Analisis Efektivitas Pada Mesin Boiler Menggunakan Metode Overall Equipment Effectiveness (Oee) Di PT. XYZ
DOI:
https://doi.org/10.69693/ijim.v4i2.1089Keywords:
Mesin Boiler, Downtime, Overall Equipment Effectiveness (OEE), Diagram FishboneAbstract
PT.XYZ mengoperasikan mesin boiler berkapasitas 20 ton/jam secara kontinu selama 24 jam untuk mendukung proses produksi. Pengoperasian terus-menerus ini menimbulkan risiko penurunan performa mesin, yang tercermin dari total downtime sebesar 8.160 menit (sekitar 136 jam) sepanjang periode Januari–Desember 2025, atau setara 2,17% dari total waktu operasi. Kondisi ini mendorong perlunya evaluasi menyeluruh terhadap efektivitas sistem perawatan yang diterapkan. Penelitian ini menggunakan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) untuk mengukur efektivitas mesin berdasarkan tiga komponen utama, yaitu availability ratio, performance ratio, dan quality ratio. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan dan wawancara dengan operator terkait jam operasi, downtime, dan output produksi. Diagram fishbone digunakan untuk mengidentifikasi akar penyebab penurunan kinerja mesin. Hasil perhitungan menunjukkan nilai availability ratio sebesar 97,44%, melampaui standar nasional 90%. Nilai quality ratio mencapai 100% karena tidak terdapat produk cacat sepanjang tahun. Namun, nilai performance ratio hanya sebesar 86,90%, di bawah standar nasional 95%, sehingga menjadi faktor utama yang menyebabkan nilai OEE secara keseluruhan hanya mencapai 84,69%, sedikit di bawah standar nasional 85%. Analisis fishbone mengidentifikasi empat faktor penyebab, yaitu faktor mesin (keausan akibat operasi 24 jam), manusia (kurangnya ketelitian operator), metode (belum adanya jadwal maintenance terstruktur), dan lingkungan (suhu kerja tinggi yang memicu overheat). Perbaikan melalui preventive maintenance terjadwal, pelatihan operator, penerapan SOP, serta pengendalian suhu lingkungan diharapkan dapat meningkatkan nilai OEE hingga memenuhi standar nasional secara konsisten.
Downloads
References
Amir, M., & Setiawan, A. (2024). Manajemen keandalan sistem utilitas pada industri pengolahan komoditas strategis. Jurnal Rekayasa Proses, 18(1), 45–58.
Azlina, N., Nasution, H., & Huda, L. N. (2025). Jurnal Sistem Teknik Industri Systematic Literature Review: Application of work system from lean maintenance and its methodology. Jurnal Sistem Teknik Industri, 27(1), 21–27.
Budiman, H. (2025). Analisis beban kerja termal dan dampaknya terhadap depresiasi performa mesin industri kontinu. Jurnal Teknik Mesin dan Energi, 7(2), 89–102.
Cahyono, T. (2024). Aplikasi total productive maintenance (TPM) dalam optimalisasi kapasitas produksi sektor manufaktur. Pustaka Tekno Industri.
Darwis, A. (2025). Studi identifikasi micro-downtime dan pengaruhnya terhadap komponen performance ratio mesin manufaktur. Jurnal Optimasi Sistem Industri, 22(1), 12–25.
Fathurrahman, R., Utama, S., & Hendrawan, Y. (2024). Evaluasi loss analysis menggunakan kerangka overall equipment effectiveness pada ketel uap tekanan tinggi. Jurnal Riset Teknologi Industri, 18(2), 134–147.
Firdaus, H. R., & Ihsan, T. (2026). Analisis efektivitas mesin CNC lathe berbasis overall equipment effectiveness (OEE). Jurnal Sains dan Teknologi (JSIT), 6(1), 65–72. https://doi.org/10.47233/jsit.v6i1.4190
Gunawan, I., & Lestari, D. (2025). Desain standard operating procedure (SOP) perawatan berbasis keandalan manusia di lingkungan kerja kritis. Jurnal Manajemen Industri dan Logistik, 9(1), 76–89.
Hardiansyah, M. (2024). Strategi pemeliharaan preventif terjadwal untuk meminimalkan waktu henti tidak terencana pada mesin boiler industri. Jurnal Sistem Perawatan Mesin, 12(3), 210–223.
Irwansyah, F. (2025). Pengaruh sistem tata udara dan mitigasi overheat terhadap kontinuitas operasional mesin pembangkit uap. Jurnal Ilmiah Teknik Elektro dan Energi, 14(2), 155–168.
Jatira, & Abdulah, A. (2021). Metode Perawatan dan Pemeliharaan Mesin. Qiara Media.
Kusuma, W. (2025). Pelatihan berbasis kompetensi bagi operator dalam mereduksi human-error pada ruang kendali boiler. Jurnal Pengembangan Sumber Daya Manusia, 16(1), 40–53.
Mellina, Mesra, T., Ernita, T., Yusrizal, & Zihkri, M. (2024). Perawatan mesin ketel uap dengan menerapkan total productive maintenance di PT Wilmar Nabati Indonesia Unit Pelintung. Sains dan Teknologi Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri, 24(2), 289–300.
Muhaemin, G., & Nugraha, A. E. (2022). Penerapan total productive maintenance (TPM) pada perawatan mesin cutter di PT. XYZ. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 8(9), 205–219.
Mulyadi, E., & Saputra, R. (2025). Sistem deteksi dini degradasi komponen termal berbasis audit performa periodik. Jurnal Sains, Teknologi dan Industri, 22(2), 189–202.
Nugroho, B. (2024). Rekayasa produktivitas: Formulasi perbaikan performance ratio pada industri pengolahan kelapa sawit. Jurnal Teknologi Komoditas, 10(4), 301–314.
O’Connor, P. (2002). Practical Reliability Engineering (4th ed.). John Wiley & Sons.
Pradana, W. W., & Widiasih, W. (n.d.). Penjadwalan preventive maintenance untuk meningkatkan kinerja mesin frais dan bubut di PT. ISUMI.
Pratama, A., & Wijaya, K. (2024). Analisis perbandingan OEE industri domestik terhadap kriteria world class manufacturing standar JIPM. Jurnal Standardisasi Industri, 12(3), 245–258.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















