Dinamika Konflik Batin Tokoh Utama Akibat Pernikahan Dini dalam Novel Nikah Muda Karya Thessa Livia
DOI:
https://doi.org/10.69693/ijim.v4i2.1081Keywords:
Konflik Batin, Nikah Muda, Pernikahan Dini, Psikologi Sastra, Sigmund FreudAbstract
Penelitian ini mengkaji dinamika konflik batin yang dialami oleh tokoh Kiran sebagai tokoh utama dalam novel Nikah Muda karya Thessa Livia dengan menggunakan pendekatan psikologi sastra Sigmund Freud. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk konflik batin yang dialami tokoh Kiran serta menjelaskan dinamika kepribadiannya berdasarkan konsep id, ego, dan superego. Konflik batin yang dialami tokoh utama menjadi aspek penting untuk dikaji karena mencerminkan pergulatan psikologis seseorang dalam menghadapi berbagai tekanan hidup, terutama yang berkaitan dengan pernikahan dini, hubungan keluarga, dan kehilangan orang yang dicintai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan psikologi sastra. Sumber data penelitian berupa kutipan-kutipan yang terdapat dalam novel Nikah Muda karya Thessa Livia yang menunjukkan adanya dinamika konflik batin pada tokoh Kiran. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca dan catat, sedangkan teknik analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi, mengklasifikasikan, dan menginterpretasikan data berdasarkan teori psikoanalisis Sigmund Freud yang meliputi aspek id, ego, dan superego.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik batin yang dialami tokoh Kiran muncul akibat pernikahan dini, kondisi kesehatan ayah yang terus memburuk, ketakutan akan kehilangan orang yang dicintai, serta tekanan dalam menentukan masa depan hidupnya. Dinamika konflik batin tersebut tercermin melalui dominasi aspek id yang ditunjukkan oleh perasaan takut, cemas, marah, kecewa, sedih, dan putus asa. Aspek ego tampak melalui upaya Kiran dalam mengendalikan emosi dan menyesuaikan diri dengan realitas yang dihadapinya. Sementara itu, aspek superego terlihat melalui sikap patuh, pengorbanan diri, tanggung jawab moral, serta rasa hormat kepada ayahnya.
Downloads
References
Abdul Razzaq, A., & Setiawan, H. (n.d.). KONFLIK BATIN TOKOH MUSTAFA DALAM NOVEL TEMPAT PALING SUNYI KARYA ARAFAT NUR.
Adinda Atiqotuz Zummah, & Ahmad Ilzamul Hikam. (2025). Analisis Psikologi Tokoh Alie dalam Novel Rumah untuk Alie Karya Lenn Liu Kajian Psikologi Sigmound Freud. Pragmatik : Jurnal Rumpun Ilmu Bahasa Dan Pendidikan , 3(3), 240–260. https://doi.org/10.61132/pragmatik.v3i3.1826
Alihanova, G. (2023). The concept of “Еgo” in psychology. Bulletin of Postgraduate Education (Social and Behavioral Sciences Series. Psychological, Economics, Public Administration), 26(55), 10–25. https://doi.org/10.58442/2522-9931-2023-26(55)-10-25
Apriani, S., Suntini, S., & Hidayat, A. (2021). Tokoh dan Citra Perempuan Dalam Novel Cantik Itu Luka Karya Eka Kurniawan. Anafora: Jurnal Penelitian Mahasiswa Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 1(2), 98–104. https://doi.org/10.25134/ajpm.v1i2.24
