Reaktualisasi Konsep Al-Nafs Ibnu Miskawaih: Strategi Pendidikan Karakter Berbasis Self-Regulation di Era Digital
DOI:
https://doi.org/10.69693/ijim.v4i3.1189Keywords:
Al-Nafs, Ibnu Miskawaih, Pendidikan Karakter, Self-Regulation, Literasi DigitalAbstract
Pendidikan karakter di lingkungan kampus saat ini menghadapi tantangan yang berbeda dari satu dekade lalu. Mahasiswa tumbuh dalam lingkungan digital yang menuntut mereka mengelola dorongan, emosi, dan perhatian secara mandiri, sementara kerangka pendidikan karakter yang tersedia masih banyak bertumpu pada nilai-nilai normatif tanpa mekanisme psikologis yang jelas tentang bagaimana nilai tersebut diinternalisasi. Artikel ini mengkaji kembali konsep al-nafs (jiwa) dalam pemikiran Ibnu Miskawaih, khususnya pembagian tiga daya jiwa—al-syahwiyyah, al-ghadhabiyyah, dan al-nathiqah—serta empat kebajikan utama (al-hikmah, al-'iffah, al-syaja'ah, al-'adalah), dan menempatkannya sebagai kerangka konseptual untuk strategi self-regulation di ruang digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian pustaka (library research) yang bersifat analitis-konseptual, menelaah teks primer Tahdzib al-Akhlaq beserta literatur sekunder tentang self-regulated learning dan dinamika psikologi digital kontemporer. Hasil kajian menunjukkan bahwa kerangka al-nafs Ibnu Miskawaih memiliki struktur yang paralel dengan model regulasi diri Zimmerman, terutama pada fungsi al-nathiqah sebagai instans pengawas (monitoring) yang menyerupai tahap self-reflection, sementara al-syahwiyyah dan al-ghadhabiyyah memetakan dorongan impulsif yang dalam literatur modern dikaitkan dengan kecanduan media sosial, FOMO, dan perilaku cyberbullying. Artikel ini menawarkan tiga strategi penerapan—pembiasaan (al-'adah) dalam bentuk digital detox terjadwal, keteladanan (al-adab) melalui netiket kampus, dan muhasabah digital sebagai bentuk refleksi mingguan—yang dirumuskan sebagai jembatan operasional antara etika klasik dan kebutuhan literasi digital generasi Z. Implikasinya, pendidikan karakter berbasis al-nafs tidak perlu diposisikan sebagai doktrin yang terpisah dari psikologi modern, melainkan sebagai fondasi filosofis yang memberi makna dan arah bagi praktik regulasi diri yang sudah lebih dulu dikenal dalam dunia pendidikan kontemporer.
Downloads
References
Ahmad, J. (2026, June). STRATEGI REGULASI DIRI DALAM BELAJAR (SELF-REGULATED LEARNING) DALAM PENDIDIKAN ISLAM. In International Conference on Humanity Education and Society (ICHES) (Vol. 5, No. 1).
Almahdali, H., Susilatun, H. R., Safii, M., Mahdar, M., Falimu, F., & Zaadi, L. O. M. A. (2025). Sistem Komunikasi Indonesia (Konsepsi & Implementasi). Yayasan Tri Edukasi Ilmiah.
Bakri, S. (2018). Pemikiran Filsafat Manusia Ibnu Miskawaih: Telaah Kritis atas Kitab Tahdzib Al Akhlaq. Al-A'raf: Jurnal Pemikiran Islam Dan Filsafat, 15(1), 147-166. https://doi.org/10.22515/ajpif.v15i1.1102
Dewi, E. (2011). Akhlak dan Kebahagiaan Hidup Ibnu Miskawaih. Substantia: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin, 13(2), 257-266. http://dx.doi.org/10.22373/substantia.v13i2.4829
Fitrianingsih, A., & Bachri, S. (2025). Pengaruh content marketing dan electronic word of mouth (E-WoM) terhadap purchase decision produk Skin1004 yang dimediasi oleh fear of missing out (FoMO)(studi kasus pada Gen Z di Kota Palu). Entrepreneurship Bisnis Manajemen Akuntansi (E-BISMA), 167-187.
