Analisis Pola Sebaran Destinasi Wisata Desa Bali Aga Berbasis Sistem Informasi Geografis di Kecamatan Banjar Buleleng

Authors

  • Putu Fedri Arya Gunawan Universitas Pendidikan Ganesha
  • I Wayan Treman Universitas Pendidikan Ganesha
  • Dewa Made Atmaja Universitas Pendidikan Ganesha

DOI:

https://doi.org/10.69693/ijim.v4i2.1003

Keywords:

Pola Sebaran, Destinasi Wisata, Desa Bali Aga, Sistem Informasi Geografis, Nearest Neighbor Analysis

Abstract

Penelitian ini mengkaji pola sebaran destinasi wisata Desa Bali Aga di Kecamatan Banjar, Buleleng, sebagai kawasan yang menyimpan potensi budaya, sejarah, dan alam, namun belum sepenuhnya ditunjang oleh informasi spasial yang tersusun secara terpadu. Ketidakjelasan pola sebaran destinasi dapat menyulitkan pengembangan wisata antardesa, terutama dalam memahami kedekatan lokasi, aksesibilitas, dan peluang integrasi antarobjek wisata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kecenderungan pola sebaran destinasi wisata Desa Bali Aga berbasis Sistem Informasi Geografis sebagai dasar awal pengembangan pariwisata yang lebih terarah dan sesuai dengan karakter lokal. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan analisis spasial. Lokasi penelitian mencakup lima desa tua di Kecamatan Banjar, yaitu Sidatapa, Cempaga, Tigawasa, Pedawa, dan Banyusri. Data penelitian diperoleh melalui survei lapangan, pencatatan koordinat destinasi wisata, serta data pendukung berupa batas administrasi, jaringan jalan, dan kondisi topografi wilayah. Analisis data dilakukan menggunakan metode Nearest Neighbor Analysis untuk mengetahui kecenderungan sebaran destinasi wisata, baik mengelompok, acak, maupun menyebar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan Sistem Informasi Geografis dapat digunakan untuk membaca susunan ruang destinasi wisata secara lebih sistematis, termasuk hubungan jarak dan potensi keterhubungan antarwilayah. Temuan ini memberi gambaran awal mengenai arah pengembangan wisata lintas desa agar tidak hanya bertumpu pada destinasi tertentu, tetapi juga mendukung penyusunan strategi promosi dan penataan rute wisata yang lebih proporsional.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Andini, N. D., Kumbara, A. A. N. A., & Pujaastawa, I. B. G. (2018). Peran serta elit desa dalam pengembangan pariwisata di Desa Cempaga Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng Bali. Jurnal Humanis, 22(1), 87–95.

Andiani, N. D., Antara, I. M., Ardika, W., & Sunarta, N. (2020). Peran nilai Hindu “Tri Kaya Parisudha” dalam peningkatan loyalitas wisatawan terhadap Desa Wisata Pedawa, Bali Utara. Jurnal Kajian Bali (Journal of Bali Studies), 10(2), 603–626.

Andiani, N. D., Antara, I. M., Yogiswari, N. M. M., & Arismayanti, N. K. (2023). Thematic tourism potential analysis of Bali Aga rural area, Buleleng, Bali. Jurnal Pariwisata Pesona, 8(1), 22–36.

Ariasa, I. K. A., & Treman, I. W. (2018). Pemetaan potensi objek wisata dengan Sistem Informasi Geografis di Kecamatan Nusa Penida Kabupaten Klungkung. Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha, 6(2).

Badan Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Buleleng. (2023). Laporan model pengembangan desa wisata traditional Balinese life di kawasan Bali Aga. Pemerintah Kabupaten Buleleng.

Bagus, I. G. N. (2004). Manusia dan kebudayaan di Indonesia. Djambatan.

Biro Humas & Protokol Setwilda Tingkat I. (1998). Pariwisata untuk Bali: Konsep dan implementasi pariwisata berwawasan budaya. Pemerintah Provinsi Bali.

Clark, P. J., & Evans, F. C. (1954). Distance to nearest neighbor as a measure of spatial relationships in populations. Ecology, 35(4), 445–453.

Getis, A., & Ord, J. K. (1992). The analysis of spatial association by use of distance statistics. Geographical Analysis, 24(3), 189–206.

Haggett, P. (2001). Geography: A global synthesis. Pearson Education.

Handani, H. N. D. (2018). Analisis strategi pengembangan Desa Wisata Bali Aga sebagai salah satu destinasi wisata di Kabupaten Buleleng [Undergraduate thesis, Universitas Surabaya].

Mardika, I. P. (2021). Pengembangan desa wisata berbasis budaya di kawasan Bali Aga, Kecamatan Banjar. Cultoure: Jurnal Ilmiah Pariwisata Budaya Hindu, 2(2), 183–193.

Mardika, I. P., & Astrini, I. N. R. (2020). Komunikasi budaya dalam pewarisan Rumah Adat Bandung Rangki di Desa Pedawa Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng. Danapati: Jurnal Ilmu Komunikasi, 1(1), 1–15.

Mitchell, A. (2005). The ESRI guide to GIS analysis: Volume 2. Spatial measurements and statistics. ESRI Press.

Murphy, P. E. (1985). Tourism: A community approach. Methuen.

Murtana, I. N., Purnamawati, N. D., Soemaryatmi, E., & Harpawati, T. (2018). Tradisi wisata Desa Sembiran Buleleng Bali. ISI Press.

Nuryanti, W. (Ed.). (1997). Tourism and heritage management. Gadjah Mada University Press.

Pageh, I. M. (2018). Model revitalisasi ideologi Desa Pakraman Bali Aga berbasis kearifan lokal. Rajawali Pers.

Reuter, T. (2018). The house of our ancestors: Precedence and dualism in highland Balinese society. Brill.

Sari, I. A. L., Putra, I. N. D., Purnawan, N. L. R., & Suardiana, I. W. (2022). Storynomics Bali Aga: Pemanfaatan cerita rakyat untuk promosi Desa Wisata Sidetapa, Kabupaten Buleleng. JUMPA: Jurnal Master Pariwisata, 8(2), 721–740.

Downloads

Published

2026-06-23

How to Cite

Gunawan, P. F. A., Treman, I. W., & Atmaja, D. M. (2026). Analisis Pola Sebaran Destinasi Wisata Desa Bali Aga Berbasis Sistem Informasi Geografis di Kecamatan Banjar Buleleng. Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research, 4(2), 5279–5287. https://doi.org/10.69693/ijim.v4i2.1003