Analisis Self-Disclosure Pengurus Kopri Pada Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Kota Kendari

Authors

  • Siti Risma Ningsih Universitas Nahdlatul Ulama Sulawesi Tenggara
  • Syahruddin Syahruddin Universitas Nahdlatul Ulama Sulawesi Tenggara
  • La Ode M. Nasir Universitas Nahdlatul Ulama Sulawesi Tenggara

DOI:

https://doi.org/10.69693/ijim.v4i2.1101

Keywords:

Keterbukaan Diri, Komunikasi Organisasi, Organisasi Kemahasiswaan, Pengurus Organisasi, Jendela Johari

Abstract

Keterbukaan diri merupakan salah satu unsur penting dalam membangun komunikasi yang efektif di dalam organisasi. Rendahnya keterbukaan diri dapat menghambat terbentuknya kepercayaan, kedekatan emosional, serta kerja sama antaranggota organisasi. Fenomena tersebut terlihat pada pengurus Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri Cabang Kota Kendari yang cenderung lebih terbuka dalam membahas urusan organisasi dibandingkan persoalan pribadi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterbukaan diri pengurus Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri Cabang Kota Kendari serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keterbukaan diri tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teori Jendela Johari sebagai landasan analisis. Informan penelitian dipilih secara bertahap berdasarkan kebutuhan data. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diperiksa menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbukaan diri pengurus lebih dominan pada aspek yang berkaitan dengan aktivitas organisasi, seperti koordinasi program kerja, pelaksanaan kegiatan, dan komunikasi antarpengurus. Sebaliknya, persoalan yang bersifat pribadi masih cenderung disimpan karena adanya pertimbangan citra diri, rasa sungkan, dan kekhawatiran terhadap penilaian orang lain. Faktor yang memengaruhi keterbukaan diri terdiri atas faktor internal berupa kepercayaan diri, harga diri, dan karakter kepribadian, serta faktor eksternal berupa tingkat kepercayaan, dukungan emosional, dan suasana komunikasi organisasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keterbukaan diri pengurus belum berlangsung secara menyeluruh dan masih dipengaruhi oleh faktor individu maupun lingkungan organisasi.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adawiyah, R. (2024). KOPRI Inklusi dan Berdaya. Surabaya: Cipta Media Nusantara.

Alamsyah, M. N., Indreswari, H., & Bariyyah, K. (2024). Implementation of Group Counseling Using the Johari Window Technique to Enhance Student Self-Disclosure. Konseling: Jurnal Ilmiah Penelitian dan Penerapannya.

Annabillah, F. A., & Boer, K. M. (2023). Fitur Close Friends Instagram sebagai Keterbukaan Diri Mahasiswa yang Mengalami Kecemasan Bermedia Sosial. Jurnal Indonesia: Manajemen Informatika dan Komunikasi, 4(3), 1550–1565.

Ardaningrum, D. Z., & Savira, S. I. (2021). Hubungan antara Harga Diri dengan Perilaku Asertif Mahasiswa Selama Masa Pandemi. Character: Jurnal Penelitian Psikologi, 9(7), 107–120.

Chikmah. (2020). Pengungkapan Diri (Self-Disclosure). Surabaya: Universitas Airlangga.

Dirgantari, A. S., Ansar, Rustandi, E., & Lestaluhu, S. A. (2024). Dasar-Dasar Komunikasi: Pengantar Komprehensif untuk Pemahaman Proses Komunikasi. Medan: PT Media Penerbit Indonesia.

Fajriah, F., Ama, S. F., Noviyanti, S., & Chan, F. (2024). Peran Manusia sebagai Makhluk Individu dan Makhluk Sosial. Innovative: Journal of Social Science Research, 4(3), 2250–2259.

Fiantika, F. R. (2022). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Rake Sarasin.

Gultom, E. M. (2021). Hubungan Self-Disclosure dalam Perspektif Psikologi Sosial dan Komunikasi. Jurnal Penelitian Sosial dan Komunikasi, 167–186.

Hasibuan, P. A. (2024). Pola Komunikasi Organisasi PMII Komisariat Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan dalam Mengatasi Konflik Internal. Jurnal Komunikasi Organisasi.

Herlina, Boer, R. F., Fasadena, N. S., Kede, A., Kahfi, M. A., & Ganiem, L. M. (2023). Pengantar Ilmu Komunikasi. Jakarta: CV Basya Media Utama.

Isyana, D., Wardhani, K., & Panduwinata, L. F. (2024). Pengaruh Self-Disclosure dan Dukungan Sosial terhadap Stres Akademik Mahasiswa Tingkat Akhir. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 6(4), 3220–3232.

Kurniasih, D., Rusfiana, Y., Agus, S., & Nuradhawati, R. (2021). Teknik Analisis Data. Bandung: Alfabeta.

Ma, J., Gao, S., Wang, P., & Liu, Y. (2023). High Level of Self-Disclosure on Social Networking Sites Facilitates Cooperation: A Serial Mediation Model of Psychological Distance and Trust. Computers in Human Behavior, 150.

Rahmadi. (2020). Pengantar Metodologi Penelitian. Banjarmasin: Antasari Press.

Sareba, E. L., & Umar, M. F. R. (2025). Self Esteem dan Self Disclosure pada Mahasiswa di Kota Makassar. Jurnal Psikologi Karakter, 5(1), 266–272.

Sari, I. (2023). Tiktok dan Eksistensi Diri Remaja di Desa Karang Sari, Sumurejo, Gunung Pati, Kota Semarang. Jurnal Komunikasi dan Media Digital.

Sawaki, M. R., & Wahyuni, J. W. (2025). Analisis Self-Disclosure pada Akun Kedua Instagram di Kalangan Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya. Commercium, 9(1), 521–535.

Setiawan, G. A., Luik, J. E., & Yogatama, A. (2024). Self Disclosure dalam Komunikasi Interpersonal pada Pasangan Jarak Jauh untuk Mempertahankan Hubungan. Jurnal E-Komunikasi, 12(1), 1–16.

Sumbodo, Y. P., Marzuki, Yudhantara, M., & Widiastuti. (2024). Metode Penelitian: Panduan Lengkap untuk Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan Campuran. Medan: PT Media Penerbit Indonesia.

Tarumingkeng, R. C. (2024). Johari Window. Bogor: RudyCT e-Press.

Zenti, E., & Kurniawan, I. (2022). Kepemimpinan Organisasi PMII Rayon Khalid Bin Walid Komisariat IAIN Bengkulu (Studi Kasus Manajemen Kepemimpinan di Masa Krisis Pandemi Covid-19). Jurnal Manajemen Organisasi dan Kepemimpinan.

Downloads

Published

2026-06-28

How to Cite

Ningsih, S. R., Syahruddin, S., & Nasir, L. O. M. (2026). Analisis Self-Disclosure Pengurus Kopri Pada Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Kota Kendari. Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research, 4(2), 5882–5888. https://doi.org/10.69693/ijim.v4i2.1101