Avcı, M. (2025). The repetition principle of traumatic dreams. Scientific Reports, 15(1), 19945. https://doi.org/10.1038/s41598-025-05246-z
Basílio, R. G., Basílio, N. Z., & Demarchi, M. P. (2025). LITERATURA E PSICANÁLISE EM DIÁLOGO: A DINÂMICA FREUDIANA EM “O SENHOR DAS MOSCAS.” ARACÊ, 7(6), 32159–32180. https://doi.org/10.56238/arev7n6-171
Bedford, O., & Yeh, K.-H. (2021). Evolution of the Conceptualization of Filial Piety in the Global Context: From Skin to Skeleton. Frontiers in Psychology, 12. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2021.570547
Braga, J. C. (2020). Developments on the concept of the super-ego in Bion’s work. The International Journal of Psychoanalysis, 101(4), 757–768. https://doi.org/10.1080/00207578.2020.1780733
Buchborn, T., Kettner, H. S., Kärtner, L., & Meinhardt, M. W. (2023). The ego in psychedelic drug action – ego defenses, ego boundaries, and the therapeutic role of regression. Frontiers in Neuroscience, 17. https://doi.org/10.3389/fnins.2023.1232459
Burgess, R. A., Jeffery, M., Odero, S. A., Rose-Clarke, K., & Devakumar, D. (2022). Overlooked and unaddressed: A narrative review of mental health consequences of child marriages. PLOS Global Public Health, 2(1), e0000131. https://doi.org/10.1371/journal.pgph.0000131
Denkovska, M. (2025). LITERATURE AND ETHICS. SCIENCE International Journal, 2(3), 81–84. https://doi.org/10.35120/sciencej0203081d
Eisma, M. C., Janshen, A., Huber, L. F. T., & Schroevers, M. J. (2023). Cognitive reappraisal, emotional expression and mindfulness in adaptation to bereavement: a longitudinal study. Anxiety, Stress, & Coping, 36(5), 577–589. https://doi.org/10.1080/10615806.2023.2165647
Fadli, M. R. (2021). Memahami desain metode penelitian kualitatif. HUMANIKA, 21(1), 33–54. https://doi.org/10.21831/hum.v21i1.38075
Fatiah, M. S., Tambing, Y., & Irjayanti, A. (2023). Perbedaan Usia Pernikahan Anak pada Perempuan Pernah Kawin Usia 15 – 24 Tahun di Perdesaan dan Perkotaan Indonesia. Jurnal Bidan Cerdas, 5(1), 1–10. https://doi.org/10.33860/jbc.v5i1.1276
Giordano, G. (2021). Moral Conscience and Psychological Conflict in Shakespeare’s Character Angelo from the Play Measure for Measure. Advances in Literary Study, 09(04), 224–229. https://doi.org/10.4236/als.2021.94023
Guan Teik Ee, & Poh Li Lau. (2025). A Perspective on Freud’s Theories in Relation to Self-harming Behaviour. Jurnal Psikologi Dan Kesihatan Sosial, 3(1), 1–5. https://doi.org/10.51200/jpks.v3i1.1098
Harahap, N., Barus, E., & Wulan, S. (2022). THE PROTAGONIST’S PERSONALITY IN PIDI BAIQ’S NOVEL DILAN DIA ADALAH DILANKU. JOURNAL OF LANGUAGE, 4(2), 291–297. https://doi.org/10.30743/jol.v4i2.5870
Hermambang, A., Ummah, C., Gratia, E. S., Sanusi, F., Ulfa, W. M., & Nooraeni, R. (2021). Faktor-Faktor yang memengaruhi pernikahan dini di Indonesia. Jurnal Kependudukan Indonesia, 16(1), 1. https://doi.org/10.14203/jki.v16i1.502
Hikmah, N. (2019). FAKTOR-FAKTOR YANG MENYEBABKAN TERJADINYA PERNIKAHAN DINI DI DESA MUARA WIS KECAMATAN MUARA WIS KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA. EJournal Sosiatri-Sosiologi, 2019(1), 261–272.
