Pendidikan Untuk Semua: Membedah Kelas Sosial Dan Akses Belajar di SDN 2 Tabat
DOI:
https://doi.org/10.69693/ijim.v4i2.1026Keywords:
Pendidikan Untuk Semua, Kelas Sosial, Akses Belajar, Inklusi SubstantifAbstract
Penelitian ini melatarbelakangi pentingnya pemenuhan hak belajar universal melalui semangat Education for All (EFA), yang dalam realitasnya masih terbentur hambatan struktural berupa pelapisan kelas sosial ekonomi di tingkat tapak. Di SDN 2 Tabat, pemenuhan keadilan formal belum sepenuhnya menjamin kesetaraan substantif bagi peserta didik dari kelompok marginal. Penelitian ini bertujuan untuk membedah bagaimana stratifikasi kelas sosial orang tua memengaruhi aksesibilitas fasilitas belajar dan pengondisian disiplin siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui teknik wawancara mendalam terhadap kepala sekolah, guru, dan wali murid; observasi partisipatif pasif terhadap dinamika pembelajaran di kelas; serta studi dokumentasi terhadap arsip sosiodemografi sekolah. Teknik pengolahan data menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa meskipun SDN 2 Tabat sukses mengimplementasikan keadilan formal berupa pembebasan biaya administrasi dan penyaluran bantuan finansial (PIP), kesenjangan akses belajar substantif masih terjadi secara nyata. Siswa dari kelas sosial atas dengan mudah beradaptasi pada pembelajaran digital berkat modal ekonomi domestik yang kuat. Sebaliknya, siswa dari kelas sosial bawah rentan mengalami ketertinggalan fasilitas serta kendala kedisiplinan akibat tuntutan membantu ekonomi keluarga. Sekolah belum mampu bertindak sepenuhnya sebagai social leveller karena masih mereproduksi ketimpangan struktural masyarakat ke dalam ruang kelas. Pihak sekolah direkomendasikan untuk menerapkan strategi intervensi dan model pengajaran berdiferensiasi guna memitigasi dampak perbedaan kelas sosial tersebut.
Downloads
References
Anwar, K. (2023). Keadilan Sosial Dalam Pendidikan Islam: Teori Dan Praktik Di Sekolah Dasar. Jakarta: Rajawali Pers.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research Design: Qualitative, Quantitative, And Mixed Methods Approaches (5th Ed.). Thousand Oaks: SAGE Publications.
Fadli, M. R. (2021). Memahami Desain Metode Penelitian Kualitatif. Humanika, Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum, 21(1), 33-54.
Handayani, T. (2024). Kolaborasi Sekolah Dan Orang Tua Dalam Mengawal Perkembangan Psikologis Anak Di Sekolah Inklusi. Jurnal Psikologi Dan Konseling Pendidikan, 16(2), 142-155.
Hidayat, R. (2019). Sosiologi Pendidikan: Analisis Struktur Dan Keadilan Sosial. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Larasati, M. (2025). Pendekatan Humanis Dan Partisipasi Masyarakat Dalam Mewujudkan Kultur Sekolah Setara. Jurnal Sosial Budaya Dan Pendidikan, 11(3), 210-223.
Mahendra, R. (2023). Rekonstruksi Kurikulum Inklusif: Menciptakan Lingkungan Belajar Yang Adaptif Dan Bebas Diskriminasi. Jurnal Teori Dan Praktik Pendidikan, 14(1), 33-46.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd Ed.). Thousand Oaks: SAGE Publications.
Moleong, L. J. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Ningsih, S., & Saputra, A. (2024). Marginalisasi Terselubung: Dampak Kelas Sosial Terhadap Psikologis Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Social Dan Pendidikan, 11(2), 145-158.
Prasetyo, B. (2026). Evaluasi Kualitas Pendidikan Inklusi: Mengukur Kemandirian Sosial Dan Karakter Peserta Didik. Jurnal Evaluasi Dan Kebijakan Pendidikan, 18(1), 88-101.
Pratama, M. (2024). Teori Modal Bourdieu Dalam Membedah Ketimpangan Pendidikan Di Sekolah Dasar Pedesaan. Jurnal Sosiologi Pendidikan Indonesia, 5(2), 89-104.
Rahman, F. (2022). Pembentukan Karakter Dan Disiplin Belajar Anak Di Era Digital. Bandung: Alfabeta.
Ramadhan, F. (2023). Sinergi Kebijakan Dan Alokasi Anggaran Berkeadilan Dalam Program Pemerataan Akses Pendidikan. Jurnal Administration Dan Kebijakan Publik, 9(2), 115-128.
Sari, D. P., & Rahman, F. (2023). Integrasi Teknologi Dan Tantangan Digital Divide Pada Anak-Anak Kelas Sosial Marginal. Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar, 7(3), 112-126.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suryadi, T., & Pratama, M. (2024). Analisis Kurikulum Merdeka: Antara Inklusi Dan Kesenjangan Sosial Ekonomi. Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar, 8(1), 34-49.
Suryani, E. (2024). Kesiapan Mental Dan Kompetensi Pedagogik Guru Dalam Menerapkan Diferensiasi Pembelajaran. Jurnal Pendidikan Khusus, 13(4), 202-215.
Wibowo, A. (2025). Pengaruh Modal Budaya Keluarga Terhadap Disiplin Akademik Siswa Di Daerah Suburban. Jurnal Sosiologi Kontemporer, 13(3), 210-225.
Wibowo, A., & Utama, D. (2022). Pemanfaatan Technology Asistif Dan Media Digital Aksesibel Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus. Jurnal Teknologi Pendidikan Dan Inovasi, 8(3), 74-87.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















