, P. (2017). Refuge: Transforming a Broken Refugee System. Allen Lane.
International Crisis Group. (2021). The Abraham Accords and the Changing Dynamics of Middle East Politics.
International Crisis Group. (2024). Syria’s Refugee Dilemma: Return, Reintegration, and Regional Stability.
International Organization for Migration. (2024). World Migration Report 2024.
Kusuma, A. S. (n.d.). Human Security dalam Hubungan Internasional: Sebuah Pengantar.
Newman, E. (2010). Critical Human Security Studies. Review of International Studies, 36(1), 77–94.
Programme, U. N. D. (1994). Human Development Report 1994: New Dimensions of Human Security. Oxford University Press. https://hdr.undp.org/system/files/documents//hdr1994encompletenostatspdf.pdf
Savitri, A. A., & Sudiar, S. (2025). Aulia_Ariyani_Savitri_Jurnal_1902046005 (02-03 26-04-21-49). EJournal Ilmu Hubungan Internasional, 13.
Tadjbakhsh, S., & Chenoy, A. M. (2007). Human Security: Concepts and Implications. Routledge. https://doi.org/10.4324/9780203960939
United Nations. (2003). Human Security Now: Protecting and Empowering People. Commission on Human Security.
United Nations Children’s Fund. (2024). Syria Crisis Situation Report.
United Nations Development Programme. (1994). Human Development Report 1994: New Dimensions of Human Security. http://hdr.undp.org
United Nations High Commissioner for Refugees. (2025). Global Trends: Forced Displacement in 2024.
World Bank. (2020). The Mobility of Displaced Syrians: An Economic and Social Analysis.
World Health Organization. (2022). World Report on the Health of Refugees and Migrants.
World Health Organization. (2023). Refugee and Migrant Health: Global Competency Standards for Health Workers.
Yüksel, U. (2025). Syria in Transition: Political Promises, Economic Challenges, and the Protection Gap in Refugee Returns. International Journal of Human Mobility, 5(1).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