Huberman, A. M., & Miles, MatthewB. (1983). Drawing valid meaning from qualitative data: Some techniques of data reduction and display. Quality & Quantity, 17(4). https://doi.org/10.1007/BF00167541
Inzlicht, M., Werner, K. M., Briskin, J. L., & Roberts, B. W. (2021). Integrating Models of Self-Regulation. Annual Review of Psychology, 72(1), 319–345. https://doi.org/10.1146/annurev-psych-061020-105721
Juniar Elfrida Sitohang, Ruthertati Sianturi, Devina Sianturi, Mutia Khairunnisa Siregar, & Syamsul Bahri. (2025). Personality Development In William Shakespeare’s Play Macbeth: Psycoanalytic Perspective. Jurnal Pendidikan Dan Sastra Inggris, 5(2), 287–303. https://doi.org/10.55606/jupensi.v5i2.5227
Kalisch, R., Russo, S. J., & Müller, M. B. (2024). Neurobiology and systems biology of stress resilience. Physiological Reviews, 104(3), 1205–1263. https://doi.org/10.1152/physrev.00042.2023
Kravchenko, K., & Yutovets, V. (2025). RELIANCE ON AVOIDANCE COPING STRATEGY BY MILITARY PERSONNEL IN COMBAT. Visnyk Taras Shevchenko National University of Kyiv. Military-Special Sciences, (1 (61)), 39–45. https://doi.org/10.17721/1728-2217.2025.61.39-45
Kurniawati, H., Handayani, W., Farida, S., & Yayang Pamungkas, O. (2025). Psikologi Kegelapan: Membedah Konflik Batin Tokoh Utama Dalam Novel Rumah Tanpa Cahaya. Transformatika: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 9(2), 269–296. https://doi.org/10.31002/transformatika.v9i2.2177
Lestari, F. A., & Sugiarti, S. (2023). Konflik batin pada tokoh utama dalam novel Rasa karya Tere Liye: Analisis psikologi sastra. Sintesis, 17(2), 142–155. https://doi.org/10.24071/sin.v17i2.5689
Muhlason, M. (2021). Konflik Batin Tokoh Utama dalam Novel Kata Karya Rintik Sedu. In Jurnal Simki Pedagogia (Vol. 4, Number 1). https://jiped.org/index.php/JSP
Noermanzah. (2020). Kajian Teoretik dan Penerapan Pendekatan Psikologi Sastra dalam Penelitian Sastra. https://doi.org/10.31219/osf.io/g5ukn
Putri Nurdila, S., & Rokhmansyah, A. (2026). KAJIAN PSIKOANALISIS FREUD DALAM CERITA RAKYAT <i>PUAN DAN SI TADDUNG</i> Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 22(1), 80–95. https://doi.org/10.25134/waq4mr46
Rahaya, I. S. (2020). PEPATAH JAWA SEBAGAI PRINSIP HIDUP MASYARAKAT MODERN DALAM NOVEL IMPIAN AMERIKA KARYA KUNTOWIJOYO. ATAVISME, 23(2), 249–260. https://doi.org/10.24257/atavisme.v23i2.637.249-260
Rohmani, H., Rohanda, R., & Dayudin, D. (2025). Konflik Batin Tokoh Utama pada Film “Ar Rihlah”: Kajian Psikoanalisis Sastra. Riwayat: Educational Journal of History and Humanities, 8(1), 102–115. https://doi.org/10.24815/jr.v8i1.43327
Safitri, S. W., Hasbi, R., & Nur, A. (2024). Relasi Birrul Walidain dengan Kesuksesan Karir Anak (Kajian Tematik Konseptual). Jurnal Syntax Admiration, 5(7), 2699–2711. https://doi.org/10.46799/jsa.v5i7.1308
Sezgin, A. U., & Punamäki, R.-L. (2020). Impacts of early marriage and adolescent pregnancy on mental and somatic health: the role of partner violence. Archives of Women’s Mental Health, 23(2), 155–166. https://doi.org/10.1007/s00737-019-00960-w
Thessa Livia. (2018). Nikah Muda.
Valdesolo, P., & DeSteno, D. (2006). Manipulations of Emotional Context Shape Moral Judgment. Psychological Science, 17(6), 476–477. https://doi.org/10.1111/j.1467-9280.2006.01731.x
Waldeck, D., Pancani, L., Holliman, A., Karekla, M., & Tyndall, I. (2021). Adaptability and psychological flexibility: Overlapping constructs? Journal of Contextual Behavioral Science, 19, 72–78. https://doi.org/10.1016/j.jcbs.2021.01.002
Westerink, H. (2026). Reading Freud’s Beyond the Pleasure Principle. Routledge. https://doi.org/10.4324/9781003680413
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















