Evaluasi Kinerja Reproduksi Sapi Potong Pada Peternakan Rakyat Pasca Inseminasi Buatan Di Kecamatan Tolangohula Kabupaten Gorontalo

Authors

  • Syamsuri Muntalip Universitas Muhammadiyah Gorontalo
  • Mohammad Ervandi Universitas Muhammadiyah Gorontalo
  • Widiastuti Ardiansyah Universitas Muhammadiyah Gorontalo
  • Wahyu Sulistyo Universitas Muhammadiyah Gorontalo
  • Dewa Oka Suparwata Universitas Muhammadiyah Gorontalo

DOI:

https://doi.org/10.69693/ijim.v4i2.1107

Keywords:

Inseminasi Buatan, Usaha Peternakan Rakyat, Sapi Potong, Kinerja Reproduksi

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keberhasilan pelaksanaan inseminasi buatan (IB) pada sapi potong betina di peternakan rakyat Kecamatan Tolangohula Kabupaten Gorontalo berdasarkan indikator kinerja reproduksi yang meliputi service per conception (S/C), conception rate (CR), calving interval (CI), dan non return rate (NRR). Penelitian dilaksanakan selama periode satu tahun dengan menggunakan metode survei dan pendekatan deskriptif kuantitatif. Data diperoleh dari kartu inseminasi buatan dan wawancara terhadap 41 peternak responden dengan jumlah sapi yang diamati sebanyak 220 ekor induk betina. Data dianalisis secara deskriptif menggunakan perhitungan S/C, CR, CI, dan NRR kemudian dibandingkan dengan standar ideal kinerja reproduksi sapi potong. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai service per conception sebesar 2,66 termasuk kategori kurang efisien, conception rate sebesar 85,37% termasuk kategori sangat baik, calving interval sebesar 429,68 hari termasuk kategori kurang efisien, dan non return rate sebesar 74,55% termasuk kategori baik. Secara keseluruhan, tingkat keberhasilan inseminasi buatan di Kecamatan Tolangohula tergolong berhasil tetapi belum optimal karena tingkat kebuntingan tinggi namun efisiensi reproduksi masih perlu ditingkatkan, terutama pada indikator S/C dan CI. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa program inseminasi buatan di Kecamatan Tolangohula telah berjalan dengan baik dan mampu meningkatkan kebuntingan sapi potong betina, namun masih diperlukan perbaikan manajemen pakan, deteksi birahi, dan pelayanan inseminasi untuk meningkatkan efisiensi reproduksi ternak.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Assis, R.E.F., F. Baldi, L.B. Temp, R. Ungerfeld dan M.F. de Sa Filho. 2025. Determinants of Fertility in Timed Artificial Insemination Programs in Beef Cattle: Predictive Ability and Risk Factors From Almost 2 Million Data Points. J.Anim. Vol.19(2): 1-10. doi: 10.1016/j.animal.2024.101410

Arifah, A.N., S. Azizah dan A. Rachmawati. 2024. Reproductive Evaluation of Beef Cattle Inseminated with Frozen Semen of Wagyu Cattle in Situbondo District. IJCSRR Vol.7(6): 4488-4493

Ervandi, M, dan T. Susilawati. 2021. Kegagalan Reproduksi Sapi Brahman Cross. Universitas Brawijaya Press. Malang.

Ervandi, M. 2023. Integrity of Sperm Cell Bali Bull Preserved at 5°C Using a Diluent Formulation of Extracted Red Fruit and Coconut Water. Journal La Lifesci. Vol.4(6): 268-277. https://doi.org/10.37899/journallalifesci.v4i6.1191

Ervandi, M., M.N. Ihsan, S. Wahjuningsih, dan T. Susilawati. 2020a. Pregnancy Rate and Reproductive Disorders Examination of Inseminated Brahman Cross Cows by Rectal Palpation and Ultra sonography. American Journal of Animal and Veterinary Sciences. 15 (1) : 73-80. https://doi.org/10.3844/ajavsp.2020.73.80

Ervandi, M., M. N. Ihsan, S. Wahjuningsih, A.P.A. Yekti dan T. Susilawati. 2019. Reproductive Performance Of Brahman Cross Cows On Difference Time Intervals Of Artificial Insemination. Asian Journal of Microbiology Biotech. Env. Sc.

Vol.21(4): 915-919.

Firdaus, A., P. Utami, A. Ramadhani, H.A. Syah, M.S. Maidin, A.P.A. Yekti, N. Isnaini dan T. Susilawati. 2024. Conception Rate of Filial Friesian Holstein Cows After Being Inseminated Using Unsexed and Sexed Semen. Indonesian J. of Anim.Sci. Vol.34(1): 99-107. DOI: https://doi.org/10.21776/ub.jiip.2024.034.01.11

Haadem, C.S., I.H. Holmoy, A. Nodtvedt dan A.D. Martin. 2023. Time of Insemination in Relation to Pregnancy Rates in Beef Cattle After Oestrus Detection with Automated Activity Monitoring System. Acta Veterinaria Scandinavica Vol.65(20): 1-8.

