Analisis Prosedur Pemilihan Vendor Berbasis Evaluasi Multi-Kriteria Pada Divisi Kendaraan Khusus PT Pindad
DOI:
https://doi.org/10.69693/ijim.v4i2.1063Keywords:
Pemilihan Vendor, Evaluasi Multi-Kriteria, Vendor Management System, Supply Chain ManagementAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis prosedur pemilihan vendor berbasis evaluasi multi-kriteria pada Divisi Kendaraan Khusus PT Pindad. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan studi dokumentasi terhadap dokumen pengadaan, Vendor Management System (VMS), serta regulasi internal perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pemilihan vendor dilaksanakan melalui keterlibatan empat fungsi utama, yaitu fungsi pengguna, fungsi pengadaan, fungsi pemeriksaan mutu, dan fungsi keuangan, sehingga mendukung transparansi dan akuntabilitas pengadaan. Evaluasi vendor dilakukan menggunakan pendekatan multi-kriteria yang mencakup kualitas produk, biaya, ketepatan waktu pengiriman, kepatuhan administratif, dan kapabilitas teknis. PT Pindad juga telah mengimplementasikan Vendor Management System (VMS) sebagai sarana digital procurement untuk mendukung pengelolaan dan evaluasi kinerja vendor secara berkala. Pengambilan keputusan pengadaan masih memerlukan verifikasi harga melalui Request for Quotation (RFQ) guna menyesuaikan kondisi pasar yang dinamis. Temuan penelitian menunjukkan bahwa integrasi Supply Chain Management (SCM), evaluasi multi-kriteria, dan digital procurement mampu meningkatkan objektivitas, transparansi, efektivitas pengambilan keputusan, serta mitigasi risiko pemasok dalam industri pertahanan. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris terhadap pengembangan tata kelola pengadaan dan manajemen rantai pasok pada industri pertahanan nasional.
Downloads
References
Aditya, R., & Pratama, A. (2025). Evaluasi sistematis multi-kriteria pada perusahaan manufaktur strategis. Jurnal Manajemen dan Pengadaan, 12(2), 145–158.
Al-Fayed, M., & Sastro, S. (2026). Standarisasi spesifikasi material dan mutu alutsista pada industri manufaktur militer nasional. Jurnal Teknologi Pertahanan, 8(1), 22–37.
Alastal, A., et al. (2025). Supply chain management and resilience in high-risk manufacturing sectors. International Journal of Logistics Systems, 19(1), 89–104.
Ary, D., Jacobs, L. C., & Razavieh, A. (1982). Pengantar penelitian pendidikan (A. Furchan, Terj.). Usaha Nasional. (Karya asli diterbitkan 1976).
Arikunto, S. (1998). Prosedur penelitian. Rineka Cipta.
Chen, L., Zhang, X., & Wang, Y. (2025). Digital procurement and transparency: Responding to market volatility in global supply chains. Supply Chain Management Review, 30(3), 112–126.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2023). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (6th ed.). SAGE Publications.
Deloitte. (2024). Deloitte global chief procurement officer survey 2024: Digital procurement insights. Deloitte Development LLC.
Dubey, R., Bryde, D. J., & Blome, C. (2024). Cross-functional coordination and digital procurement transformation for supply chain resilience. International Journal of Operations & Production Management, 44(4), 512–535.
Flynn, B. B., et al. (2024). Supplier performance evaluation models and supply chain integration: A longitudinal study. Journal of Operations Management, 70(2), 201–219.
Gomez, R., & Miller, T. (2025). Financial implications of incompetent supplier selection in high-tech manufacturing. Journal of Financial Efficiency, 14(1), 45–58.
Govindan, K., et al. (2024). Multi-criteria decision making (MCDM) approaches for sustainable supplier qualification in complex supply networks. Journal of Cleaner Production, 435, Article 139820.
Hakim, L., & Setiawan, B. (2025). Pengadaan modern: Transformasi keputusan berbasis nilai dan data-driven decision making. Jurnal Logistik dan Rantai Pasok Indonesia, 6(2), 77–91.
