Analisis Pengaruh Efektivitas Radiator Berdasarkan Jenis Coolant Terhadap Unjuk Kinerja Mesin Yamaha Vixion
DOI:
https://doi.org/10.69693/ijim.v4i3.1296Keywords:
Coolant, Efektivitas Radiator, Sistem Pendinginan, Unjuk Kerja Mesin, Yamaha VixionAbstract
Sistem pendinginan memegang peranan vital dalam menjaga stabilitas termal mesin sepeda motor berperforma tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jenis coolant terhadap efektivitas radiator dan dampaknya terhadap unjuk kerja mesin Yamaha Vixion. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen kuantitatif dengan rancangan komparatif. Dua jenis coolant yang diuji adalah coolant tipe I (Yamalube YamaCoolant) dan coolant tipe II (Brembo Coolant). Pengujian dilakukan pada dua kondisi, yaitu mesin mati untuk mengukur penurunan suhu pasif dan mesin hidup stasioner untuk mengukur efektivitas radiator. Pengukuran suhu dilakukan pada interval 10, 30, dan 60 menit menggunakan thermocouple dengan ketelitian ±0,1°C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa coolant tipe I memiliki kinerja lebih unggul dengan rata-rata efektivitas radiator 19,86% dibandingkan coolant tipe II sebesar 16,23%, atau mengalami peningkatan sebesar 22,37%. Pada kondisi mesin mati, coolant tipe I menurunkan suhu sebesar 36°C dalam 60 menit, sedangkan coolant tipe II sebesar 31°C. Pada kondisi mesin hidup, coolant tipe I mampu menjaga suhu kerja mesin lebih rendah (91°C) dibandingkan coolant tipe II (97°C) pada menit ke-60. Kedua hipotesis penelitian diterima, menunjukkan bahwa jenis coolant berpengaruh positif terhadap efektivitas radiator, dan efektivitas radiator yang lebih tinggi berdampak positif terhadap unjuk kerja mesin melalui stabilitas suhu yang lebih baik. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan coolant berkualitas tinggi untuk mengoptimalkan sistem pendinginan Yamaha Vixion.
Downloads
References
Arizal Rizqi, K. (2015). Sirkulasi cairan pendingin pada mesin sepeda motor. Jurnal Mekanika Terapan, 4(2), 15–22.
Çengel, Y. A., & Ghajar, A. J. (2015). Heat and mass transfer: Fundamentals and applications (5th ed.). McGraw-Hill Education.
Dafid, & Sappu, F. (2021). Analisis efektivitas radiator terhadap kinerja sistem pendinginan mesin. Jurnal Teknik Mesin, 10(2), 85–92.
Fahri, I., Santoso, D., & Kurniawan, A. (2024). Analisis kinerja sistem pendingin radiator menggunakan 3 jenis air coolant yang berbeda pada mesin Toyota. Jurnal Teknik Mesin, 15(3), 101–110.
Fauzi, A., Nugroho, B., & Putra, R. (2022). Pengaruh penggunaan variasi cairan pendingin terhadap temperatur mesin sepeda motor matic 125 cc. Jurnal Rekayasa Otomotif, 12(1), 34–42.
Feriyanto, R., Arifin, M., & Hidayat, T. (2022). Peranan sistem pendingin mesin dalam menjaga performa dan kehandalan mesin. Jurnal Otomotif Indonesia, 8(2), 55–63.
Incropera, F. P., DeWitt, D. P., Bergman, T. L., & Lavine, A. S. (2007). Fundamentals of heat and mass transfer (6th ed.). John Wiley & Sons.
Kurniawan, A., Putra, A., & Rahman, M. (2023). Analisis penggunaan variasi cairan pendingin radiator terhadap suhu mesin pada sepeda motor Yamaha Vixion 150 cc. Jurnal Teknologi Mesin, 14(2), 77–85.
Legiman, S. (2014). Sistem pendingin mesin: Teori dan praktik. Penerbit Teknik Mesin.
Prasetyo, A., & Nugroho, B. (2022). Pengaruh variasi fluida pendingin terhadap kestabilan suhu kerja dan unjuk kinerja mesin berpendingin cairan. Jurnal Teknologi Mesin, 14(3), 101–108.
Putra, A., & Hidayat, B. (2023). Analisis karakteristik coolant terhadap efektivitas sistem pendinginan radiator kendaraan bermotor. Jurnal Rekayasa Otomotif, 9(2), 66–74.
Rahmad Susilo. (2023). Pengaruh efektivitas radiator berdasarkan jenis coolant terhadap unjuk kerja mesin Toyota Kijang. Jurnal Mesin dan Otomotif, 13(2), 88–96.
Rahman, M., Hidayat, T., & Putra, R. (2024). Pengaruh sistem pendinginan terhadap temperatur kerja dan performa mesin sepeda motor. Jurnal Teknik Mesin, 19(1), 45–53.
Raja, I. (2021). Prinsip kerja sistem pendingin mesin sepeda motor. Jurnal Teknik Otomotif, 11(1), 23–31.
Riko, A. (2021). Sistem pendinginan mesin: Teori dan aplikasi. Penerbit Teknika.
Siswando Lubis. (2023). Mekanisme perpindahan panas: Konduksi dan konveksi dalam sistem pendingin mesin. Jurnal Energi dan Mesin, 6(1), 12–20.
Wahid, H. (2021). Studi pengaruh variasi perbandingan coolant-water terhadap efektivitas radiator. Jurnal Teknologi Otomotif, 7(3), 45–53.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















