Analisis Kesalahan Dan Miskonsepsi Siswa Kelas IV SD Dalam Penjumlahan Dan Pengurangan Pecahan

Authors

  • Santa Margaretha Sitanggang Universitas Negeri Medan
  • Erizca Amanda Saragih Universitas Negeri Medan
  • Revalina Angelila Sianipar Universitas Negeri Medan
  • Dea Larasati Lubis Universitas Negeri Medan
  • Sella Enzelika Br. Ginting Universitas Negeri Medan

DOI:

https://doi.org/10.69693/ijim.v4i2.1020

Keywords:

Miskonsepsi, Pecahan, Penjumlahan Pecahan, Pengurangan Pecahan, Sekolah Dasar, Pembelajaran Matematika

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk kesalahan dan miskonsepsi siswa kelas IV sekolah dasar dalam materi penjumlahan dan pengurangan pecahan. Penelitian dilaksanakan di SD Negeri 101774 Sampali dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian terdiri atas guru dan siswa kelas IV. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi pembelajaran matematika serta wawancara semi terstruktur dengan guru kelas IV. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga bentuk utama miskonsepsi siswa, yaitu kesalahan memahami pecahan sebagai bagian dari keseluruhan, kesalahan membandingkan nilai pecahan berdasarkan penyebut, dan kesalahan prosedural dalam operasi penjumlahan pecahan berbeda penyebut. Siswa cenderung menjumlahkan pembilang dan penyebut secara langsung tanpa menyamakan penyebut terlebih dahulu. Faktor penyebab miskonsepsi meliputi lemahnya pemahaman konsep dasar pecahan, penggunaan metode pembelajaran yang terlalu cepat, minimnya media konkret, serta perbedaan kemampuan awal siswa. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, guru menerapkan penggunaan alat peraga konkret, diskusi kelompok, dan asesmen diagnostik awal guna mengetahui tingkat pemahaman siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa miskonsepsi pada materi pecahan bersifat multidimensional sehingga penanganannya memerlukan pembelajaran berbasis pemahaman konseptual, penggunaan media manipulatif secara konsisten, serta strategi pembelajaran yang lebih kontekstual dan bermakna. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi guru dan sekolah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di sekolah dasar.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afsari, A. A., Fitriani, A. D., & Mufliva, R. (2022). Hambatan belajar siswa pada pembelajaran matematika materi pecahan di kelas V sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 3, 61–70.

Bruner, J. S. (1966). Toward a Theory of Instruction. Cambridge: Harvard University Press.

Fatmasari, I., & Wiryanto. (2021). Analisis Miskonsepsi Operasi Hitung Penjumlahan dan Pengurangan Bilangan Pecahan Melalui Tes Essay Tertulis Disertai CRI di Kelas V Sekolah Dasar. COLLASE (Creative of Learning Students).

Kuserawati, A. A., Riyadi, R., & Sudiyanto, S. (2025). Factors Causing Misconceptions Among Students in Mathematics Subjects. Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series, 8(1), 349–348.

Lasmanawati, S., dkk. (2026). Desain Pembelajaran untuk Miskonsepsi Pecahan pada Siswa Sekolah Dasar: Sebuah Kajian Literatur Sistematis. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 11(1), 12-25.

Lestari, S., dkk. (2023). Miskonsepsi Siswa Ditinjau dari Tingkat Penyelesaian Masalah pada Materi Pecahan. Jurnal Pendidikan Matematika Indonesia.

Miles, Matthew B., Huberman, A. Michael, & Saldaña, Johnny. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. California: Sage Publications.

Pertiwi, A. P. (2021). Analisis Kesalahan Siswa Kelas IV SD dalam Menyelesaikan Soal Bilangan Pecahan Senilai dan Menyederhanakan Bilangan Pecahan. Sidoarjo: Universitas Muhammadiyah Sidoarjo.

Piaget, J. (1964). Development and Learning. Journal of Research in Science Teaching, 2(3), 176–186.

Qurniati, dkk. (2026). Tipologi Miskonsepsi Pecahan dan Intervensi Pedagogis. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 11(01).

Rohmah, A. A., & Rusmining. (2021). Analisis Kesalahan Siswa Kelas VI Pada Materi Operasi Hitung Pecahan. Seminar Nasional Pengenalan Lapangan Persekolahan UAD, 1081-1088.

Saputro, S. (2021). Analisis Miskonsepsi Materi Pecahan pada Siswa Kelas IV Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar.

Sari, D. M., dkk. (2022). Analisis Kesalahan Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Pecahan Pada Siswa Kelas V SD Negeri 43 Lubuklinggau. Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 2(2), 85-94.

Solihati, F., dkk. (2024). Problematika Penjumlahan Pecahan di Kelas IV Sekolah Dasar. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 8(2), 1165-1175.

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Syafi'i, M., dkk. (2026). Analisis Kesulitan pada Materi Operasi Hitung Bilangan Pecahan Siswa Kelas IV Sekolah Dasar. Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika, 7(1), 45-56.

Utami, W., & Yunianta, T. N. H. (2023). Miskonsepsi siswa ditinjau dari tingkat penyelesaian masalah pada materi operasi pecahan. Jurnal Elektronik Pembelajaran Matematika, 11(2), 189-201.

Wati, A. A., dkk. (2023). Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Matematika Materi pecahan Kelas IV di SDN Margorejo 1 Surabaya. Jurnal Kewarganegaraan, 6(2), 3484-3491.

Yusuf, A. Muri. (2014). Metode Penelitian: Kuantitatif, Kualitatif, dan Penelitian Gabungan. Jakarta: Kencana.

Downloads

Published

2026-06-16

How to Cite

Sitanggang, S. M., Saragih, E. A., Sianipar, R. A., Lubis, D. L., & Ginting, S. E. B. (2026). Analisis Kesalahan Dan Miskonsepsi Siswa Kelas IV SD Dalam Penjumlahan Dan Pengurangan Pecahan. Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research, 4(2), 4758–4765. https://doi.org/10.69693/ijim.v4i2.1020