Pengembangan Sistem Rekrutmen dan Seleksi Satpam yang Efektif untuk Meningkatkan Kualitas Keamanan di Lingkungan Kerja

Authors

  • Khoirul Anam Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

DOI:

https://doi.org/10.69693/ijim.v2i2.131

Keywords:

Keamanan lingkungan kerja, Satpam, Rekrutmen dan seleksi

Abstract

Keamanan di lingkungan kerja menjadi isu yang kian penting seiring dengan kompleksitas bisnis yang meningkat dan maraknya tindak kriminalitas. Gangguan keamanan di area kerja dapat mengakibatkan kerugian finansial yang signifikan, kerusakan reputasi perusahaan, bahkan hilangnya nyawa. Oleh karena itu, perusahaan perlu melakukan berbagai upaya proaktif untuk meningkatkan kualitas keamanan di lingkungan kerjanya. Salah satu upaya krusial yang dapat dilakukan adalah dengan meningkatkan kualitas satpam. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem rekrutmen dan seleksi satpam yang efektif untuk meningkatkan kualitas keamanan di lingkungan kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus di PT. Prima Karya Sarana Sejahtera (Pkss). Data dikumpulkan melalui observasi partisipan dalam proses rekrutmen dan seleksi satpam, wawancara dengan informan, dan analisis dokumen terkait sistem rekrutmen dan seleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem rekrutmen dan seleksi satpam yang efektif harus mencakup beberapa tahapan seleksi, seperti tes pengetahuan, tes fisik, tes psikologi, dan wawancara. Selain itu, sistem rekrutmen dan seleksi satpam harus melibatkan berbagai pihak, seperti HRD, Kepala Keamanan, Satpam Senior, dan psikolog. Penelitian ini merekomendasikan beberapa langkah untuk meningkatkan sistem rekrutmen dan seleksi satpam di Pkss, yaitu: Mengembangkan standar kualifikasi dan kompetensi satpam yang jelas dan terukur, Menyempurnakan proses seleksi dengan menggunakan metode seleksi yang lebih komprehensif dan meningkatkan kualitas tes, Meningkatkan motivasi dan kesejahteraan satpam dengan memberikan gaji dan tunjangan yang layak, jaminan sosial, kesempatan pengembangan diri, penghargaan dan pengakuan, Memanfaatkan teknologi dan informasi untuk meningkatkan proses rekrutmen dan seleksi satpam. Bekerjasama dengan lembaga pendidikan dan pelatihan untuk meningkatkan kualitas satpam, Mendorong pemerintah untuk meningkatkan kebijakan dan regulasi terkait keamanan lingkungan kerja.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdulah. (2014). Manajemen dan Evaluasi Kinerja Karyawan. Yogyakarta: Aswaja Pressindo.

Agwu, E. O. (2016). Perencanaan dan Pengendalian Proyek Konstruksi. Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia.

Daspar. (2020). Pengaruh Lingkungan Kerja, Motivasi Kerja, dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan. Jurnal Ekonomi Manajemen Bisnis, Vol 1(02), 159-166. 31 Juli 2020. https://usbypkp.academia.edu/Departments/Economic/Documents

Hasibuan, N. (2019). Keselamatan Kesehatan Kerja dan Kondisi Lingkungan Kerja Fisik Terhadap Kinerja Karyawan. Jurnal Visionida Vol. 1(1), 1-9, 2019. https://ojs.unida.ac.id/jvs

Septiani, N. (2018). Beberapa Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Pekerja dalam Penerapan Safe Behavior Di PT. Hanil Jaya Steel. The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health, 6(2), p. 257. https://e-journal.unair.ac.id/IJOSH

Setyowati, D. L., Pratiwi, D., & Sultan, M. (2018). Hubungan Pengetahuan, Sikap, Pelatihan, Pengawasan dengan Persepsi tentang Penerapan SMK3. Faletehan Health Journal, 5(1), pp. 19–24. https://sinta.kemdikbud.go.id/journals/profile/6072

Sidauruk, S., Sutomo, A. H., & Budiyono, H. (2014). Komitmen Manajemen, Pengetahuan K3 & Sikap K3 dengan Penerapan SMK3 pada Pekerja. Jurnal Media Kesehatan, 8(2). https://jurnal.umsu.ac.id/

Silaban, G., dkk. (2009). Kinerja Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja Perusahaan Peserta Program Jaminan Kecelakaan Kerja pada PT Jamsostek Cabang Medan. Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan, 12(03), pp. 130–139. https://talenta.usu.ac.id/scripta/article/view/1163

Simanjuntak, Y. E., Lubis, H. S., & Lubis, A. M. (2012). Gambaran Pengetahuan, Sikap, dan Tindakan Pekerja pada Bagian Produksi Mengenai Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja di PT. TOBA PULP. Lestari PORSEA Tahun 2012. Jurnal Lingkungan dan Keselamatan Kerja, p. 10. https://ojs.polbap.ac.id/index.php/jhs/article/download/12/14

Sutomo, dkk. (2019). Pengaruh Pengetahuan, Kepatuhan dan Pengawasan melalui Moderasi Penerapan Sistem Manajemen K3 pada Industri Manufaktur di Kabupaten Bekasi dalam Upaya Menekan Angka Kecelakaan Kerja. Gaung Informatika, 12(2). https://jurnal.usahidsolo.ac.id/index.php

Tarwaka. (2014). Keselamatan dan Kesehatan Kerja : Manajemen dan Implementasi K3 di Tempat Kerja. Surakarta - Scholar UNAND.

Budiono, S. (2003). Bunga Rampai Hiperkes dan Keselamatan Kerja. Semarang: Universitas Diponegoro.

Silalahi, B. (2015). Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Bandung: Alfabeta.CV.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Jakarta: Sekretariat Negara. https://jdih.kemnaker.go.id/katalog-27-Undang-undang.html

Health and Safety Authority. (2006). Practical Guidelines on the Implementation and Maintenance of an Occupational Safety, Health and Welfare Management System, 0 Hogan Place, Dublin 2. http://hsa.ie/

Ahyari, Agus. (2012). Manajemen Sumber Daya Manusia. Yogyakarta: CV. Pustaka Cendekia Mulia.

Barry, Render dan Jay Heizer. (2011). Prinsip-prinsip Manajemen Operasi : Operations Management Jakarta : Salemba Empat.

Djarwanto. (2015). Manajemen Operasional. Bandung: Alfabeta.CV.

Mondy & Noe. (2013). Human Resources Management. Jakarta : Salemba Empat.

Nitisemito, A. (2015). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Gajah Mada University Press.

Downloads

Published

2024-06-30

How to Cite

Anam, K. (2024). Pengembangan Sistem Rekrutmen dan Seleksi Satpam yang Efektif untuk Meningkatkan Kualitas Keamanan di Lingkungan Kerja. Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research, 2(2), 300–311. https://doi.org/10.69693/ijim.v2i2.131