Heizer, J., Render, B., & Munson, C. (2020). Operations management: Sustainability and supply chain management (13th ed., Global ed.). Pearson Education.
Hidayat, A., & Hasan, M. (2025). Integrasi SCM dan MCDM: Teori keputusan logistik pada manufaktur berisiko tinggi. Jurnal Riset Operasional, 11(3), 302–315.
Kache, F., & Seuring, S. (2023). Digitalization and supplier relationship management: Transforming procurement through real-time visibility. International Journal of Physical Distribution & Logistics Management, 53(5), 481–503.
Kumaidi. (2005). Pengukuran bekal awal belajar dan pengembangan tesnya. Jurnal Ilmu Pendidikan, 5(4), 210–223.
Kurniawan, H., & Nugroho, A. (2025). Request for Quotation (RFQ) sebagai instrumen awal mitigasi risiko finansial pengadaan. Jurnal Akuntansi dan Tata Kelola, 9(2), 167–179.
Kuntoro, T. (2006). Pengembangan kurikulum pelatihan magang di STM Nasional Semarang: Suatu studi berdasarkan dunia usaha (Tesis tidak diterbitkan). Pascasarjana Universitas Negeri Semarang.
Lee, K., & Tan, J. (2026). Supplier delivery delays and their aggregate threats to corporate financial stability. Global Supply Chain Risk Assessment, 22(1), 14–29.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2020). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). SAGE Publications.
Prabowo, A., & Zhang, H. (2026). Early-stage procurement risk mitigation in dynamic global markets. International Journal of Production Research, 64(2), 410–426.
Rahman, F., & Aziz, N. (2025). Visi modernisasi tata kelola internal pengadaan barang dan jasa. Jurnal Administrasi Publik, 17(3), 289–304.
Saputra, D., et al. (2026). Standardisasi scoring model dalam menekan bias subjektivitas operasional tim pengadaan. Jurnal Sistem Informasi Manajemen, 14(1), 55–69.
Setiadi, R., & Siregar, M. (2026). Teori integrasi model keputusan organisasi berbasis multi-kriteria dan teknologi informasi. Jurnal Pengambilan Keputusan Bisnis, 4(1), 12–25.
Sudarsono, B. (2025). Manajemen rantai pasok industri pertahanan: Kompleksitas komponen kendaraan taktis dan kepastian keberlanjutan. Jurnal Pertahanan Nasional, 11(3), 211–226.
Utama, I. G., & Lestari, P. (2025). Kekosongan studi alutsista nasional: Analisis empiris tata kelola pengadaan BUMN strategis. Jurnal Kajian Strategis Pertahanan, 5(4), 340–355.
Wanita kelas bawah lebih mandiri. (2008, 22 April). Jawa Pos, hlm. 3.
Waseso, M. G. (2001, 9–11 Agustus). Isi dan format jurnal ilmiah [Makalah]. Seminar Lokakarya Penulisan Artikel dan Pengelolaan Jurnal Ilmiah, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin.
Widjaja, E., & Gunawan, T. (2025). Efek domino keterlambatan lini pasokan pada industri manufaktur rakitan taktis. Jurnal Manajemen Industri, 10(2), 185–198.
Wieland, A., Handfield, R. B., & Durach, C. F. (2024). Supplier performance management and segregation of duties for strengthening internal procurement control. International Journal of Production Economics, 268, Article 109110.
Wijaya, K., et al. (2026). Kesenjangan model keputusan kuantitatif murni dengan konteks spesifik organisasi pengadaan. Jurnal Ilmiah Manajemen Komersial, 15(1), 98–111.
Yawar, S. A., Seuring, S., & Kauppi, K. (2024). Supplier qualification and performance management processes: Foundations for resilient supply networks. Supply Chain Management: An International Journal, 29(3), 445–462.
Yin, R. K. (2023). Case study research and applications: Design and methods (7th ed.). SAGE Publications.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