Hamim, N. (2014). Pendidikan akhlak: komparasi konsep pendidikan ibnu Miskawaih dan al-Ghazali. Ulumuna, 18(1), 21-40.
Huda, K., & Prilia, F. R. (2021). Relevansi Pendidikan Karakter Ibnu Miskawaih dengan Pendidikan Era Modern. Jurnal Penelitian Keislaman, 17(1), 71-86.
Imelda, R., & Harahap, M. Y. (2023). Muhasabah An-Nafs untuk Mengenali Potensi Diri Siswa di Madrasah Aliyah Swasta Miftahussalam Medan. Jurnal Pendidikan Dan Kewirausahaan, 11(2), 400-414.
Julianti, S. (2023). Cancel culture: Cyberbullying on twitter seen from the space transition theory. Jurnal Sosial Humaniora, 14(2), 162-176.
Maghfiroh, M. (2017). Pendidikan Akhlak Menurut Kitab Tahzib Al-Akhlaq Karya Ibnu Miskawaih. Tadris: Jurnal Pendidikan Islam, 11(2), 206-218. http://dx.doi.org/10.19105/tjpi.v11i2.1169
Muin, S., Pamungkas, B. T., Nur, F., Laili, M. N., & Sukmawati, E. W. (2026). STRATEGI PEMBELAJARAN BERBASIS KESADARAN DIRI (SELF-AWARENESS LEARNING) PADA PESERTA DIDIK ERA DIGITAL. Ndrumi: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora, 9(1), 47-59.
Mulia, H. R. (2019). Pendidikan Karakter: Analisa Pemikiran Ibnu Miskawaih. Jurnal Tarbawi: Jurnal Ilmu Pendidikan, 15(1), 39-51.
Oktavia, F., & Hanifah, N. N. (2024). Mental Health Crisis: Mengeksplorasi Penyebab dan Strategi Penanganan Fenomena FoMO pada Mahasiswa yang Terpapar Konten Bunuh Diri di TikTok. Jurnal Exact: Journal of Excellent Academic Community, 2(1), 1-11. https://ejournal.uin-suka.ac.id/tarbiyah
Pujianti, I., & Mulyana, A. (2024). Eksplorasi Dampak Cyberbullying di Media Sosial Terhadap Kesehatan Mental dan Prestasi Akademik Mahasiswa. Jurnal Penelitian Pendidikan, Universitas Pendidikan Indonesia.
Radtke, T., Apel, T., Schenkel, K., Keller, J., & von Lindern, E. (2022). Digital detox: An effective solution in the smartphone era? A systematic literature review. Mobile Media & Communication, 10(2), 190-215.
Rozi, F., Sos, S., & Kom, M. I. (2024). Tabayyun Digital, Dialektika Algoritma danPenggunaan Media Sosial Konten Islami. umsu press.
Setiawan, B. (2022). Pengembangan Self-Regulation Scale Mahasiswa berdasarkan Zimmerman Self-Regulation Model. Prophetic: Professional, Empathy, Islamic Counseling Journal, 5(2), 215-228.
Siregar, V. D., & Tafonao, T. (2021). Berbagai Konflik Dialami Oleh Remaja Di Era Digital 4.0 Ditinjau Dari Psikologi Perkembangan Afektif. Jurnal Semnastekmu, 1(1), 589-598. https://doi.org/10.51903/semnastekmu.v1i1.79
Swari, N. K. E. P., & Tobing, D. H. (2024). Dampak perbandingan sosial pada pengguna media sosial: Sebuah kajian literatur. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(7), 853-863.
Vijayabanu, C., & Gayathri, R. (2026). Lifestyle and Behavioral Trends of Younger Generations: A Global Social Issue Highlighting Emotional and Psychological Well-Being. In The Palgrave Handbook of Global Social Problems (pp. 1-18). Cham: Springer Nature Switzerland.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