Hidayatullah, M.R. 2024. Korelasi Antara Dimensi Ovarium dengan Tingkat Keberhasilan Inseminasi Buatan (IB) pada Sapi Bali. Skripsi. Fakultas Peternakan Universitas Hasanuddin Makassar

Hilmiati, N., N. Ilham, J. Nulik dan E.S. Rohaeni. 2024. Smallholder Cattle Development in Indonesia: Learning from the Past for an Outcome-Oriented Development Model. Int. Journal of Design & Nature and Ecodynamics Vol19(1): 169-184. DOI: https://doi.org/10.18280/ijdne.190119

Laurestabo, A.S., Z. Poli, A. Lomboan, J.R. Bujung dan J.F. Paath. 2022. Evaluasi Hasil Penerapan Teknologi Inseminasi Buatan (IB) Pada Ternak Sapi Potong di Kecamatan Sangkub. Jurnal Zootec Vol.42(1): 220-228.

DOI: https://doi.org/10.35792/zot.42.1.2022.41597

Lubis, M.F., W. Hadinata, G. Syahputra, V. Simanjuntak dan K.M. Zain. 2025. Analisis Perkembangan Populasi dan Produktivitas Ternak Sapi di Indonesia Jurnal Botani Vol.2(1) 172-181 DOI: https://doi.org/10.62951/botani.v2i1.171

Martono, D., R. Herdiansah dan L.K. Widiastuti. 2024. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepemilikan Usaha Ternak Sapi Potong Rakyat Sistem Gaduhan dan Non Gaduhan di Kecamatan Seputih Agung Kabupaten Lampung Tengah. Jurnal Dunia Peternakan Vol.2(2): 42-52. DOI: https://doi.org/10.37090/jdp.v2i2.1873

Merkelyte, I., A. Siukscius dan R. Nainiene. 2025. The Role of Sensor Technologies in Estrus Detection in Beef Cattle: A Review of Current Applications. J. Anim. Vol.15(15): 1-14 https://doi.org/10.3390/ani15152313

Prastiya, R. A., T.I. Restiadi, P.A. Wibawati, H. Ratnani dan A.L. Saputro. 2022. Service per conception, conception rate, calving rate and non-return rate in beef cattle in Kalipuro Banyuwangi. Jurnal Medik Veteriner, 5(1), 54–61.

https://doi.org/10.20473/jmv.v5i1.2022.54-61

Putri, T.D., T.N. Siregar, CN. Thasmi, J. Melia dan M. Adam. 2020. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keberhasilan Inseminasi Buatan Pada Sapi di Kabupaten Asahan Sumatera Utara. Jurnal Ilmiah Peternakan Terpadu Vol. 8(3): 111-119 DOI: https://doi.org/10.23960/jipt.v8i3.p111-119

Roche, J. R., C.R. Burke, dan S. Meier. 2020. Nutritional management of reproduction in cattle: Postpartum anestrus and calving interval. Journal of Dairy Science Vol.103(1): 1–12

Sahala, J., A. Nahak, T.S. Imamora, M. Banu dan A.A. Dethan. 2025. Karakteristik Peternak Sapi Potong Rakyat di Kecamatan Malaka Barat. Kabupaten Malaka. JSSR: Innovative Vol.5(2): 2228-2244.

DOI: https://doi.org/10.31004/innovative.v5i2.18367

Sari, D.A.P., Muladno dan S. Said. 2020. Potensi dan Performa Reproduksi Indukan Sapi Bali dalam Mendukung Usaha Pembiakan di Stasiun Lapang Sekolah Peternakan Rakyat. JIPTHP Vol.8(2): 80-85. DOI: https://doi.org/10.29244/jipthp.8.2.80-85

Sodiq, A., Suwarno, F.R. Fauziyah, Y.N. Wakhidati dan P. Yuwono. 2017. Sistem Produksi Peternakan Sapi Potong di Pedesaan dan Strategi Pengembangannya. Jurnal Agripet Vol.17(1): 60-66

Sudarwati, H., M.H. Natsir dan V.M.A. Nurgiartiningsih. 2019. Statistika dan Rancangan Percobaan (Penerapan dalam Bidang Peternakan). UB Press Malang

Sugiyono. 2018. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Alfabeta. Bandung.

Tsai, D.M. dan C.Y. Huang. 2014. A Motion and Image Analysis Method for Automatic Detection of Estrus and Mating Behavior in Cattle. Computers and Electronics in Agriculture 104: 25-31. doi:10.1016/j.compag.2014.03.003

Vivi. 2025. Manajemen Reproduksi Sapi Potong untuk Peningkatan Produktivitas Peternakan Rakyat. JIPENA Vol.02(03): 21-26.

DOI: https://doi.org/10.70134/jipena.v2i3.827

Widianingrum, D.C. dan R.W. Septio. 2023. Peran Peternakan dalam Mendukung Ketahanan Pangan Indonesia: Kondisi, Potensi dan Peluang Pengembangan. Nat. Multidiscip. Sci. Vol.2(3): 285-291

Downloads

Published

2026-06-28

How to Cite

Muntalip, S., Ervandi, M., Ardiansyah, W., Sulistyo, W., & Suparwata, D. O. (2026). Evaluasi Kinerja Reproduksi Sapi Potong Pada Peternakan Rakyat Pasca Inseminasi Buatan Di Kecamatan Tolangohula Kabupaten Gorontalo. Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research, 4(2), 5812–5823. https://doi.org/10.69693/ijim.v4i2.1107